Feature

Indahnya Kebersamaan, saat Ponpes Al-Fattah Sidoarjo Memulai Tradisi Buka Puasa

34
×

Indahnya Kebersamaan, saat Ponpes Al-Fattah Sidoarjo Memulai Tradisi Buka Puasa

Sebarkan artikel ini
Santri putri Ponpes Al-Fattah menunggu azan Maghrib dengan tadarus Al-Quran (Tagar.co/Nur Djamilah)

Pondok Pesantren Al-Fattah Sidoarjo merayakan awal Ramadan dengan buka puasa bersama. Tradisi ini bukan sekadar makan bersama, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, ukhuwah, dan nilai-nilai keimanan.

Tagar.co – Suasana kebersamaan terasa begitu kental di Pondok Pesantren Al-Fattah Sidoarjo pada Sabtu, 1 Februari 2025. Di hari pertama bulan suci Ramadan, para santri putra dan putri berkumpul di masjid pondok pesantren untuk mengikuti acara buka puasa bersama. Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan pondok setiap tahunnya selama bulan penuh berkah ini.

Drs. K.H. Ainun Rofik, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fattah Sidoarjo, menegaskan bahwa buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan makan bersama, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai sunah Rasulullah Saw.

Baca juga: Program Ramadan Inspiratif di Pondok Pesantren Al-Fattah Sidoarjo

“Kami mengajarkan kepada para santri untuk berbuka dengan tertib, membatalkan puasa terlebih dahulu dengan takjil, kemudian melaksanakan salat Magrib sebelum menyantap makanan utama. Selain itu, barisan rapi yang mereka bentuk menunjukkan kedisiplinan dan kebersamaan di antara mereka,” tuturnya.

Baca Juga:  Kenyang dari Sampah Masjid

Rangkaian Kegiatan yang Penuh Makna

Sejak pukul 17.00 WIB, para santri telah memenuhi masjid untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an. Kegiatan membaca kitab suci ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kelancaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga memperdalam pemahaman mereka terhadap ajaran Islam.

Menjelang waktu berbuka, tepat pukul 17.30 WIB, santri putra dan putri bersiap di tempat masing-masing. Mereka berbaris rapi, menanti dengan penuh antusias saat-saat berbuka. Ketika azan Magrib berkumandang, mereka membatalkan puasa dengan i berupa kurma, kue, dan minuman manis. Setelah itu, mereka segera menunaikan salat Magrib berjemaah di masjid.

Usai salat, suasana semakin akrab saat para santri menikmati makan malam bersama. Di momen ini, selain menyantap hidangan, mereka juga berbincang-bincang dan berbagi cerita, mempererat persaudaraan di antara mereka. Kegiatan ini tidak sekadar memenuhi kebutuhan jasmani, tetapi juga menjadi ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Momentum Meningkatkan Keimanan dan Kedisiplinan

Moh. Fauzan, Lc., M.Pd., salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Al Fattah, menekankan pentingnya menjaga tradisi buka puasa bersama ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga merupakan sarana untuk meningkatkan keimanan dan mempererat silaturahmi.

Baca Juga:  Pembekalan Praktik Dakwah Lapangan Santri Al-Fattah Ditutup dengan Materi Panca Jiwa Pondok

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momen bagi para santri untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt serta membangun kebersamaan dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Buka puasa bersama di Pondok Pesantren Al-Fattah Sidoarjo menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai kebersamaan, keimanan, dan kedisiplinan dapat tertanam melalui kegiatan yang sederhana tetapi penuh makna. Semoga tradisi ini terus berjalan dan memberikan manfaat bagi para santri serta menginspirasi banyak orang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari. (#)

Jurnalis Nur Djamilah Penyunting Mohammad Nurfatoni