Feature

Sepatu Sekolah di Mobil Bupati Lumajang

25
×

Sepatu Sekolah di Mobil Bupati Lumajang

Sebarkan artikel ini
Sepatu sekolah selalu sedia di mobil Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Di acara pengajian pensiunan PNS dia menceritakan alasannya.
Bunda Lumajang, Indah Amperawati, tengah, memotong tumpeng dan menyerahkan ke ketua paguyuban. (Tagar.co/Kuswantoro)

Sepatu sekolah selalu sedia di mobil Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Di acara pengajian pensiunan PNS dia menceritakan alasannya.

Tagar.coBupati Lumajang, Indah Amperawati menghadiri Pengajian Paguyuban Pensiunan PNS Wal-Ashri di Warung Ayam Bedjo, Jalan Semeru Petahunan, Lumajang, Rabu (13/8/2025) pukul 09.00 WIB.

Bunda Indah, begitu sapaan akrabnya, menyampaikan terima kasih atas dukungan paguyuban pengajian kepada Pemkab.

Dia juga memaparkan sejumlah program yang telah terealisasi, berbagi kisah dari kegiatan lapangan, dan menegaskan komitmennya menjaga amanah jabatan.

“Paguyuban Wal-Ashri ini partai pertama yang mendukung saya,” seloroh Bunda Indah yang mengundang tawa.

Dia mengenang awal perjuangan politiknya yang didukung penuh, bahkan hingga pelosok daerah seperti Pronojiwo dan Tempursari.

Bunda Indah menceritakan, semangat anggota paguyuban, meski sudah sepuh, menjadi penyemangat dalam perjalanan menuju kursi bupati.

Dia mengingat sosok almarhum Mas Kahar yang selalu proaktif hadir di setiap kegiatan. Tokoh seperti Bambang Hidayat sering datang tanpa pemberitahuan demi memberikan dukungan.

Dia juga melaporkan capaian program kerja yang sudah berjalan. Di bidang kesehatan, ia memastikan warga tanpa BPJS bisa mendapat layanan gratis di Puskesmas.

Baca Juga:  Elpiji Langka, Laporan Rakyat saat Halalbihalal dengan Bupati

Ibu melahirkan mendapat layanan tanpa biaya, dan anak yatim di seluruh panti asuhan di Lumajang memperoleh bantuan makan harian sebesar Rp 15 ribu selama lima tahun masa jabatannya.

Di bidang keagamaan dan sosial, ia memberikan insentif bagi guru TPQ yang terdaftar serta program baru berupa insentif dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 1.300 marbot masjid.

Untuk perbaikan infrastruktur, Bunda Indah menggeser anggaran kegiatan yang kurang mendesak ke perbaikan 110 ruas jalan kabupaten yang rusak parah.

Beberapa proyek prioritas di antaranya perbaikan jalan Desa Kalisemut Dusun Bulukubung yang 25 tahun tidak tersentuh perbaikan. Ruas Tempe-Kunir- Yosowilangun yang menelan anggaran sekitar Rp 105 miliar.

Dia juga menjelaskan program Setor Madu. Singkatan dari Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu. Bupati berkantor di kecamatan setiap Selasa dan Rabu untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Dalam kunjungan itu, ia kerap menemukan warga lansia sebatang kara yang membutuhkan bantuan makanan, bahkan perbaikan rumah.

“Kalau ada lansia yang hidup sendirian dan tidak berdaya, itu tanggung jawab kita semua. Tidak boleh ada yang terabaikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Lazismu Lumajang Audiensi ke Bupati

Tak hanya itu, ia mengungkap di mobil dinasnya selalu tersedia sepatu sekolah.

“Kalau saya lihat anak sekolah sepatunya jebol, langsung saya ganti baru. Jangan kira zaman sekarang tidak ada anak sekolah yang sepatu bolong seperti dulu, masih ada,” ungkapnya.

Bunda Indah menegaskan, semua program yang dijalankan adalah wujud dari niatnya menjadi bupati, yaitu ingin bermanfaat bagi orang lain.

Ia juga mengingatkan, Lumajang termasuk salah satu dari 50 kabupaten rawan bencana di Indonesia karena keberadaan Gunung Semeru yang aktif.

“Kalau hujan deras, saya tidak bisa tidur. Camat-camat pun saya larang tidur, supaya kita siap kalau sewaktu-waktu dibutuhkan,” katanya.

Menutup sambutannya, Bunda Indah memberikan tawaran nonton film Believe yang bergenre aksi-drama ini menyajikan kisah perjuangan dan pengabdian anggota TNI, dipadukan konflik keluarga yang emosional.

“Saya traktir nonton film Believe. Filmnya bagus, tentang perjuangan, keberanian, dan takdir. Nanti kita atur waktunya,” ucapnya disambut tepuk tangan riang hadirin. (#)

Jurnalis Rizal Mazaki  Penyunting Sugeng Purwanto