Feature

Menag Ingin Banyak Belajar pada Muhammadiyah

23
×

Menag Ingin Banyak Belajar pada Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Menag Nazaruddin Umar di foru Tanwir Muhammadiyah Kupang, Kamis (5/12/24) (Tagar.co/Adam)

Menag Nazaruddin Umar hadi di arena Tanwir Muhammadiyah. Dia mengungkapkan Muhammadiyah sangat profesional dalam mengelola pendidikan.

Tagar.co – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar pada Kamis (5/12) hadir di sela Sidang Tanwir Muhammadiyah yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Nasaruddin menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi pihaknya dalam bidang keagamaan di Indonesia. Menurut dia, Kemenag di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto cenderung berfokus pada persoalan hubungan antarumat agama, bimbingan masyarakat (bimas) agama, dan pendidikan keagamaan.

Adapun persoalan, semisal haji dan umrah, telah menjadi fokus badan baru, Badan Penyelenggara (BP) Haji. Karena itu, lanjut Menag, pihaknya ingin banyak belajar dari Muhammadiyah.

“Sementara, organisasi Muhammadiyah sangat profesional dalam mengelola pendidikan. Maka mohon kami sebagai murid meminta bantuan dan masukan kepada ‘ayahanda’ demi kejayaan bangsa kita, yakni melalui Kemenag,” ungkap dia.

Imam Besar Masjid Istiqlal ini mengungkapkan, Kemenag kini mendapat alokasi APBN sekitar Rp 70 triliun. Dana sebesar itu, harapannya, dapat menguatkan peran Kemenag untuk kehidupan keagamaan di Tanah Air.

Tolok ukurnya, sambung dia, bukan hanya hal-hal yang bersifat normatif. Keberhasilan Kemenag sesungguhnya tecermin dalam kehidupan keagamaan yang lebih baik.

Sebagai gambaran, Menag mengatakan, visinya adalah masyarakat Indonesia yang semakin dekat dengan agama dan pada saat yang sama menghargai kemajemukan.

“Semakin berjarak umat dan agamanya, berarti Kemenag gagap. Semakin dekat umat dengan agama, berarti Kemenag berhasil,” ujarnya. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni