
Relawan MDMC Lumajang bergabung dengan relawan Muhammadiyah Jawa Timur berangkat ke Aceh Tamiang. Mereka diberangkatkan oleh PWM Jatim.
Tagar.co – Haru dan bangga bercampur ketika jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lumajang melepas dua relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) ke Aceh Tamiang, Ahad (28/12/2025) siang.
Pelepasan dilakukan Ketua PDM Lumajang, dr. Halimi Maksum, dan Badan Pengurus Lazismu Lumajang di sekretariat Jln. Brantas.
Halimi Maksum menyampaikan, ada dua nama relawan yang berangkat dengan sebutan yang hampir sama.
“Yang satu M. Yusuf Hidayatulloh, biasa dipanggil Hida, dan yang satu lagi Agus Hilda Laksana, dipanggil Hilda. Namanya hampir-hampir mirip. Sepertinya cocok dan serasi,” ujarnya sambil tertawa disambut senyum hadirin.
Di balik canda ringan itu, Halimi menegaskan, penugasan ini sebuah kehormatan bagi PDM Lumajang.
Tidak semua daerah mendapat kepercayaan untuk mengirim kader terbaik dalam aksi kemanusiaan berskala nasional.
“Ini suatu kehormatan bagi PDM Lumajang karena diminta oleh wilayah untuk mengirim kader terbaik kita agar ikut berperan dalam aksi kemanusiaan di tingkat nasional,” tegasnya.
Ia berpesan senantiasa menjaga nama baik persyarikatan. Amanah ini, bukan hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga membawa nama besar Muhammadiyah Lumajang.
“Sampaikan salam kami kepada para pimpinan Muhammadiyah di Aceh dan kepada warga persyarikatan di sana. Doa kami selalu menyertai perjuangan panjenengan semua dalam menghadapi bencana ini,” ujarnya.
Halimi meminta para relawan memanfaatkan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki untuk membantu warga.
Kader-kader MDMC Lumajang, sambungnya, memiliki kapasitas yang mumpuni karena telah sering terlibat penanganan bencana, seperti di Semeru.
PDM Lumajang bersama Lazismu terus menggalakkan donasi untuk membantu korban bencana Sumatra.
”Jangan lupa jaga kesehatan dan terus berkomunikasi. Beri kabar ke PDM selama bertugas,” pesannya.
Ia meminta relawan mendokumentasikan dan mempublikasikan aktivitas kemanusiaan di lokasi bencana. Informasi tersebut penting agar masyarakat mengetahui bahwa dari Lumajang, dari lereng Semeru, turut hadir dan peduli Aceh.
Keluarga Relawan Aman
Sementara Drs. Djatto, MM, Ketua Badan Pengurus Lazismu Lumajang, mengatakan komitmen Lazismu untuk mendukung aksi kemanusiaan Muhammadiyah.
Ia juga berpesan, relawan fokus menjalankan tugas di lapangan tanpa khawatir dengan kondisi keluarga yang ditinggalkan.
”Teman-teman yang berangkat kami mohon fokus dalam bertugas dan laksanakan amanah. Keluarga di rumah, insyaallah PDM bertanggung jawab penuh,” katanya.
Menurut Djatto, kerja kebencanaan merupakan bagian dari dakwah Muhammadiyah yang nyata dan membumi. Tugas kemanusiaan ini berkat dukungan para donatur Lazismu.
Karena itu, dia mengajak masyarakat dan para dermawan untuk menyisihkan sebagian harta membantu saudara-saudara yang terdampak bencana lewat Lazismu. (#)
Jurnalis Kuswantoro Penyunting Sugeng Purwanto












