Feature

Kembangkan Aplikasi E-Como dan Jagarasa, Mahasiswa UM Surabaya Bantu Efisiensi KBM

40
×

Kembangkan Aplikasi E-Como dan Jagarasa, Mahasiswa UM Surabaya Bantu Efisiensi KBM

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Kelompok 27 UM Surabaya menampilkan gadget yang berisi Aplikasi E-Como dan Jagarasa (Tagar.co/Istimewa)
Mahasiswa KKN Kelompok 27 UM Surabaya menampilkan gadget yang berisi Aplikasi E-Como dan Jagarasa (Tagar.co/Istimewa)

Mahasiswa KKN Kelompok 27 UM Surabaya mengimplementasikan Aplikasi E-Como dan Jagarasa. Aplikasi ini membantu proses KBM di SDN 1 dan 2 Nglinggo lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Tagar.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 27 Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya mengimplementasikan Aplikasi Hilirisasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Kegiatan dilakukan di SDN 1 dan SDN 2 Nglinggo, Nganjuk, Jawa Timur. Acara berlangsung Senin, (11/8/2025. Tujuannya untuk mendukung upaya digitalisasi pendidikan di wilayah pedesaan. Selain itu agar mempermudah proses administrasi pembelajaran, meningkatkan akses materi ajar, serta memfasilitasi komunikasi antara guru, siswa, dan wali murid.

Aplikasi tersebut bernama E-Como dan Jagarasa. Ini merupakan aplikasi yang dibuat oleh Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya guna kelancaran dan efisiensi proses mengajar bagi generasi Z (Gen-z).

Ketua KKN Kelompok 27 Deni Muriawan, menjelaskan, aplikasi ini dikembangkan berbasis teknologi sederhana agar mudah dioperasikan oleh guru dan siswa, meskipun infrastruktur internet di desa masih terbatas. “Kami ingin menghadirkan solusi yang tepat guna, sehingga guru dan siswa dapat terbiasa memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Mahasiswa UMG Hadirkan Tandon Air Otomatis, Dukung Kenyamanan Ibadah Ramadan di Masjid Desa

Proses implementasi dilakukan melalui beberapa tahap. Pertama pelatihan penggunaan aplikasi bagi guru. Kedua uji coba di kelas. Ketiga evaluasi bersama untuk mengidentifikasi fitur yang perlu ditingkatkan. Pihak sekolah menyambut positif inovasi ini, menganggapnya sebagai langkah maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Nglinggo.

Kepala SDN 1 Nglinggo Wunik Nurasi, mengungkapkan apresiasinya. “Kami merasa terbantu sekali. Sekarang guru bisa mengelola jadwal, nilai, dan materi dengan lebih cepat dan rapi,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala SDN 2 Nglinggo Suharni juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 27 UM Surabaya. “Saya ucapkan terima kasih kepada mahasiswa UM Surabaya atas aplikasi KBM yang sangat berkesan untuk anak-anak saat ini. Karena melihat zaman yang mulai berkembang kita tidak akan jauh dari gadget,” katanya.

Melalui program ini, diharapkan proses KBM di SDN 1 dan 2 Nglinggo menjadi lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sehingga memberikan dampak positif bagi mutu pendidikan di pedesaan. (#)

Jurnalis Aditya Fadel Penyunting Nely Izzatul