Feature

Ihsan dalam Berkawan dan Berpisah

76
×

Ihsan dalam Berkawan dan Berpisah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Freepik/AI

Islam mengajarkan bukan hanya cara menjalin persahabatan, tetapi juga cara berpisah dengan kebaikan. Dari situlah hati terjaga dari kebencian dan permusuhan.

Oleh Muhammad Damanhuri alias Ustaz Dayak, Ketua Yayasan Kejayaan Mualaf Indonesia; Ketua Umum Lembaga Majelis Taklim Mualaf Kalimantan Barat; dan Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Pontianak. Bersama Muallaf Kita Mampu!

Tagar.co – Masyaallah, di malam 23 Ramadan ini hampir setiap masjid ramai orang yang beritikaf. Tentunya setiap muslim yang beriman berlomba-lomba menuju masjid untuk mengambil posisi duduk masing-masing sesuai kenyamanannya untuk beritikaf, bertakarub kepada Allah agar bisa mendapatkan Lailatulqadar.

Namun, bagi yang hanya Islam secara status, terkadang hanya sekadar pergi ke masjid lalu duduk, bermain handphone, atau mengobrol sepanjang malam.

Baca juga: Sikap Ihsan: Menepati Janji

Sebagai manusia yang diciptakan Allah dan pengikut Nabi Muhammad Saw., seharusnya kita tidak bosan-bosannya belajar demi menambah keilmuan dan pemahaman dalam agama.

Karena itu, mari kita belajar kembali dan melanjutkan kajian kita dalam kitab Syajaratul Ma’arif, Bab 11 tentang Ihsan dengan Akhlak dan Perbuatan. Dalam bab ini terdapat beberapa subbab. Pada hari kedua puluh tiga Ramadan ini kita akan membahas:

Baca Juga:  Merawat Iman Para Mualaf Pontianak lewat Pesantren Ramadan

Ihsan dalam Berkawan dan Berpisah

Allah Swt. berfirman, “Maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik.” (Ath-Thalaq: 2).

Dan Dia berfirman, “Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang makruf atau menceraikan dengan cara yang baik.” (Al-Baqarah: 229).

Serta firman-Nya, “Dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.” (Al-Muzzammil: 10).

Nabi Ibrahim As. berkata kepada ayahnya, “Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu. Aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhan.” (Maryam: 47).

Dan Allah berfirman, “Kesejahteraan atas dirimu. Kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.” (Al-Qashash: 55).

Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah mewajibkan ihsan kepada segala sesuatu.” (HR. Muslim: 1955 dari Syaddad bin Aus secara marfu’).

Bersahabat dan berpisah dengan baik adalah cara merawat cinta serta menghindari kebencian dan permusuhan. Hati cenderung mencintai orang yang berbuat baik kepadanya dan membenci orang yang berbuat buruk kepadanya. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni