
Pra Musykom IMM Lumajang menyiapkan arah kebijakan organisasi serta memperkuat fondasi kepemimpinan sebelum memasuki puncak musyawarah.
Tagar.co – Sebanyak 20 kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang tergabung dalam Komisariat Buya Hamka menggelar Pra-Musyawarah Komisariat (Pra Musykom) di Aula STIT Muhammadiyah Lumajang, Sabtu (7/2/2026).
Agenda ini dilaksanakan guna menyusun arah kebijakan organisasi serta memperkuat fondasi kepemimpinan sebelum memasuki puncak musyawarah.
Kegiatan yang mengusung tema Membangun Kepemimpinan Adaptif di Tengah Perubahan Zaman ini dibuka dengan khidmat dan dilanjutkan dengan serangkaian sidang pleno.
Rangkaian acara dikawal oleh Steering Committee (SC) yang beranggotakan Melati Umairoh, Nurul Izzah, dan Dinar Yulien Candra Rin.
Peserta memfokuskan pembahasan pada peninjauan serta penetapan tata tertib persidangan yang akan menjadi acuan dalam Musykom yang akan diadakan di Gedung PDM Lumajang, Jumat, 13 Februari 2026 mendatang.
Persidangan tersebut dipimpin oleh presidium sidang yang terdiri dari Muhammad Kanzon Asyrok Mehvi, Melati Umairoh, dan Kharisma Dian Safitri.
Perwakilan Pimpinan Cabang (PC) IMM Lumajang, Siti Isnaeni Ammillia Rossana, menyampaikan, forum ini merupakan panggung penting untuk menyelaraskan komitmen kader.
Ia berharap proses konsolidasi ini dapat berjalan lancar hingga hari H Musyawarah Komisariat.
Siti Isnaeni menegaskan, momen ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan ruang untuk memperkuat nilai-nilai dasar perjuangan mahasiswa Islam.
“Pra-musykom menjadi panggung untuk menyusun strategi, memperkuat ukhuwah, dan menegaskan komitmen kita terhadap cita-cita IMM: Islam Rahmatan Lil Alamin,” tegas Siti Isnaeni dalam sambutannya.
Acara ditutup dengan kesepakatan poin-poin tata tertib yang akan dibawa ke forum tertinggi tingkat komisariat. Melalui forum ini, IMM Buya Hamka optimis dapat melahirkan struktur kepemimpinan yang lebih responsif terhadap tantangan zaman. (#)
Jurnalis Cindy Rahmawati Penyunting Sugeng Purwanto












