Feature

Darul Arqam SMK Pemuda Krian: Tiga Hari Menumbuhkan Nilai-Nilai Kebaikan

22
×

Darul Arqam SMK Pemuda Krian: Tiga Hari Menumbuhkan Nilai-Nilai Kebaikan

Sebarkan artikel ini
Selama tiga hari, siswa SMK Pemuda Krian mengikuti kegiatan Darul Arqam yang menanamkan nilai-nilai keislaman, memperdalam ibadah, dan membentuk karakter Islami untuk menyambut bulan suci Ramadan.
Foto bersama Ustaz Burhanudin (Sekretaris PDM Sidoarjo) dan warga SMK Pemuda Krian di Masjid Muhtadin, Kamis (20/03/2025). (Tagar.co/Inggar Tri Agustin Mawarni)

Selama tiga hari, siswa SMK Pemuda Krian mengikuti kegiatan Darul Arqam yang menanamkan nilai-nilai keislaman, memperdalam ibadah, dan membentuk karakter Islami untuk menyambut bulan suci Ramadan.

Tagar.co – Kamis pagi, 20 Maret 2025, suasana Masjid Muhtadin SMK Pemuda Krian, Sidoarjo, terasa berbeda dari biasanya. Ratusan siswa berkumpul dengan penuh semangat meskipun sedang menjalani puasa Ramadan. Hari itu menjadi pembuka rangkaian kegiatan Darul Arqam, sebuah program pembinaan karakter Islami yang digelar selama tiga hari untuk menyambut bulan suci.

Darul Arqam, yang berlangsung dari 20 hingga 22 Maret, bertujuan memperdalam pemahaman agama dan menumbuhkan kebiasaan ibadah di kalangan siswa. Kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas religius seperti salat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, kajian Islami, serta kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.

Baca juga: Menyemai Ketakwaan di SMK Pemuda Krian

Acara diawali dengan salat dhuha bersama, dilanjutkan sambutan dari Kepala SMK Pemuda Krian Desy Kartikaningtyastuti, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, meskipun sedang berpuasa.

Baca Juga:  DANA dan Pertaruhan Ideologi Kader Nasyiatul Aisyiyah

“Kegiatan ini adalah bagian dari pembinaan karakter Islami di sekolah. Kami berharap Darul Arqam bisa membentuk kebiasaan baik yang akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya di bulan Ramadan,” tuturnya.

Foto siswa SMK Pemuda Krian tadarus di Masjid Muhtadin, Kamis (20/3/2025). (Tagar.co/Inggar Tri Agustin Mawarni)

Hari pertama Darul Arqam diisi dengan dua materi utama. Materi pertama bertema “Niat dan Kesadaran Diri” disampaikan oleh Ustaz Burhanudin, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). Ia menekankan pentingnya membangun niat yang kuat dengan kesadaran yang tinggi.

“Niat tanpa kesadaran bisa terhambat oleh kebiasaan buruk atau pola pikir negatif. Kesadaran adalah kemampuan mengenali pikiran, perasaan, dan perilaku diri sendiri,” jelasnya.

Materi kedua bertema “Ibadah Bukan Sekadar Ritual”, dibawakan oleh Fransy Herani, S.Pd.I., guru agama di sekolah tersebut. Ia mengajak siswa untuk memaknai ibadah dalam cakupan yang lebih luas.

“Ibadah tidak hanya soal salat, puasa, zakat, dan haji. Setiap perbuatan baik yang diniatkan karena Allah adalah ibadah. Bahkan sikap tolong-menolong, disiplin, dan kejujuran pun bisa menjadi ibadah jika disertai niat yang ikhlas,” paparnya.

Baca Juga:  Darul Arqam Vocatama Tempa Karakter Islami Siswa Hadapi Dunia Kerja

Sesi tanya jawab setelah pemaparan materi berlangsung hangat. Para siswa antusias bertanya, dan setiap pertanyaan dijawab langsung oleh pemateri, membuat suasana diskusi terasa hidup dan bermakna.

Annisa Hidayatus, siswi kelas XI DKV, mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari materi hari pertama.

“Saya jadi lebih sadar pentingnya niat dan kesadaran diri dalam melakukan sesuatu. Dan saya paham bahwa ibadah bukan hanya ritual, tapi juga harus tercermin dalam sikap sehari-hari. Semua aspek kehidupan bisa jadi ladang pahala,” ungkapnya.

Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan ditutup dengan salat zuhur berjamaah. Para siswa kemudian dipersilakan pulang, dengan harapan membawa pulang pula nilai-nilai keislaman yang telah mereka pelajari.

Inang Ayu, S.Pd., wali kelas XII AKL, mengapresiasi semangat siswa di hari pertama.

“Alhamdulillah, siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Semoga nilai-nilai Islam yang mereka pelajari bisa terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia,” ujarnya.

Darul Arqam di SMK Pemuda Krian tak hanya menjadi rutinitas menyambut Ramadan. Ia menjadi ruang tumbuhnya karakter, tempat para siswa belajar memaknai ibadah secara utuh, dan menjadi pribadi yang lebih sadar, ikhlas, dan bertanggung jawab — di bulan suci maupun di luar Ramadan. (#)

Baca Juga:  Demokrasi Pelajar di SMK Pemuda Krian, Lima Kandidat Berebut Amanah Ketua Umum IPM

Jurnalis Inggar Tri Agustin Mawarni Penyunting Mohammad Nurfatoni