Feature

PDNA Gresik Berbagai Takjil di RSUD Ibnu Sina

59
×

PDNA Gresik Berbagai Takjil di RSUD Ibnu Sina

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Gresik membagikan 250 paket takjil di RSUD Ibnu Sina. Aksi Ramadan ini menyapa pasien, keluarga, dan tenaga medis yang menunggu berbuka.
Pembagian takjil ke keluarga pasien RSUD Ibnu Sina. (Tagar.co/Shofi)

Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Gresik membagikan 250 paket takjil di RSUD Ibnu Sina. Aksi Ramadan ini menyapa pasien, keluarga, dan tenaga medis yang menunggu berbuka.

Tagar.co — Menjelang waktu berbuka, koridor RSUD Ibnu Sina Gresik terlihat lebih hidup dari biasanya. Troli dorong berisi kotak-kotak makanan meluncur perlahan di antara kursi ruang tunggu. Beberapa perempuan muda berjalan mengiringinya sambil tersenyum kepada para penunggu pasien.

Sabtu sore, 7 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, sepuluh kader Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Gresik memulai aksi berbagi takjil dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah. Mereka berkolaborasi dengan manajemen rumah sakit untuk membagikan 250 paket takjil gratis kepada pasien, keluarga pasien, dan tenaga medis yang sedang bertugas.

Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Selama dua jam itu, lorong rumah sakit menjadi ruang pertemuan kecil antara para kader Nasyiah dan orang-orang yang menunggu waktu berbuka dengan kesabaran.

Semua berawal dari sebuah meja panjang di salah satu sudut rumah sakit. Para relawan menyiapkan paket takjil yang telah dikemas dalam kotak-kotak makanan. Mereka memeriksa kembali isi paket, lalu menatanya rapi di atas troli agar mudah dibawa berkeliling.

Setelah semuanya siap, troli itu mulai bergerak. Para relawan mendorongnya perlahan menyusuri lorong rumah sakit. Mereka tidak hanya berhenti di satu tempat.

Berbagi di Area RS

Para relawan mendatangi ruang tunggu, menyapa keluarga pasien, dan menghampiri petugas rumah sakit yang masih berjaga. Mereka juga membagikan paket kepada pasien yang diizinkan menerima makanan.

Sore itu, para kader Nasyiah tidak berjalan sendiri. Mereka mendapat pendampingan dari salah satu staf keamanan rumah sakit, Ishariyanto, yang membantu memastikan kegiatan berjalan tertib.

Sementara troli terus bergerak dari satu ruang ke ruang lain, kotak-kotak takjil perlahan berkurang. Namun, kehangatan yang mereka bawa justru terasa semakin banyak di sepanjang koridor rumah sakit menjelang azan magrib

Di wajah para penerima, senyum kecil sering muncul. Beberapa mengucapkan terima kasih. Yang lain mengangguk pelan dengan seulas senyuman.

Baca Juga: PDNA Gresik Bisa Jadi Percontohan, Perkuat Cabang dan Ranting dengan Motivasi Akhirat

Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Gresik membagikan 250 paket takjil di RSUD Ibnu Sina. Aksi Ramadan ini menyapa pasien, keluarga, dan tenaga medis yang menunggu berbuka.
Kader PDNA Gresik berbagi takjil di RSUD Ibnu Sina. (Tagar.co/Shofi)

Kepedulian Ramadan di Ruang Perawatan

Bagi para ka, kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan. Ketua PDNA Gresik, Fatma Hajar Islamiyah, M.Pd., mengatakan bahwa aksi berbagi takjil merupakan wujud kepedulian sosial di bulan Ramadan.

“Kegiatan berbagi takjil seperti ini menjadi bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan, sekaligus menghadirkan kehangatan bagi mereka yang sedang menunggu atau merawat keluarga di rumah sakit,” ujarnya.

Menurutnya, banyak keluarga pasien yang harus tetap berada di rumah sakit menjelang waktu berbuka. Situasi itu sering membuat mereka kesulitan mencari makanan tepat waktu.

“Kegiatan ini bertujuan membantu keluarga pasien dan petugas yang sedang menjalani aktivitas saat waktu berbuka tiba,” kata Fatma.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan pada masa mendatang. Tidak hanya pada bulan Ramadan, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen organisasi untuk hadir di tengah masyarakat.

“Harapannya, aksi sosial seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Gresik untuk menjadi bagian dari masyarakat,” tambahnya.

Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Gresik membagikan 250 paket takjil di RSUD Ibnu Sina. Aksi Ramadan ini menyapa pasien, keluarga, dan tenaga medis yang menunggu berbuka.
Pembagian takjil ke nakes RSUD Ibnu Sina. (Tagar.co/Shofi)

Bantu Keluarga Pasien

Sementara itu, panitia Ramadan rumah sakit juga menyambut baik kegiatan tersebut. Eko, salah satu panitia Ramadan di RSUD Ibnu Sina, menilai kegiatan berbagi takjil sangat membantu keluarga pasien.

“Bagi takjil ini sangat bermanfaat terutama bagi keluarga pasien yang mencari makan di luar,” ujarnya.

Menurut Eko, menjelang sore hari lalu lintas di sekitar bundaran dekat rumah sakit sering padat. Kondisi itu membuat sebagian keluarga pasien kesulitan keluar untuk membeli makanan berbuka.

“Di jam-jam sore biasanya macet di area bunder dan tentu saja membuat mereka terlambat untuk berbuka. Dengan adanya berbagi takjil yang langsung ke ruangan-ruangan memudahkan mereka untuk berbuka puasa,” jelasnya.

Sore itu, para relawan tidak berjalan sendiri. Mereka mendapat pendampingan dari salah satu staf keamanan rumah sakit, Ishariyanto, yang membantu memastikan kegiatan berjalan tertib.

Sementara troli terus bergerak dari satu ruang ke ruang lain, kotak-kotak takjil perlahan berkurang. Namun, kehangatan yang mereka bawa justru terasa semakin banyak di sepanjang koridor rumah sakit menjelang azan magri. (#)

Jurnalis Gresia Divi Hutami Penyunting Sayyidah Nuriyah