
Tadabur alam di Pantai Pudak Blitar, pesona pasir putih yang lembut di dekat Jalur Lingkar Selatan (JLS). Pantainya bersih, masih agak sepi, cocok untuk anak‑anak bermain. Tiket masuk pun terjangkau
Tagar.co – Rombongan sebuah keluarga menggelar tadabur alam di Pantai Pudak Blitar yang berlokasi di Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Ahad (29/6/2025).
Pengunjung melewati Jalur Lintas Selatan (JLS), jalan beton yang kini mulus menghubungkan berbagai pantai selatan Blitar, termasuk Pantai Pudak. Pemerintah merancang JLS untuk memudahkan akses wisatawan. Meski jalur ke bibir pantai masih sempit dan didominasi motor, dengan kendaraan roda empat agak sulit tapi bisa. Dari jalan tersebut ke pantai sekitar 800 meter.
Sesampainya di pantai, hamparan pasir putih lembut, tebing karst, dan bebatuan karang di tengah laut menyambut kedatangan mereka. Panorama ini semakin cantik saat matahari bergerak rendah membelah cakrawala biru samudra.
Permata Tersembunyi
Kegiatan tadabur alam berlangsung interaktif. Nur Atika Purnama Sari yang akrab disapa Tika datang bersama keluarga dari Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Rombongan ini menempuh perjalanan sekitar satu jam.
“Kami menyempatkan berkunjung, mumpung libur hari Ahad. Pantainya bersih, masih agak sepi, cocok untuk anak‑anak bermain, dan keluarga merasa nyaman,” ungkap Tika.
Pantai Pudak sendiri merupakan salah satu permata tersembunyi di Blitar selatan. Tiket masuk Rp. 10.000,- per orang, parkir motor Rp. 5.000,- dan mobil Rp. 10.000,-. Fasilitasnya juga cukup lengkap. Meliputi kamar mandi, mushalla, warung, camping ground. Ada juga kafe di perbukitan. Bisa menjadi spot ideal menikmati deburan ombak serta mengambil foto dan video.
JLS bukan hanya jalur transportasi. Jalur ini menghubungkan masyarakat lokal dan wisata selatan Jawa Timur mulai dari Malang, Blitar, hingga Tulungagung. Aspalnya mulus, membentang menyusuri garis pantai selatan dengan pemandangan alam yang memukau. Anda bisa singgah sejenak di sepanjang jalur ini karena banyak pantai mempesona.
JLS mempersingkat akses ke Pantai Pudak dalam waktu sekitar satu jam dari pusat kota melalui Lodoyo, Ngeni, Ngadipuro, lalu belok ke arah Serang dan Serit. Meskipun jalur akhir sempit dan belum beraspal, beton cor di banyak bagian sudah siap dilalui motor dan mobil sampai pintu pantai.
Tadabur alam di Pantai Pudak menyatukan refleksi spiritual, keindahan alam, dan kehangatan keluarga. Rangkaian dialog ringan dan renungan alam mengisi saat itu. Rombongan pulang lewat JLS, membawa pulang keheningan dan kesejukan alam selatan Blitar. (#)
Jurnalis Agus Fawaid. Penyunting Sugiran.












