
Disdukcapil Go to School (GTS) beraksi di SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Selain perekaman KTP elektronik siswa, juga dilakukan sosialisasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Tagar.co – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur mengunjungi SMA Muhammadiyah 3 Tulangan (Smamuga) Sidoarjo, Senin (14/1/2025).
Kunjungan ini bagian dari program Jemput Bola Terpadu (JBT) GTS (Go to School) untuk mendukung perekaman Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan pembuatan KTP elektronik.
PLT Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Arief Sumeru S.STP, M.HP, menjelaskan, kunjungan ke Smamuga bertujuan untuk, pertama, memberikan layanan perekaman KTP elektronik (e-KTP) bagi siswa pemula berusia 16 hingga 17 tahun.
“Kedua adalah untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi siswa, guru, dan staf Smamuga. Dan ketiga, sosialisasi fitur dan manfaat IKD kepada para peserta,” ujarnya kepada 300 siswa kelas XI dan XII yang memadati Hall Smamuga lantai 3.
“Program ini juga bertujuan memastikan siswa-siswi sudah terekam dalam sistem sehingga tidak perlu melakukan perekaman ulang di masa mendatang,” tambah Arief, sapaan akrabnya.
Proses dan Hasil
Data awal menunjukkan ada 322 siswa yang menjadi target layanan. “Dari jumlah tersebut, 199 siswa telah berhasil melakukan perekaman e-KTP. Sementara sisanya, 123 siswa juga sudah kita lakukan perekaman hari ini,” terangnya.
Untuk kelancaran kegiatan, Disdukcapil membagi layanan ke dalam dua lokasi, yaitu untuk perekaman KTP elektronik dan sosialisasi aktivasi IKD. Selain itu, layanan ini juga mencakup berbagai fitur IKD, seperti pembuatan Kartu Keluarga (KK), perubahan data golongan darah, pekerjaan, pendidikan, dan akta kelahiran.
“Bagi siswa yang berasal dari luar Kabupaten Sidoarjo, proses perekaman tetap bisa di sini. Tetapi hasil cetak dokumen akan terkirim ke kabupaten atau kota asal masing-masing,” jelasnya.
Target Jangkau 40 Sekolah
Anggota DPRD Sidoarjo dari Komisi A, Reza Alif dan Syaifuddin, turut hadir memantau pelaksanaan kegiatan. Keduanya memberikan apresiasi atas inovasi layanan jemput bola tersebut.
Arief menambahkan, program GTS merupakan bagian dari inovasi Disdukcapil yang telah berjalan selama 2-3 tahun terakhir. “Tahun ini, Disdukcapil menargetkan dapat menjangkau 30 hingga 40 sekolah, tergantung kalender pendidikan masing-masing SMA,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Smamuga, Hartatik S.Pd, menyambut baik program ini. Dia berharap seluruh siswa dapat menyelesaikan proses perekaman KTP dan aktivasi IKD.
“Kami berterima kasih kepada Disdukcapil Sidoarjo dan anggota DPRD Komisi A yang mendampingi kegiatan ini. Semoga sinergitas antara SMA Muhammadiyah 3 Tulangan dan Pemerintah Daerah Sidoarjo terus terjalin dengan baik,” ujarnya.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik dalam mendukung digitalisasi kependudukan dan mempermudah akses layanan publik bagi generasi muda,” tuturnya. (#)
Jurnalis Zulkifli Penyunting Sugiran












