
Tak lagi menjabat, namun rasa memiliki tetap terjaga. Pengurus Ikwam SD Muhammadiyah 1 Kebomas periode 2018-2020 kembali ke sekolah dengan membawa santunan dan silaturahmi yang menguatkan ikatan kemanusiaan.
Tagar.co – Semangat kekeluargaan yang tumbuh di lingkungan sekolah tak selalu berakhir ketika masa bakti usai. Hal itulah yang terasa kuat saat jajaran pengurus periode 2018-2020 Ikatan Wali Murid (Ikwam) SD Muhammadiyah 1 (SD Muri) Kebomas, Gresik, Jawa Timur, kembali menginjakkan kaki di sekolah yang pernah membersamai perjalanan putra-putri mereka, Jumat (30/1/2026).
Baca juga: Lapangan SD Muri Disulap Jadi Pasar Mini, Siswa Belajar Berdagang
Kunjungan itu bukan sekadar temu kangen. Di balik sapa hangat dan nostalgia, terselip misi kemanusiaan: menyalurkan santunan bagi siswa-siswi yatim dan piatu di lingkungan SD Muri. Kehadiran para mantan pengurus disambut penuh keakraban oleh pihak sekolah dan warga sekolah, menciptakan suasana yang hangat dan menyentuh.
Silaturahmi yang Berbuah Kepedulian
Meski anak-anak mereka telah lulus dan berstatus alumni, ikatan batin para mantan pengurus Ikwam dengan SD Muri tak pernah benar-benar putus. Rasa memiliki itulah yang mendorong mereka kembali hadir—kali ini dengan membawa kepedulian yang diwujudkan dalam aksi nyata.
Santunan yang diserahkan merupakan hasil donasi sukarela yang dikumpulkan secara kolektif. Bagi mereka, berbagi adalah ungkapan syukur sekaligus bentuk perhatian kepada siswa yang membutuhkan dukungan lebih.
“Kami ingin silaturahmi ini tetap terjaga dan memiliki nilai manfaat. Walaupun sudah tidak lagi menjabat, perhatian kami terhadap anak-anak di SD Muhammadiyah 1 Kebomas, terutama siswa yatim dan piatu, tidak boleh terputus,” ujar Yetty Fatmawati, perwakilan mantan pengurus Ikwam periode 2018–2020.
Keteladanan dalam Ikatan Kekeluargaan
Aksi sosial ini menjadi penanda bahwa kebersamaan yang terbangun selama masa kepengurusan tidak berhenti di batas waktu. Ia justru bertransformasi menjadi kepedulian yang memberi dampak langsung bagi siswa.
Momen penyerahan santunan berlangsung penuh kehangatan. Senyum dan haru terpancar dari wajah para penerima—sebuah pengingat bahwa perhatian yang tulus, sekecil apa pun, mampu menghadirkan kebahagiaan dan menumbuhkan harapan.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala SD Muhammadiyah 1 Kebomas, Riza Agustina Wahyu Setyawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian para mantan pengurus Ikwam.
“Ini bukti bahwa keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Kebomas sangat solid. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami dan menjadi motivasi agar mereka terus semangat belajar meskipun dalam keterbatasan,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menginspirasi organisasi sekolah, wali murid, maupun ikatan alumni lainnya untuk terus merawat komunikasi dan kepedulian terhadap sekolah asal.
Dengan sinergi yang terpelihara, kesejahteraan siswa yang membutuhkan diharapkan terus terpantau dan terbantu—melalui ikatan kekeluargaan yang, seperti hari itu, terbukti tak lekang oleh waktu. (#)
Jurnalis Umamah PenySd Muriuning Mohammad Nurfatoni












