
Melalui program Tebar Kado Ramadan, Lazismu Benjeng menyalurkan bantuan untuk pemulihan Masjid Al-Furqon yang terdampak musibah sekaligus mendukung kegiatan pendidikan dan dakwah di Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Juma (13/6/26) Lazismu Benjeng juga menyalurkan bantuan khusus bagi Masjid Al-Furqon Dermo yang sebelumnya tertimpa musibah akibat hujan deras disertai angin kencang.
Baca juga: Muhammadiyah Benjeng Matangkan Kesiapan Imam dan Guru Mengaji Jelang Ramadan
Musibah itu terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026. Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan kubah Masjid Al-Furqon roboh dan terperosok ke dalam bangunan masjid, sehingga mengganggu aktivitas ibadah dan membutuhkan penanganan segera.
Sebagai bentuk kepedulian, Lazismu Benjeng menyalurkan bantuan sebesar Rp12.300.000 untuk membantu proses pemulihan masjid tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan dalam kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PPEM) Benjeng.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua KLL Benjeng, Anam, kepada Mudiono, Direktur pondok sekaligus perwakilan Majelis Wakaf yang menaungi Masjid Al-Furqon.

Dalam kesempatan yang sama, Lazismu Benjeng juga menyalurkan Kado Ramadan kepada Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PPEM) Benjeng sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan dakwah di lingkungan pesantren tersebut. Bantuan yang diberikan mencapai Rp19.900.000.
Bantuan tersebut diterima oleh Akhwan Harianto, Wakil Pimpinan Cabang Muhammadiyah Benjeng bidang Dikdasmen sekaligus perwakilan dari PPEM Benjeng.
Ketua KLL Benjeng, Anam, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para donatur yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah serta mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan dan dakwah di PPEM Benjeng,” ujarnya.
Melalui program Tebar Kado Ramadan, Lazismu Benjeng berharap semangat kepedulian, solidaritas, dan gotong royong di tengah masyarakat terus tumbuh. Dengan demikian, keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak, terutama mereka yang membutuhkan. (#)
Jurnalis Maria Hanim | Penyunting Mohammad Nurfatoni












