Feature

Di Ujung Pengabdian, IPM Junio Mugeb Raih Penghargaan Terfavorit Se-Kabupaten Gresik

326
×

Di Ujung Pengabdian, IPM Junio Mugeb Raih Penghargaan Terfavorit Se-Kabupaten Gresik

Sebarkan artikel ini
IPM Junio Mugeb raih penghargaan. Mereka buktikan semangat berkarya tak pernah padam, meski di tengah masa purnatugas.
IPM Junio Mugeb terima penghargaan di Milad Ke-64 IPM. (Tagar.co/Rahmat Arianto)

Para pelajar berjas kuning kebanggaan IPM raih penghargaan. Mereka buktikan semangat berkarya tak pernah padam, meski di tengah masa purnatugas.

Tagar.co — Gedung Nasional Gresik (GNI) penuh semangat para kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ahad (3/8/2025). Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Gresik menggelar resepsi Milad ke-64 IPM sekaligus menghelat ajang penghargaan IPM Award.

Pada acara ini, hadir perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik dan seluruh organisasi otonom (Ortom) tingkat kabupaten. Hal ini menjadi penanda kiprah panjang IPM dalam membina pelajar.

Sejak pukul 13.00 WIB, para nominator sudah memadati GNI, termasuk para pelajar dari jenjang Sekolah Dasar (SD). Pasalnya, salah satu kategori penghargaannya ada IPM Kids Terfavorit.

Tepat pukul 15.00 WIB, MC mengumumkan penghargaan. Tepuk tangan meriah menggema saat IPM Junio Mugeb Primary School mereka sebut. Dua pelajar berjas kuning kebanggaan IPM, M. Grissee Alfachrizi dan Alvin Abdillah Arfa, melangkah bangga ke atas panggung untuk menerima penghargaan.

IPM Junio Mugeb bersama pembina Rahmat Arianto. (Tagar.co/Istimewa)

Pengalaman Berharga di Ujung Pengabdian

Di atas panggung, M. Grissee Alfachrizi, Koordinator Bidang Lingkungan Hidup, berbagi kesan mendalam. “Menjadi anggota IPM itu saya bisa mencoba hal baru. Keren, walau kita sudah mau purnatugas,” ungkap Fachri, menggambarkan pengalaman berharganya.

Baca Juga:  Kisah Tiga Siswi MI Muhammadiyah Daun Ikuti Upgrading IPM Kids 2025

Senada dengan Fachri, Alvin, Wakil Ketua IPM Junio, juga menyampaikan rasa senangnya. “Saya senang mengikuti organisasi IPM, saya bisa belajar berorganisasi,” katanya. Setelah menyampaikan kesan, keduanya menerima vandel penghargaan berbentuk logo IPM.

Rahmat Arianto, S.Pd., guru pembina IPM Junio Mugeb Primary School, menilai momen ini sangat berkesan. “Ini menjadi salah satu pemantik semangat para kader IPM di Kabupaten Gresik, khususnya IPM Junio Mugeb Primary School,” ungkapnya.

Sayangnya, Fatih Asyraff Putrahendri tidak dapat hadir sampai akhir acara karena pada jam yang sama ia harus menerima medali perak dalam kejuaraan taekwondo. Juara II Kyorugi Pra Cadet M-30 Kelas Prestasi Kejuaraan Taekwondo Piala Walikota Surabaya 2025 Se-Jawa Timur

Bagi Rahmat, keberhasilan IPM Junio meraih nominasi IPM Kids Terfavorit se-Kabupaten Gresik adalah kejutan yang membanggakan. “Alhamdulillah wa syukurillah, la haula wa la quwwata illa billah,” ucapnya penuh syukur.

Kemudian Rahmat menambahkan, “Tak ada kata syukur yang patut kita ucapkan selain kalimat thayyibah tersebut. Bersyukur dan bahagia. Semoga ke depannya IPM Junio semakin jaya!” (#)

Baca Juga:  Menapak Jejak Bahari di Gedung Heritage

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni