
Petualangan edukatif siswa SD Almadany di Koarmada II TNI AL Surabaya. Mereka belajar sejarah, mengenal dunia maritim, dan menyerap semangat kebanggaan nasional di Monumen Jalesveva Jayamahe.
Tagar.co – Sebanyak 90 siswa SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik mendapatkan pengalaman seru dan edukatif dalam kegiatan Outdoor Learning di ke Monumen Jalesveva Jayamahe dan Monumen Pusat Angkatan Laut Surabaya, Senin (10/2/2025).
Pagi itu, dua bus yang membawa rombongan siswa dan guru pendamping tiba di Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Dispotmar) Koarmada II Surabaya. Mereka disambut dengan ramah oleh tour guide yang akan menemani perjalanan mereka menjelajahi dunia kemaritiman. Setiap siswa mendapatkan pin khusus sebagai tanda akses masuk ke kompleks fasilitas milik negara tersebut.
Baca juga: Murid SD Almadany Panen Kacang Tanah Segar di Kebun Sekolah
Perjalanan berlanjut menuju Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya). Di lantai dasar, para siswa berkumpul untuk menyaksikan tayangan profil singkat tentang Monjaya dan melihat gong besar yang menjadi simbol kehormatan.
Antusiasme terpancar dari wajah mereka saat mendengarkan penjelasan dari Letkol Laut (KH) Mochtar Manji Lapola, Kasubdis Binpuan Dispotmar Koarmada II, yang menerangkan sejarah dan fasilitas yang ada di Monjaya.
Selain itu, Letkol Mochtar juga menyampaikan materi tentang 4 Pilar Pembinaan Mental (Bintal) TNI Angkatan Laut. Ia menjelaskan bahwa dalam kesehariannya, prajurit TNI AL selalu berpegang teguh pada empat pilar tersebut, yakni pembinaan rohani untuk membentuk prajurit yang religius, pembinaan tradisi kejuangan untuk membangun jiwa militan, pembinaan ideologi untuk menanamkan nasionalisme, serta bimbingan dan konseling guna menciptakan karakter serta budi pekerti yang baik, didukung oleh keluarga yang harmonis.
Dia juga menjelaskan tentang tiga Koarmada yang ada di Indonesia. “Di Indonesia, Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) terbagi menjadi tiga wilayah,” ujar Letkol Mochtar, pria kelahiran Maluku ini.
Ketiga komando tersebut adalah:
- Koarmada I, yang berlokasi di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
- Koarmada II, yang berada di Surabaya, Jawa Timur.
- Koarmada III, yang terletak di Sorong, Papua Barat Daya.
Setiap komando armada dipimpin oleh seorang Panglima Armada berpangkat Perwira Tinggi Bintang Dua. Sejarah mencatat bahwa Koarmada RI resmi dibentuk pada 21 Januari 2022 berdasarkan Perpres No. 66 Tahun 2019 dan diresmikan oleh Panglima TNI saat itu, Jenderal Andika Perkasa.

Kemegahan Monjaya
Monumen Jalesveva Jayamahe merupakan ikon kebanggaan TNI AL dan berdiri megah dengan tinggi mencapai 33 meter. Patung yang menggambarkan seorang perwira TNI AL berpakaian dinas upacara lengkap dengan pedang kehormatan ini seolah menerawang ke arah laut, simbol kesiapan menghadapi tantangan dan kejayaan di perairan Nusantara.
“Di Laut Kita Jaya!” begitulah arti dari semboyan Jalesveva Jayamahe yang diabadikan dalam monumen ini. Dibangun pada tahun 1993 atas inisiatif Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Arifin dan dirancang oleh seniman terkenal, I Nyoman Nuarta, monumen ini juga berfungsi sebagai mercusuar bagi kapal-kapal militer dan sipil yang berlayar menuju Pelabuhan Koarmada II dan Pelabuhan Tanjung Perak.
Hari itu, tak hanya ilmu yang mereka bawa pulang, tetapi juga pengalaman yang tak terlupakan. Outdoor Learning ini tidak hanya menambah wawasan siswa tentang kemaritiman, tetapi juga membangun semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap TNI Angkatan Laut. (#)
Jurnalis Mahfudz Efendi Penyunting Mohammad Nurfatoni












