Feature

Kepala Desa Jatinom Dukung Koperasi Merah Putih Buka Usaha Penjualan Pupuk

40
×

Kepala Desa Jatinom Dukung Koperasi Merah Putih Buka Usaha Penjualan Pupuk

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Jatinom dukung Koperasi Merah Putih buka usaha penjualan pupuk. Selama ini, untuk beli pupuk, petani harus pergi ke luar desa. Membantu petani sekaligus memberi keuntungan koperasi
Rapat strategis Kepala Desa dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jatinom Blitar di Kantor Desa, Rabu (22/10/2025) (Tagar.co/Agus Fawaid)

Kepala Desa Jatinom dukung Koperasi Merah Putih buka usaha penjualan pupuk. Selama ini, untuk beli pupuk, petani harus pergi ke luar desa. Membantu petani sekaligus memberi keuntungan koperasi

Tagar.co – Pemerintah Desa Jatinom menggelar pertemuan dengan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Rabu (22/10/2025). Lokasinya di Ruang Kepala Desa Jatinom, Dusun Jatisari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Pertemuan yang berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga 15:30 WIB ini membahas rencana usaha koperasi, terutama potensi usaha penjualan pupuk di dalam wilayah desa Jatinom

Acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Jatinom, Muhamad Daru Purwinanto, yang akrab disapa Win. Dia menegaskan bahwa potensi pertanian di Desa Jatinom cukup besar karena mayoritas warganya adalah petani.

“Petani kita banyak, lahan sawah juga luas. Tapi selama ini, untuk beli pupuk saja mereka harus pergi ke luar desa. Kalau KDMP bisa buka usaha jual pupuk di desa sendiri, tentu akan sangat membantu petani dan bisa memberi keuntungan untuk koperasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Nilasuwarna Blitar Eratkan Kebersamaan lewat Halalbihalal

Pertemuan ini dihadiri oleh kepala desa, perwakilan perangkat desa yang membidangi, ketua dan pengurus KDMP, serta pendamping KDMP. Diskusi berlangsung aktif, khususnya membahas langkah awal dan strategi usaha koperasi agar bisa memberikan manfaat langsung bagi warga desa.

Regulasi Pupuk Subsidi 

Pendamping KDMP, M. Yuhdi, memberikan arahan teknis tentang bagaimana cara dan prosedur jika KDMP ingin menjalankan usaha penjualan pupuk.

“Ada regulasi yang harus dipenuhi, termasuk perizinan dan kerjasama dengan distributor pupuk resmi. Tapi peluangnya sangat terbuka jika koperasi dikelola dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KDMP Jatinom, Waluyo, menyatakan dukungan dari pengurus koperasi terhadap rencana usaha ini.

“Kami akan bergerak. Kalau memang kebutuhan utama petani adalah pupuk, itu bisa jadi langkah awal KDMP untuk berkembang. Kami akan mulai dari situ,” kata Waluyo.

Kepala desa juga menekankan pentingnya menghimpun lebih banyak anggota koperasi. Termasuk mengajak kelompok tani dan kader desa agar bergabung.

“Kalau anggotanya banyak, koperasi bisa semakin kuat. Harapan saya, KDMP ini bukan cuma formalitas, tapi benar-benar aktif dan bermanfaat untuk warga,” tutup Win dalam pertemuan yang sekaligus menjadi penutup kegiatan siang itu.

Baca Juga:  Menilik Potensi Calon Murid di TK Alam Al-Ghifari

Dengan adanya dukungan langsung dari pemerintah desa dan partisipasi aktif para pihak terkait, rencana usaha penjualan pupuk oleh KDMP Jatinom diharapkan bisa segera terwujud dan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan petani setempat. (#)

Jurnalis Agus Fawaid. Penyunting Sugiran.