Feature

Famuba Melesat: SMK Muhammadiyah Lebaksiu Dipuji Majelis Dikdasmen PP atas Prestasi dan Kolaborasi

39
×

Famuba Melesat: SMK Muhammadiyah Lebaksiu Dipuji Majelis Dikdasmen PP atas Prestasi dan Kolaborasi

Sebarkan artikel ini
Foto bersama anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah dan tuan rumah

Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah mengapresiasi kemajuan SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Dari peningkatan mutu hingga inovasi pendidikan, Famuba dinilai berhasil menjadi contoh sekolah kejuruan Muhammadiyah yang berkemajuan.

Lebaksiu, Tagar.co – Udara pagi yang hangat menyambut kehadiran para tokoh pendidikan Muhammadiyah di kampus utama SMK Muhammadiyah Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (16/7/2025). Di balik suasana penuh keakraban, terselip semangat besar untuk mendorong mutu pendidikan agar semakin unggul dan berkemajuan.

Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar kegiatan pengarahan dan pembinaan yang diikuti para guru, tenaga kependidikan, pengurus Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Lebaksiu, serta unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lebaksiu.

Baca juga: Kolaborasi UMK dan Uhamka: Menginspirasi Guru SD di Kupang lewat Pembelajaran Mendalam

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pengelola dan pendidik dalam mengembangkan amal usaha Muhammadiyah, khususnya SMK Muhammadiyah Lebaksiu, yang dikenal dengan nama Famuba.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala SMK Muhammadiyah Lebaksiu, Andi Riswandi, S.H., M.Pd., yang memaparkan perkembangan sekolah. Ia menegaskan bahwa SMK Famuba terus menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam berbagai aspek, baik akademik, nonakademik, maupun pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga:  Seminar Internasional Olympicad 2026 Buka Jalan Kerja Sama Pendidikan Dunia

“Kami optimis, dengan semangat kolaboratif dan tekad kuat, Famuba akan terus tumbuh menjadi sekolah kejuruan yang unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman,” ujarnya memberi semangat.

Sesi pengarahan diisi dengan materi kebijakan pendidikan terkini, mulai dari penguatan kompetensi kejuruan, peningkatan kapasitas guru, hingga strategi penyediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran. Para peserta juga diajak menyelami tantangan pendidikan kontemporer, termasuk perubahan minat peserta didik pada jenjang pendidikan menengah.

Dalam forum diskusi yang terbuka dan penuh partisipasi, muncul perumpamaan menarik dari salah satu pemateri: bahwa peserta didik ibarat jemaah pengajian, yang memerlukan pembinaan ruhani dan intelektual dari para guru. Di sinilah pentingnya peran guru sebagai pendidik sekaligus pembimbing yang penuh kasih.

Diskusi juga menjadi ruang bagi para guru untuk berbagi pengalaman, menyampaikan kendala, serta menawarkan solusi. Forum ini menjelma sebagai ladang kolaborasi dan inovasi, menjawab tantangan pendidikan dengan pendekatan yang kontekstual dan aplikatif.

Anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Hendra Apriyadi, M.Pd., yang turut hadir dan mendampingi kegiatan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kemajuan Famuba. “Prestasi yang diraih SMK Muhammadiyah Lebaksiu adalah bukti nyata dari kerja keras dan kolaborasi semua elemen sekolah. Ini patut dibanggakan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Konferensi Internasional PAUD Tegaskan Komitmen Indonesia pada Wajib Belajar 13 Tahun

Sementara itu, Dr. Ir. M. Bakrun Dahlan, M.M., selaku Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, menekankan pentingnya menjaga ritme kemajuan dan tidak berpuas diri.

Ia berharap Famuba terus mencetak lulusan yang siap kerja, terampil, dan unggul di dunia usaha maupun industri. “Kami berharap Famuba menjadi pelopor sekolah kejuruan Muhammadiyah yang mampu menjawab kebutuhan zaman dan membentuk generasi yang mandiri dan profesional,” tegasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan refleksi bersama, meneguhkan semangat untuk terus mengembangkan pendidikan Muhammadiyah yang berkualitas, berbasis nilai, dan relevan dengan tantangan masa depan. (#)

Jurnalis Mubarok dan Hendra Apriyadi Penyunting Mohammad Nurfatoni