Feature

Kentongan Ajaib Mewarnai Tarhib Ramadan di Mugeb School 

36
×

Kentongan Ajaib Mewarnai Tarhib Ramadan di Mugeb School 

Sebarkan artikel ini
Kentongan ajaib memeriahkan Tarhib Ramadan di Mugeb School. Meriahnya penyambutan Ramadan dan pembukaan PKDA di Mugeb School sudah terasa sejak Rabu (26/2/2025) pagi. 
Minnah Tsabita, S.Pd. dan Nurul Fitriyah, S.Pd.I. membawakan lagu berjudul Ramadhan Tiba. (Tagar.co/Septemdira Intan Sari Suprobowati)

Kentongan ajaib memeriahkan Tarhib Ramadan di Mugeb School. Meriahnya penyambutan Ramadan dan pembukaan PKDA di Mugeb School sudah terasa sejak Rabu (26/2/2025) pagi.

Tagar.co – Pemandangan tak biasa terpampang di area lapangan timur SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School), Rabu (26/2/2025) pagi. Lapangan yang biasanya tampak lengang, kali ini riuh, penuh para peserta didik yang kompak mengenakan busana bernuansa putih.

Pagi itu ada seremoni dalam rangka Tarhib Ramadan (menyambut datangnya bulan suci Ramadan) sekaligus pembukaan program Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA). PKDA ini kegiatan rutin selama Ramadan mulai bulan Maret mendatang.

Kemunculan tiga bidadari cantik bersayap putih membuka seremoni pagi itu. Mereka adalah Minnah Tsabita, SP.d., Nurul Fitriyah, S.Pd.I., dan Raffah Wardani Hidayat, S.H. Ketiganya guru pengajar Mugeb School yang bertugas memandu acara.

Setelah menyapa para peserta didik dan berlanjut pembacaan doa, ada penampilan dari para pemandu acara.  Mereka membawakan lagu berjudul Ramadhan Tiba yang dipopulerkan oleh Opick.

“Karena sayang sekali suara Ustadzah yang sangat merdu ini kalau tidak dinyanyikan,” Fitri, sapaan akrab Nurul Fitriyah, berkelakar.

Baca Juga:  SD Mumtaz Siapkan Lulusan Unggul lewat Design Thinking

Musik pengiring mulai mengalun. Para peserta didik yang sudah familiar dengan lagu tersebut turut bernyanyi mengiringi nyanyian ketiga pemandu acara tersebut. Ini membuat suasana menjadi semakin semarak.

Kentongan ajaib memeriahkan Tarhib Ramadan di Mugeb School. Meriahnya penyambutan Ramadan dan pembukaan PKDA di Mugeb School sudah terasa sejak Rabu (26/2/2025) pagi. 
30 peraih predikat celengan kentongan “ajaib” infak Ramadan terbaik. (Tagar.co/Septemdira Intan Sari Suprobowati)

Peresmian Pembukaan PKDA

Tanpa terasa lantunan lagu telah usai, mengalihkan perhatian peserta didik pada rangkaian acara selanjutnya. Kepala Mugeb School Fony Libriastuti, M.Si. melangkah anggun menuju ke depan para peserta didik.

Mengawali sambutan dengan salam dan sapa, Fony menyampaikan harapannya bagi peserta didik dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. “Ustadzah berdoa, semoga anak-anak Mugeb School mendapat kesehatan sehingga nanti bisa melaksanakan puasa di bulan Ramadhan dengan sempurna,” ujarnya.

Setelahnya, berlangsung peresmian pembukaan PKDA dengan prosesi penabuhan kentongan oleh Fony bersama Murdiono, S.T., Ketua Bidang Pelayanan Sosial, Kifama, dan ZIS PCM GKB Gresik.

Seiring dengan berakhirnya sambutan dari kepala sekolah dan peresmian pembukaan program PKDA, acara berlanjut dengan pemberian apresiasi bagi hasil pembuatan celengan infak Ramadan berbentuk kentongan yang telah peserta didik buat sebelumnya.

Baca Juga:  Strategi Muhammadiyah Bojonegoro Menembus Batas Tradisional lewat Layar

Terdapat 30 peserta didik dari tiap kelas yang terpilih sebagai celengan kentongan terbaik. Pengisian celengan infak secara simbolis juga berlangsung untuk menandai mulainya perjalanan infak Ramadhan para peserta didik.

Kentongan ajaib memeriahkan Tarhib Ramadan di Mugeb School. Meriahnya penyambutan Ramadan dan pembukaan PKDA di Mugeb School sudah terasa sejak Rabu (26/2/2025) pagi. 
Murdiono, S.T. menyampaikan motivasi bertajuk ‘Bersama Meraih Keberkahan Ramadhan’. (Tagar.co/Septemdira Intan Sari Suprobowati)

Pentingnya Menjaga Tangan

Selanjutnya, tibalah giliran Murdiono untuk menyampaikan motivasi kepada para peserta didik Mugeb School. Ia membuka dengan pertanyaan, “Siapa yang senang dengan datangnya bulan Ramadhan? Lebih senang mana dengan saat datangnya momen Lebaran?”

Para peserta didik sontak menyerukan jawaban, mereka lebih senang dengan kehadiran momen Lebaran. Ini membuat Murdiono tergelak.

“Ya terbalik, terbalik namanya. Senangnya di bulan Ramadan. Karena saat Ramadan, semua amalan dilipatgandakan pahalanya. Sementara begitu Lebaran, semuanya kembali seperti semula,” jelasnya.

Lebih lanjut, Murdiono menyampaikan pentingnya menjaga perilaku diri selama bulan suci Ramadan. Sebab esensi Ramadan adalah perisai diri.

“Selama bulan Ramadan, kita wajib untuk menjaga lisan, mata, dan hati. Tapi dari semuanya, yang terpenting adalah menjaga tangan, sebab seringkali ketika anak-anak memainkan ponsel sampai lupa waktu. Itu dapat mengurangi pahala puasa.”

Baca Juga:  Wajah Baru Muhammadiyah Banjarsari Siap Beraksi

Sebagai pamungkas, Murdiono memaparkan, kentongan milik peserta didik adalah kentongan ajaib. Sebab, semakin rajin dan banyak mereka mengisinya, maka semakin besar pula peluang mereka untuk mendapatkan pahala. Selain itu, bonusnya, mendapat apresiasi dari sekolah.

Di akhir seremoni, peserta didik dan juga para guru Mugeb School melaksanakan pawai. Mereka berjalan mengelilingi lingkungan sekitar sekolah. Akhirnya, bazar Ikatan Wali Murid (Ikwam) Mugeb School menutup rangkaian kegiatan siang itu. (#)

Jurnalis Septemdira Intan Sari Suprobowati Penyunting Sayyidah Nuriyah