Feature

Gita Taruna Muda Kembali Bangkit, Tampil Perdana di Karnaval Desa

41
×

Gita Taruna Muda Kembali Bangkit, Tampil Perdana di Karnaval Desa

Sebarkan artikel ini
Gita Taruna Muda, grup drumben milik Perguruan Muhammadiyah Padangbandung, Dukun, Gresik, kembali bangkit setelah delapan tahun vakum. Mereka tampil perdana di karnaval desa.
 Gita Taruna Muda di karnaval kemerdekaan Desa Padangbandung, Kecamatan Dukun, Gresik, Jawa Timur. (Tagar.co/Nur Halisa)

Gita Taruna Muda, grup drumben milik Perguruan Muhammadiyah Padangbandung, Dukun, Gresik, kembali bangkit setelah delapan tahun vakum. Mereka tampil perdana di karnaval desa.

Tagar.co — Grup drumben Gita Taruna Muda kembali menggebrak setelah delapan tahun lamanya terlelap. Grup gagasan tiga lembaga di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Padangbandung, yakni SD Muhammadiyah 1 Dukun, SD Muhammadiyah 2 Dukun, serta MTs. Muhammadiyah 1 Dukun ini, tampil perdana dalam karnaval kemerdekaan Desa Padangbandung, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Mereka tampil kompak mengenakan seragam Hizbul Wathan (HW) lengkap dengan topi biru berlogo HW. Siswa laki-laki memimpin di depan. Sementara itu, sang Merah Putih turut berkibar berdampingan dengan bendera Muhammadiyah di barisan depan.

Kembalinya Gita Taruna Muda menjadi awal kebangkitan bagi Perguruan Muhammadiyah Dukun. Hal ini tersampaikan oleh Muhammad Musholli, S.Pd., Kepala SD Muhammadiyah 2 Dukun sekaligus pembina drumben.

“Grup ini terbentuk tahun 2006 dan menjadi tenar hingga sering tampil di beberapa tempat. Namun, di usianya yang menginjak sebelas tahun, Gita Taruna perlahan meredup. Ditambah lagi dengan pandemi Covid-19, Gita Taruna hampir kehilangan nyawa dan terlupakan oleh masyarakat. Kini, di tahun 2025, kita tampil perdana di karnaval kemerdekaan Padangbandung,” ujar Musholli.

Baca Juga:  The Jungle of Mumtaz: Nuansa Rimba di Jantung Sekolah sebagai Ruang Belajar

Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap para anggota drumben. “Anak-anak ini hebat. Padahal baru pertama tampil, tetapi mereka kuat berjalan dengan rute yang lumayan panjang ini. Dengan membawa alat seberat itu, jalan kaki, wis jos banget,” lanjutnya dengan bangga.

Baca Juga: Juri LLSMS Tinjau Taman Karakter Hewan di SD Mutu Dukun

Gita Taruna Muda, grup drumben milik Perguruan Muhammadiyah Padangbandung, Dukun, Gresik, kembali bangkit setelah delapan tahun vakum. Mereka tampil perdana di karnaval desa.
Gita Taruna Muda di pembukaan karnaval kemerdekaan Desa Padangbandung, Kecamatan Dukun, Gresik. (Tagar.co/Nova Dwi Nur Rohmah)

Antusiasme di Luar Dugaan

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTs. Muhammadiyah 1 Dukun, Muhammad Fathoni, M.Pd., sepakat dengan Musholli. Ia juga menyatakan bangga dan mengapresiasi seluruh siswanya.

Berdasarkan kesepakatan bersama, sambungnya, seluruh personel drumben adalah siswa MTs. Muhammadiyah 1 Dukun yang berasal dari luar Desa Padangbandung.

“Karnaval ini adalah acara desa yang terselenggara dua tahun sekali. Banyak anak-anak yang antusias ikut meramaikan dengan bergabung di RT masing-masing. Oleh karena itu, untuk saat ini yang dipilih adalah murid-murid yang berasal dari luar Padangbandung,” ungkap Fathoni.

Ia menambahkan, meskipun hanya memiliki durasi latihan enam hari, para muridnya berhasil memukau penonton saat menjadi penampilan pembuka karnaval akbar Desa Padangbandung. Gema alat musik drumben Gita Taruna Muda kini kembali terdengar.

Baca Juga:  Di Aula Bersejarah, Ketua Umum PPNA Menitipkan Masa Depan ke Kader Nasyiah Gresik

Ke depannya, Gita Taruna Muda akan kembali aktif. Grup ini akan melibatkan gabungan siswa dari tiga lembaga dan bersiap menggetarkan semangat Perguruan Muhammadiyah Padangbandung. (#)

Jurnalis Nur Halisa Penyunting Sayyidah Nuriyah