
IPM SMP Mutiara menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan. Mengasah jiwa kepemimpinan sejak dini.
Tagar.co – Semangat muda membara di aula SMP Mutiara pada Rabu, 18 Desember 2024. Puluhan siswa-siswi yang tergabung dalam Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Mutiara berkumpul untuk mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).
Acara yang digelar untuk mempersiapkan pimpinan periode 2024-2025 ini bagaikan kawah candradimuka yang menempa jiwa kepemimpinan para kader muda Muhammadiyah.
Di bawah bimbingan Sony Elvianto Hermawan, Kepala Bidang Perkaderan Pimpinan Cabang IPM Bawean, para peserta diajak menyelami esensi kepemimpinan. Bukan sekadar tentang jabatan, melainkan tentang tanggung jawab, disiplin, dan seni berkomunikasi yang efektif.
Baca juga: Pimpinan Ranting IPM SMP Mutiara Bawean Dilantik
Sony, dengan lugas, memaparkan gambaran tugas dan tanggung jawab masing-masing bidang dalam kepengurusan IPM.
“Sebagai pimpinan IPM di sekolah, kalian memiliki peran vital untuk membawa nilai-nilai positif,” ujarnya. “Jadilah pejuang amar ma’ruf nahi mungkar, mengajak kepada kebaikan dan mencegah dari keburukan, sehingga memberikan dampak positif bagi diri sendiri, sesama siswa, dan sekolah.”
Lebih lanjut, Sony menekankan pentingnya perubahan ke arah yang lebih baik. “Menjadi lebih baik dari hari kemarin, itulah poin yang harus kita tanamkan,” tegasnya. Ia memberikan contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Misalnya, jika kemarin masih suka buang sampah sembarangan, sekarang sebagai pimpinan, kalian harus memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan. Ketika melihat teman melakukan kesalahan, nasihati dan beri contoh yang baik,” paparnya.
Ia menambahkan, “Hal sederhana ini saja sudah mencakup tiga poin penting: mengajak kebaikan, mencegah keburukan, dan membawa dampak positif.”
Selain itu, Sony juga memberikan contoh dalam hal ibadah. “Ketika waktu salat Zuhur tiba, jangan menunggu dipanggil guru. Segera ke musala dan bantu guru mengoordinasi siswa lain untuk salat berjemaah,” ujarnya, menekankan pentingnya inisiatif dan keteladanan.

Diskusi Menarik
Tak hanya teori, LDK ini juga diwarnai dengan sesi diskusi kelompok dan simulasi kepemimpinan. Para peserta tampak antusias, bersemangat mengemukakan ide dan beradu argumen.
Suasana cair dan penuh semangat itu mencerminkan harapan besar yang tertanam di pundak para kader muda ini. Melalui interaksi aktif ini, para siswa didorong untuk berpikir kritis, bekerja sama, mengatasi tantangan, dan mengambil keputusan yang bijak.
LDK ini bukan hanya tentang belajar berorganisasi, tapi juga tentang menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini. Belajar kepemimpinan sejak bangku sekolah, menurut Sony, memberikan bekal berharga bagi masa depan.
“Kepemimpinan itu bukan tentang posisi, tapi tentang aksi. Dengan mengikuti LDK ini, kalian sedang mengasah kemampuan untuk menjadi agen perubahan, pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini ditutup dengan evaluasi dan harapan. Harapan agar seluruh anggota PR IPM SMP Mutiara dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata, tak hanya bagi organisasi, tapi juga bagi lingkungan sekitar.
Wajah-wajah optimis para peserta seakan menjadi cerminan masa depan IPM yang cerah, siap mengemban amanah dan menebar kebaikan di bawah panji-panji Muhammadiyah.
Semangat dan antusiasme yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa PR IPM SMP Mutiara serius dalam mencetak generasi pemimpin masa depan yang berkarakter, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi bangsa.
Dengan bekal yang diperoleh dari LDK ini, diharapkan para kader muda ini mampu menjadi teladan, membawa perubahan positif, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya, serta melanjutkan misi mulia IPM sebagai organisasi pelajar yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kebangsaan. (#)
Jurnalis Lailatul Hosna Penyunting Mohammad Nurfatoni












