Feature

Lezat! Keceriaan Murid SLB B&C Cahaya Jaya Sambut Program Makan Bergizi Gratis

29
×

Lezat! Keceriaan Murid SLB B&C Cahaya Jaya Sambut Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Menko PMK Pratikno berinteraksi dengan seorang siswa SLB B&C Cahaya Jaya. (Foto Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK)

Menu hari itu: nasi, ayam kandar, tahu, tumis kacang panjang, dan buah pisang. Murid SLB B&C Cahaya Jaya pun menyambut program Makan Bergizi Gratis ini dengan ceria.

Tagar.co – Tawa riang dan seruan “Enak, lezat!” menggema di ruang kelas Sekolah Luar Biasa (SLB) B&C Cahaya Jaya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/1/2025). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno tengah meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disambut antusias oleh para murid.

Didampingi oleh Pj Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi dan sejumlah pejabat terkait, Pratikno berkeliling ke kelas-kelas, menyaksikan langsung keceriaan para murid SLB B&C Cahaya Jaya yang menikmati makan siang bergizi. Menu hari itu: nasi, ayam kandar, tahu, tumis kacang panjang, dan buah pisang.

“Bagaimana rasanya, enak tidak?” tanya Menko PMK kepada para murid.

“Enak, lezat!” jawab mereka serempak, penuh semangat.

Delicious, very delicious,” timpal seorang murid lainnya, menunjukkan kegembiraannya.

Tak hanya menikmati hidangan, para murid juga tak sungkan menyampaikan aspirasi dan rasa terima kasih mereka. “Terima kasih Pak Prabowo telah membuat makan bergizi gratis ini,” ucap salah satu murid, yang disambut senyum oleh Pratikno.

Baca Juga:  Abdul Mu’ti Tegaskan MBG Terintegrasi dengan Program Kemendikdasmen

Baca juga: Makan Bergizi Saja Tak Cukup: Peran Krusial Edukasi Keluarga dalam Menumpas Stunting

Dia pun mengapresiasi semangat para murid dan kualitas makanan yang disajikan. “Jadi kita melihat antusiasme anak-anak kita di sekolah luar biasa ini, hampir semuanya makan dengan lahap, bahkan ketika kita datang sudah habis. Jadi ada nasi, sayur, ayam, tahu dan ada buah. Jadi asupan karbohidrat, buah, protein hewani maupun nabati terpenuhi semua, sehingga kualitasnya bagus,” tutur Pratikno.

Program MBG, yang merupakan salah satu program unggulan Presiden, telah dimulai sejak 6 Januari 2025. Program ini menyasar peningkatan kesehatan dan gizi anak-anak Indonesia, terutama mereka yang membutuhkan perhatian khusus, seperti anak-anak berkebutuhan khusus di SLB.

Pratikno menegaskan komitmen Kemenko PMK untuk mengawal dan mendukung penuh program ini sebagai langkah strategis dalam menyiapkan SDM Indonesia Emas 2045. “Makan bergizi gratis ini sangat membantu masyarakat. Untuk meningkatkan kualitas dan tradisi makan dari anak-anak kita jadi tradisi makan yang sehat,” ungkapnya, dikutip dari siaran pers Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, yang diterima Tagar.co, Senin (13/1/25) sore.

Baca Juga:  MBG dan Bisikan untuk Presiden Prabowo
Keceriaan di kelas SLB B&C Cahaya Jaya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/1/2025) saat Menko PMK Pratikno meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Foto Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK)

Dukungan Penuh dari Pemprov DKI Jakarta

Pj Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program MBG di Jakarta. Ia memaparkan bahwa saat ini sudah ada 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta yang siap melayani program ini. “Ada sekitar 118 sekolah dengan total 37.667 murid yang akan dilayani melalui 13 SPPG ini,” jelas Teguh.

Kepala Sekolah SLB B&C Cahaya Jaya, Miarsih, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah. Ia berharap program MBG dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan semangat belajar para siswa.

Kunjungan Menko PMK ke SLB B&C Cahaya Jaya ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Keceriaan dan antusiasme para murid menjadi cerminan harapan akan masa depan generasi penerus bangsa yang lebih sehat dan cerdas. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni