Feature

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Turun ke Tenda Darurat, Ikut Kelas Psikososial Murid Terdampak Banjir

24
×

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Turun ke Tenda Darurat, Ikut Kelas Psikososial Murid Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen Abdul Mu’ti berinteraksi dengan murid di kelas psikososial, di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu(6/12/25)

Di tengah banjir yang melanda Kabupaten Agam, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, ikut memeriahkan kelas psikososial bagi murid PAUD hingga SMK. Suasana hangat dan ceria pun tercipta, membuktikan pendidikan tetap harus berjalan.

Tagar.coMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, turun langsung meninjau kondisi pembelajaran darurat di SMPN 1 Tanjung Raya, salah satu sekolah yang terdampak banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, 6 Desember 2025.

Kunjungan ini sekaligus menjadi momen Mendikdasmen berinteraksi dengan murid dari jenjang PAUD hingga SMK dalam kelas psikososial.

Baca juga: Kemendikdasmen Terapkan Pembelajaran Darurat Fleksibel di Daerah Terdampak Banjir

Kelas psikososial yang berlangsung di tenda darurat dan ruang kelas sementara menciptakan suasana hangat dan penuh keceriaan. Para pendamping psikososial mengajak anak-anak bernyanyi bersama, mendongeng, serta bermain permainan sederhana untuk mengembalikan rasa aman dan gembira pascabencana. Kehadiran Menteri Mu’ti membuat suasana menjadi semakin hidup dan interaktif.

Selama kegiatan, Mendikdasmen terlihat akrab dengan murid-murid. Ia mengajak anak-anak berhitung, bermain peran menjadi harimau saat mendongeng, hingga berdialog mengenai perilaku baik seperti saling menolong, tidak nakal, dan berani tersenyum.

Baca Juga:  Masjid Al-Qasem IAD Diresmikan, Rektor: Mahasiswa Lebih Betah di Masjid daripada di Cafe

“Anak-anak semuanya harus jadi anak yang baik, saling membantu, sayang kepada teman, sayang kepada ayah dan bunda, dan tetap ceria meskipun situasi seperti saat ini,” ujar Mendikdasmen Mu’ti, disambut tawa riang para murid.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti disambut para murid di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu(6/12/25)

Beberapa siswa PAUD juga antusias menceritakan cita-cita mereka, mulai dari ingin menjadi menteri, dokter, polisi, hingga pendongeng. Mendikdasmen mendengarkan dengan sabar dan memberikan apresiasi satu per satu.

“Hebat sekali anak-anak ini. Tetap semangat belajar, bangun pagi, dan jangan lupa selalu saling menyayangi,” pesannya.

Kegiatan kelas psikososial ditutup dengan nyanyian bersama, yang membuat suasana semula tegang akibat bencana berubah menjadi nyaman, aman, dan optimistis.

Selain berpartisipasi dalam kelas, Mendikdasmen secara simbolis menyerahkan bantuan pendidikan kepada siswa dari PAUD hingga SMA/SMK, termasuk dukungan bagi guru dan sekolah terdampak. Bantuan tahap awal berupa paket school kit untuk peserta didik, family kit untuk guru, paket sembako, serta tenda sekolah darurat yang memastikan kelanjutan pembelajaran.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti meninjau tenda darurat di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu(6/12/25)

Beberapa tenda telah dimanfaatkan sebagai ruang kelas sementara untuk program psikososial. Menurut Mendikdasmen, kegiatan ini menunjukkan komitmen Kemendikdasmen bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya fokus pada sarana fisik, tetapi juga kesehatan mental dan emosional peserta didik.

Baca Juga:  Resmikan Revitalisasi 37 Sekolah di Sidoarjo, Abdul Mu’ti Ingatkan Ancaman Scroll Generation

Kehadiran Mendikdasmen menjadi dukungan moral bagi guru, orang tua, dan terutama anak-anak terdampak banjir. Ia menegaskan, pendidikan harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun.

Kemendikdasmen akan terus memperkuat layanan psikososial, memastikan keberlanjutan proses belajar, serta memprioritaskan percepatan pemulihan sarana pendidikan di wilayah terdampak banjir Sumatra Barat. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni