Feature

Mendikdasmen Berbagi Tip 3H; Kunci Sukses di Sekolah dan Kehidupan

44
×

Mendikdasmen Berbagi Tip 3H; Kunci Sukses di Sekolah dan Kehidupan

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen Abdul Mu’ti memberi semangat pada siswa SMP Negeri 1 Komodo Labuan Bajo, NTT, yangsedang memaninkan musik pianika, Rabu (12/2/25)

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyapa siswa SMP Negeri 1 Komodo, berbagi inspirasi tentang pentingnya ilmu, kerja keras, dan empati. Pendidikan bukan sekadar akademik, tapi juga membangun karakter!

Tagar.co — Bulan Ramadan tidak menyurutkan langkah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, untuk mengawali pagi dengan menyapa guru, kepala sekolah, dan siswa di SMP Negeri 1 Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (12/3/25). Pada kesempatan ini, Mendikdasmen berbagi tip 3H untuk para siswa di sekolah tersebut.

Mendikdasmen sempat menyaksikan para siswa yang memainkan lagu menggunakan alat musik pianika. Setelah menyelesaikan permainan musiknya, para siswa nampak antusias menceritakan suasana pembelajaran dan mengutarakan cita-cita mereka kelak dewasa nanti.

Baca juga: Ketika Menteri Abdul Mu’ti Jadi Guru di SMP Negeri 1 Komodo

Menteri Mu’ti menekankan pentingnya belajar kesenian untuk mengasah rasa empati dan memupuk sifat welas asih. “Kalian harus punya jiwa seni supaya punya kelembutan hati dan empati,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri percakapan, ia berpesan agar para murid mempunyai 3H yaitu head, hand, dan heart. Head perumpamaan otak untuk berpikir supaya menjadi orang yang serba tahu. Hand ibarat semangat dan kekuatan untuk bekerja, belajar, aktivitas. Heart menggambarkan perasaan yang baik, rohani yang baik, saling memaafkan, berpikir yang baik dan punya jiwa seni.

Baca Juga:  Menimbang Hidup dengan Al-Asr, Pesan Subuh Abdul Mu’ti di Lhokseumawe

“Anak-anak harus menjadi orang yang serba tahu, serba bisa dan memiliki empati terhadap lingkungan sosialnya. Jika olah pikir, olah raga, dan olah hati ini digabungkan maka akan menjadi olah karsa yang membuat kalian menjadi manusia yang kreatif,” terang Menteri Mu’ti.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mendapat sambutan dari Bupati Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, NTT, Rabu (12/2/25)

Sebelumnya, Mendikdasmen sampai di sekolah sekitar pukul 08.20 WITA, Mendikdasmen dan disambut secara adat oleh Kepala Sekolah Matias Dima dan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi. Selanjutnya, ia berkeliling menyaksikan aktivitas pembelajaran di sekolah tersebut.

Ia menghentikan langkahnya, ketika menyaksikan murid-murid berkumpul di bawah pohon rindang sambil bermain suling (rekorder). Rupanya ini adalah kelas seni versi SMP N 1 Komodo. Bersama guru Seni yang bernama Ismail, anak-anak tampak bersemangat mengikuti pembelajaran.

Dengan sabar, Menteri Mu’ti menyaksikan salah satu siswa memainkan lagu yang berjudul Hymne Guru. “Kenapa belajarnya di luar ruangan?” tanya Menteri Mu’ti, dikutip dari siaran pers Kemendikdasmen yang diterima Tagar.co, Rabu (12/3/25) sore.

“Senang, Pak!” sahut anak-anak.

Menurut Guru Ismail, alasannya memilih ruang kelas terbuka untuk belajar alat musik agar tidak mengganggu peserta didik lain di kelas sebelahnya. Selain itu, anak-anak juga terlihat lebih bersemangat dan rileks belajar dekat dengan alam.

Baca Juga:  Di Tengah Keterbatasan, Murid SLB Membuktikan Diri lewat TKA

“Anak-anak lebih suka belajar dengan suasana seperti ini,” ungkapnya. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni