Feature

Prof. Daniel Buka Pelatihan Dakwah Milenial: Komitmen PTDI untuk Regenerasi Mubalig

42
×

Prof. Daniel Buka Pelatihan Dakwah Milenial: Komitmen PTDI untuk Regenerasi Mubalig

Sebarkan artikel ini
Suasana pembukaan Pelatihan Dakwah Milenial PTDI Jatim (Tagar.co/Andi Nurjannah)

Dengan mengucap bismillah, Prof. Daniel Muhammad Rasyid membuka Pelatihan Dakwah Milenial PTDI Jatim. Acara dua hari ini menghadirkan tujuh narasumber untuk membekali generasi muda berdakwah secara kontekstual.

Tagar.co – “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan kegiatan ini dibuka.” Kalimat ini diucapkan oleh Ketua Pendidikan Tinggi Dakwah Ilam (PTDI) Jawa Timur, Prof. Daniel Muhammad Rasyid saat membuka Pelatihan Dakwah Milenial.

Kegitaan yang akan berlangsung selama dua hari Jumat-Sabtu (23-24/5/25) dengan menghadikan tujuh narasumber yang berkompeten di bidangnya. Yakni Daniel Muhammad Rasyid, Misbahul Huda, Abdul Aziz, Ahmad Hariyadi, Ismail Nachu, dan Sari Zaidun.

Baca juga: Pelatihan Mubalig Milenial PTDI: Dakwah Zaman Now, Skill Harus wow!

Pembukaan acara yang berlangung di Kampus PTDI, Jalan Raya Garuda 36-42 Rewwin, Waru, Sidoarjo, Jumat (23/5/25), ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Rayhan Ilman, salah satu peserta. Dengan suara yang merdu dia membacakan Surah Al-Baqarah 30-34 yang menjelasan kisah penciptaan manusia sebagai khalifah.

Prof. Daniel Muhammad Rasyid saat membuka Pelatihan Dakwah Milenial PTDI Jatim (Tagar.co/Mohammad Nurfatoni)

Dalam sambutan pembukaan, Daniel mengatakan, acara ini bukan kegiatan pertama PTDI Jawa Timur, tetapi untuk Pelatihan Dakwah Milenial baru kali ini diadakan. Dia berjanji akan melanjutkan program ini yang kedua, ketiga, dan seterusnya.

Baca Juga:  Pilkada oleh DPRD: Melawan Dominasi Partai Politik

Prof. Daniel mengaku, pelatihan ini bagian dari proses pengaderan PTDI Jatim. “Saya ucapkan terima kasih,” kata dia pada para pesertayang telah mengikuti acara ini. Dia berharap para peserta mengikuti acara ini hingga selesai.

Prof. Daniel juga menyampaikan terima kasih pada YFDS Surabaya dan donatur lainnya yang telah mendukung acara ini. (#)

Jurnalis Mohammad Nurfatoni.