Opini

Kesuksesan Tidak Datang Sendiri, Harus Dicari

20
×

Kesuksesan Tidak Datang Sendiri, Harus Dicari

Sebarkan artikel ini
Kesuksesan terletak pada keberanian untuk mengeksekusi rencana dan segera melaksanakan. Inilah pembeda antara pemimpi dan pelaku.
Banyak tangga menuju kesuksesan. Mulailah memilih.

Kesuksesan terletak pada keberanian untuk mengeksekusi rencana dan segera melaksanakan. Inilah pembeda antara pemimpi dan pelaku.

Oleh Bayu Firdaus, Ketua Asosiasi Pengusaha Pemuda Muhammadiyah (APPMU) Sidoarjo dan Sekretaris Takmir Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran.

Tagar.co – Kesuksesan tidak datang pada mereka yang hanya menunggu. Ia datang pada mereka yang berani melangkah, meski langkah pertama terasa berat.

Jika kamu pemuda, jangan tunggu waktumu. Ciptakan waktumu, mulai sekarang. Buktikan bahwa mimpimu bisa jadi kenyataan.

Generasi muda adalah energi terbesar bangsa. Dengan semangat, kreativitas, dan keberanian, mereka mampu menjadi entrepreneur sejati yang berperan sebagai perintis, bukan sekadar pewaris.

Menjadi perintis berarti berani membangun dari nol. Menciptakan peluang ketika orang lain melihat hambatan. Tetap berdiri tegak meski badai tantangan menerpa.

Inilah mental yang dibutuhkan untuk menembus persaingan dan mengubah mimpi menjadi kenyataan.

Memulai bisnis adalah perjalanan penuh lika-liku. Setiap langkah menguji mental dan kemampuan. Semakin cepat memulai, semakin banyak proses yang akan dilalui. Semakin cepat pula beradaptasi meraih sukses.

Baca Juga:  Erdogan dan Seni Mengambil Risiko dalam Kepemimpinan Negara

Banyak ide hebat mati di kepala hanya karena menunggu waktu sempurna yang tak pernah datang. Padahal, sekecil apa pun eksekusi yang dilakukan jauh lebih berharga daripada seribu konsep yang tak pernah dijalankan.

Keberanian untuk mengeksekusi adalah pembeda antara pemimpi dan pelaku.

Seorang entrepreneur muda harus peka membaca tren, memahami kebutuhan pasar, dan menemukan masalah yang bisa dipecahkan.

Dia harus mampu menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Di sinilah kolaborasi menjadi kunci. Hubungan baik dan jejaring luas membuka banyak pintu.

Rasulullah ﷺ telah mengajarkan bahwa silaturahmi adalah salah satu pintu rezeki. Semakin luas relasi, semakin luas pula kesempatan untuk berkembang.

Banyak orang takut memulai usaha karena merasa tidak memiliki modal. Padahal modal terbesar adalah kemampuan, kreativitas, dan soft skill seperti komunikasi, negosiasi, dan kepemimpinan.

Uang hanyalah salah satu faktor, tetapi keterampilan dan mental pantang menyerah adalah fondasi yang sesungguhnya.

Menjadi entrepreneur muda juga berarti siap menghadapi risiko, karena tanpa risiko tidak ada pertumbuhan.

Baca Juga:  Erdogan dan Seni Mengambil Risiko dalam Kepemimpinan Negara

Entrepreneur dalam Islam

Islam memandang wirausaha sebagai profesi mulia, selama dilakukan dengan cara halal, jujur, dan bermanfaat.

Rasulullah ﷺ adalah teladan pengusaha yang sukses dan amanah. Bahkan dijuluki Al-Amin karena kejujurannya.

Abu Bakar Ash-Shiddiq dikenal sebagai pedagang kain yang tepercaya. Abdurrahman bin Auf memulai dari nol hingga menjadi pedagang kaya tanpa mengabaikan sedekah dan keberkahan.

Al-Qur’an mendorong umat Islam untuk bekerja keras setelah menunaikan ibadah. Diserukan Allah dalam surah Al-Jumu’ah: 10.

فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.

Allah melarang perniagaan yang batil disebut dalam surah An-Nisa: 29.

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَأْكُلُوٓا۟ أَمْوَٰلَكُم بَيْنَكُم بِٱلْبَـٰطِلِ إِلَّآ أَن تَكُونَ تِجَـٰرَةً عَن تَرَاضٍۢ مِّنكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًۭا

Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu.

Nabi ﷺ bersabda,“Pedagang yang jujur dan tepercaya akan bersama para nabi, orang-orang yang benar, dan para syuhada.” (HR Tirmidzi)

Baca Juga:  Erdogan dan Seni Mengambil Risiko dalam Kepemimpinan Negara

Menjadi entrepreneur muda bukan hanya soal meraih keuntungan pribadi, tetapi juga tentang memberi manfaat, memperluas rezeki, dan menggapai keberkahan.

Dunia butuh lebih banyak pemuda yang berani memulai, mengeksekusi, berkolaborasi, dan membawa nilai-nilai kejujuran dalam setiap langkahnya.

Jangan tunggu kesempatan jatuh ke pangkuanmu. Bangkitlah hari ini, eksekusi ide yang selama ini hanya tersimpan di kepalamu. Jadilah pengusaha yang menginspirasi.

Dunia sedang menunggu langkah pertamamu. Mulailah sekarang, karena keberkahan dan kesuksesan datang kepada mereka yang berani bergerak. (#)

Penyunting Sugeng Purwanto

Opini

Sorakan terhadap satu pihak sering kali lahir dari…