Feature

SD Muhammadiyah Melirang Asah Logika Siswa lewat KMNR

58
×

SD Muhammadiyah Melirang Asah Logika Siswa lewat KMNR

Sebarkan artikel ini
Siswa SD Muhammadiyah Melirang asah logika lewat Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR). Guru pembina membekali strategi berpikir kritis dan kepercayaan diri demi mencetak generasi berprestasi masa depan.
Siswa dan guru foto bersama sebelum pelaksanaan KMNR di SD Muhammadiyah Melirang. (Tagar.co/Rabya Auliani)

Siswa SD Muhammadiyah Melirang asah logika lewat Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR). Guru pembina membekali strategi berpikir kritis dan kepercayaan diri demi mencetak generasi berprestasi masa depan.

Tagar.co — Langkah kaki Kirana Cinta Mentari terdengar mantap saat memasuki ruang kelas. Siswi kelas VI SD Muhammadiyah Melirang ini bukan hendak mengikuti pelajaran biasa. Ia bersama rekan-rekannya tengah bersiap menghadapi salah satu ajang bergengsi di dunia pendidikan dasar: Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR). Di sekolah ini, matematika bukan lagi hantu yang menakutkan, melainkan sebuah teka-teki seru yang menanti untuk mereka pecahkan.

SD Muhammadiyah Melirang kembali membuktikan komitmennya dalam mengorbitkan talenta-talenta akademik terbaik. Sekolah ini tidak sekadar mengirim perwakilan, namun merancang persiapan yang matang dan berkelanjutan. Di balik layar, sosok Fiana menjadi motor penggerak utama. Sebagai guru pembina KMNR, ia meramu metode bimbingan intensif yang tidak hanya fokus pada angka, tetapi pada kekuatan nalar.

Selama masa pembinaan, perempuan yang akrab disapa Ustazah Fiana itu menanamkan pemahaman konsep matematika yang mendalam. Ia menekankan pada penalaran logis dan ketelitian. Murid-murid belajar cara membedah masalah kontekstual yang menjadi ciri khas soal KMNR. Melalui bimbingan rutin ini, para siswa mengasah strategi berpikir, belajar mengelola waktu dengan efektif, serta memupuk rasa percaya diri yang tinggi. Proses ini menjadi perjalanan belajar yang bermakna, sekaligus menempa kedisiplinan dan tanggung jawab setiap anak.

Baca Juga:  Ketika Mars Muhammadiyah dan Mars NU Dibahas di Kajian Ramadan Muhammadiyah Dukun

Baca Juga: SD Muhammadiyah Melirang Uji Hafalan Siswa, Seleksi Ketat Kelas Takhassus

Siswa SD Muhammadiyah Melirang asah logika lewat Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR). Guru pembina membekali strategi berpikir kritis dan kepercayaan diri demi mencetak generasi berprestasi masa depan.
Pelaksanaan KMNR di SD Muhammadiyah Melirang. (Tagar.co/Rabya Auliani)

Logika Tajam di Meja Ujian

Suasana ruang lomba mendadak hening saat pengawas membagikan lembar soal. Para peserta dari SD Muhammadiyah Melirang tampak sangat serius. Mereka tidak terburu-buru menjawab. Dengan tenang, mereka menerapkan setiap teknik yang telah Fiana ajarkan selama masa pembinaan. Bagi mereka, setiap soal adalah tantangan untuk membuktikan ketajaman logika yang selama ini mereka asah.

Fiana menegaskan, esensi dari kompetisi ini jauh melampaui sekadar medali atau trofi. Ia melihat ajang ini sebagai kawah candradimuka bagi pembentukan mental siswa. “Melalui KMNR, murid melatih diri untuk berpikir kritis, logis, dan sistematis. Prestasi tentu menjadi harapan kita semua, namun yang lebih utama adalah pengalaman belajar serta pembentukan karakter murid,” ungkap Fiana dengan nada optimistis.

Pandangan ini sejalan dengan apa yang para siswa rasakan. Kirana Cinta Mentari mengaku mendapatkan perspektif baru terhadap matematika setelah mengikuti ajang ini. Baginya, KMNR adalah arena bermain logika yang sangat menantang.

Baca Juga:  Lulusan Terbaik UMG Sulap Limbah Kepuh Jadi Energi Alternatif

“KMNR memberikan tantangan yang menarik dan melatih kami untuk berpikir lebih teliti dan kreatif. Saya sangat bangga dapat mewakili sekolah dalam ajang nasional ini,” ujar Kirana dengan mata berbinar.

Memupuk Mimpi Lewat Angka

Semangat serupa terpancar dari wajah Aisyah Rania Mumtazah, siswi kelas IV yang juga menjadi delegasi sekolah. Meski usianya lebih muda, Aisyah tidak merasa gentar. Ia merasa program bimbingan sekolah telah memberinya “senjata” yang cukup untuk bertarung di meja lomba. Aisyah menyebutkan, kegiatan pembinaan yang sekolah lakukan sangat membantu dirinya dalam mempersiapkan mental dan teknik menghadapi kerumitan soal-soal nalaria.

Keikutsertaan SD Muhammadiyah Melirang dalam KMNR ini menjadi pemantik motivasi bagi seluruh warga sekolah. Pihak sekolah berharap langkah ini dapat menumbuhkan kecintaan massal terhadap matematika di kalangan murid. Sekolah terus berkomitmen mendukung penuh setiap kegiatan pengembangan prestasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan. (#)

Jurnalis Rabya Auliani Penyunting Sayyidah Nuriyah