
Senyum dan tawa riang calon siswa SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik penuhi acara “Closing Pre-School”. Momen haru perpisahan, edukasi, dan apresiasi bakat cilik menuju sekolah impian.
Tagar.co – Senyum merekah di wajah-wajah mungil calon siswa SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb School). Tawa riang menggema, Jumat (23/5/2025) siang.
Keceriaan tak terbendung mewarnai lapangan futsal Mugeb School. Bukan untuk pertandingan bola, melainkan untuk sebuah momen perpisahan yang mengharukan sekaligus mengesankan: “Closing Pre-School” atau Penutupan Prasekolah.
Acara yang berlangsung dari pukul 15.30 hingga 17.00 WIB ini melalui persiapan matang. Ketua Pantia Nur Hakiky, M.Pd beserta timnya menghadirkan serangkaian kegiatan yang memadukan hiburan, edukasi, dan apresiasi.
Sejak awal, suasana terasa hangat dengan antrean registrasi yang tertib. Setiap anak yang datang mendapat sambutan ceria oleh guru pengajar. Mereka menyerahkan tiket masuk dengan tempelan stiker penuh. Pertanda mereka telah mengikuti lima kelas Pre-School.
Tepat pukul 15.30 WIB, “Opening Ceremony” resmi berlangsung. Duo MC memimpin penuh semangat. Yaitu Mar’atus Sholichah, S.Pd dan Mi’dzinatud Diniyah, S.Pd yang ceria. Mereka membuka acara dengan semangat.
Mereka memberi kesempatan dua siswa untuk ikut berdiri bersama mereka, memimpin doa. Para anak pemberani dan percaya diri tampak. Banyak di antara mereka spontan mengacungkan tangan ingin dipilih.
Setelahnya, hadir momen tarjim 99 Asmaul Husnah. Tiga guru memimpin. Ada Ilmi Zahrotin Faidzullah Alhamidy dan Nurul Fitriyah, S.Pd., dan Khofifatur Rohmah, S.Pd. Kata Kiky, sapaan akrab Ketua Panitia, ini bagian dari upaya Mugeb School dalam menanamkan nilai-nilai religius sejak dini.

Penampilan Bintang Cilik
Puncak dari sesi inspiratif hadir pada pukul 16.00 WIB. Kak Irul berkisah. Dengan gaya bertutur yang menarik, Kak Irul berhasil memikat perhatian anak-anak.
Di penutupan prasekolah itu, ia mengajak mereka semangat belajar. Berupaya membangkitkan semangat mereka untuk jenjang pendidikan selanjutnya.
Setelah sesi-sesi awal yang penuh makna, giliran para bintang cilik menunjukkan bakatnya. Dimulai pukul 16.20 WIB, seluruh siswa tampil bergantian. Tampilan kelas I Alpen memukau dengan nyanyian “Selalu Ada di Nadimu.”
Kemudian, tampilan kelas I Fuji berhasil membuat penonton bergoyang dengan gerak dan lagu Wheels on the Bus. Keceriaan berlanjut dengan tarian “Anak Kambing Saya” oleh kelas I Everest.
Ada pula lantunan “Menyanyi Makan Jangan Asal Makan” dari kelas I Elbrus. Puncaknya, ada kelas I Kilimanjaro menampilkan Tari Bumblebee yang energik.
Semuanya mengundang tepuk tangan meriah. Dengan senyum sumringah, sebelum kembali duduk, mereka menerima tas jajan dan gantungan kunci sebagai kenang-kenangan dari momen perpisahan yang tak terlupakan ini.
Apresiasi Siswa
Momen yang paling ditunggu-tunggu tiba pada pukul 16.45 WIB, yaitu apresiasi siswa teraktif. Wali kelas dan guru kelas dengan bangga mengarahkan siswa-siswa berprestasi ini ke panggung untuk menerima hadiah, sebagai bentuk penghargaan atas semangat belajar dan keaktifan mereka selama prasekolah.
Wajah-wajah bangga terpancar jelas dari para orang tua yang turut hadir menyaksikan. Ayah maupun bunda duduk di kursi belakang.
Menjelang akhir acara, pukul 16.55 WIB, “Closing Ceremony” kembali dipimpin oleh duo MC. Ini menandakan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.
Namun, kemeriahan tak berhenti di situ. Sebagai penutup yang manis, seluruh siswa berfoto bersama di panggung.
Kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Rizka Navilah Safitri, S.Pd., momentum ini mengusung tema “Journey to the Dream School”. Harapan kami, perpisahan ini merupakan kesempatan anak-anak memulai perjalanan mereka menuju sekolah impian, yaitu Mugeb School.
Di samping itu, kata Rizka, Closing Pre-School di lapangan futsal Mugeb School bukan sekadar perpisahan, melainkan sebuah gerbang menuju petualangan baru bagi anak-anak.
“Kami berharap, acara ini berhasil menciptakan memori indah, menanamkan semangat belajar, dan membuat mereka lebih dekat dengan Mugeb School,” ujarnya.
Besar harapan Rizka, rangkaian sore itu penuh makna. Juga akan selalu terkenang oleh para calon bintang cilik Mugeb School. (#)
Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni












