Feature

SMK Muhammadiyah 2 Gresik Unjuk Karya Unggulan Empat Jurusan

37
×

SMK Muhammadiyah 2 Gresik Unjuk Karya Unggulan Empat Jurusan

Sebarkan artikel ini
Stan Gelar Karya Project Best Learning Teknik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 2 Gresik sedang dikunjungi siswa SD (Tagar.co/Maria Hanim)

SMK Muhammadiyah 2 Gresik memamerkan karya siswa dari empat jurusan dalam Gelar Karya Project Best Learning. Dari permen herbal hingga desain UMKM, kreativitas tumbuh dari pembelajaran proyek.

Tagar.co — Suasana aula SMK Muhammadiyah 2 Gresik tampak semarak pada Kamis (12/6/2025). Ratusan siswa dari empat jurusan memadati ruang dengan berbagai hasil karya yang mereka tampilkan dalam ajang Gelar Karya Project Best Learning. Kegiatan ini menjadi puncak dari pembelajaran berbasis proyek sekaligus prasyarat menjelang pembagian rapor kenaikan kelas.

Ajang ini menampilkan hasil karya terbaik siswa dari empat jurusan: Teknik Kimia Industri, Teknik Mekanik Industri, Desain Komunikasi Visual, dan Manajemen Perkantoran. Tak hanya memamerkan, para siswa juga dilatih mempromosikan sekaligus menjual produk mereka langsung kepada para tamu.

Baca juga: Teknik Kimia Industri SMK Muda Gresik Punya! Seluruh Gurunya Kompeten dan Terverifikasi BNSP

Gelar karya ini menjadi lebih meriah dengan hadirnya tamu undangan dari sejumlah sekolah di wilayah Benjeng, seperti UPT SDN 109 Gresik, SD Muhammadiyah Benjeng, dan SMP Muhammadiyah 8 Benjeng. Tujuannya jelas: mengenalkan hasil inovasi siswa SMK sekaligus menginspirasi generasi muda lainnya.

Baca Juga:  Silaturahmi Bukan Seremoni, Prof. Khozín: Ini Pilar Ketakwaan

Empat Jurusan, Empat Kekuatan

Setiap jurusan menghadirkan karya yang merepresentasikan keahlian dan semangat inovasi masing-masing:

  • Teknik Kimia Industri menghadirkan ice cream fruity dari aneka buah segar, permen herbal alami berbahan jahe dan kunyit asam, serta alat Ion Exchanger untuk menghasilkan air murni. Semua dipresentasikan dengan pendekatan ilmiah dan higienis, serta berpotensi dikembangkan secara komersial.

  • Teknik Mekanik Industri menampilkan hiasan dinding dari logam bergaya modern, alat listrik sederhana untuk sistem produksi pabrik, dan alat pemotong serbaguna. Presentasi mereka mengedepankan sisi teknis dan aplikatif dalam industri ringan.

  • Desain Komunikasi Visual (DKV) memajang desain kemasan produk UMKM dan karya fotografi siswa dalam galeri mini. Masing-masing karya dilengkapi narasi konsep dan penjelasan teknik visual.

  • Manajemen Perkantoran (MP) mempertontonkan simulasi pengelolaan perlengkapan kantor, pelatihan table manner, dan sesi beauty class untuk membentuk citra profesional siswa di dunia kerja.

Para siswa tampak percaya diri menjelaskan ide, proses kerja, hingga manfaat produk mereka kepada para pengunjung. Selain unjuk karya, momen ini juga menjadi ajang nyata penguatan karakter, kemandirian, dan soft skills.

Stan Gelar Karya Project Best Learning SMK Muhammadiyah 2 Gresik sedang dikunjungi siswa SD (Tagar.co/Maria Hanim)

Pendidikan Bukan Sekadar Nilai

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Gresik, Syuhud Immawan, menyampaikan apresiasi atas kerja keras siswa dan guru. “Kegiatan ini bukan hanya soal hasil karya, tapi juga bagaimana karakter tangguh, percaya diri, dan kerja tim terbentuk selama proses. Kami bangga anak-anak bisa belajar menjual, berkomunikasi, dan berani tampil dengan produk sendiri,” ujarnya.

Baca Juga:  KLL Benjeng Hadiri Rakorsus Kurban 1447, Perkuat Strategi Maksimalkan Potensi dan Manfaat

Salah satu tamu undangan, Linda Nur Fitri—guru pendamping dari SMP Muhammadiyah 8 Benjeng—menyampaikan kesan positif. “Anak-anak kami sangat terinspirasi. Mereka bisa melihat bahwa pembelajaran di SMK itu konkret, menyenangkan, dan membuka wawasan. Ini menjadi motivasi bagi mereka dalam memilih sekolah lanjutan nanti.”

Lewat kegiatan ini, SMK Muhammadiyah 2 Gresik membuktikan komitmennya dalam menerapkan Kurikulum Merdeka: menciptakan siswa yang aktif, kreatif, dan siap menghadapi dunia kerja maupun dunia wirausaha. Dengan semangat “belajar dari proyek nyata”, sekolah ini terus menyiapkan generasi yang bukan hanya bisa bekerja, tapi juga siap menyinari masa depan. (#)

Jurnalis Maria Hanim Penyunting Mohammad Nurfatoni