
Sentuhan Jepang hadir di Sekolah Kreatif Baratajaya! Siswa antusias belajar budaya Negeri Sakura bersama Horikoshi Sensei. Dari bahasa, yukata, hingga chicken katsu, pengalaman berkesan terukir.
Tagar.co – Suasana ceria penuh antusiasme terpancar dari wajah siswa kelas 5 Sekolah Kreatif Baratajaya pada Kamis (23/1/2025). Halaman sekolah dipenuhi riuh rendah nyanyian lagu Inu No Omawari San (Anjing Jadi Polisi), sebuah melodi khas Jepang, sebagai penyambutan istimewa bagi Horikoshi Toshiteru Sensei.
Kedatangan guru tamu dari Jepang ini merupakan bagian dari program Guest Teacher Nihongo Partner Japan Foundation, sebuah inisiatif yang bertujuan memperkenalkan budaya dan bahasa Jepang kepada para siswa.
Baca juga: Ekspedisi Sejarah: Siswa Kreatif Baratajaya Telusuri Jejak Majapahit di Trowulan
Tepat pukul 08.30 WIB, acara dimulai dengan penampilan memukau dari dua presenter cilik, Muhammad Keenan Arfa (Kelas 5 Al-Hazen) dan Kania Prajnazanitha Harindra (Kelas 5 Al-Zahrawi). Keduanya, didampingi oleh guru kelas 5, Rimby Novitasari, S.Pd, yang mengenakan yukata, pakaian tradisional Jepang, menyambut Horikoshi Sensei dengan sapaan hangat “Arigatou gozaimasu Horikoshi Toshiteru Sensei” (Selamat Datang Guru Horikoshi Toshiteru).
Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Suyono, S.Si, dalam sambutannya menekankan pentingnya menuntut ilmu di mana pun, termasuk di Jepang. Ia juga berpesan agar para siswa, kelak setelah meraih ilmu, dapat kembali ke Indonesia untuk membangun negeri tercinta. Ucapan terima kasih pun tak lupa ia sampaikan kepada Horikoshi Sensei atas kehadirannya dan kesediaannya berbagi ilmu dengan para siswa.

Menulis Aksara Jepang
Salah satu momen menarik adalah ketika Azam Zulkifli Malik (Kelas 5 Al Zahrawi) berani tampil di depan untuk menulis huruf hiragana, salah satu aksara Jepang, di bawah bimbingan langsung Horikoshi Sensei. Aksi Azam ini disambut tepuk tangan meriah dari teman-temannya yang kagum dengan kepiawaiannya.
Horikoshi Sensei kemudian melanjutkan acara dengan memperkenalkan berbagai aspek budaya Jepang, mulai dari bahasa Nihongo, yukata yang dikenakan Ustadzah Rimby, hingga makanan khas Jepang yang populer di Indonesia seperti sushi, ramen, mochi, takoyaki, onigiri, dan chicken katsu. Antusiasme siswa semakin memuncak saat Horikoshi Sensei mendemonstrasikan cara memasak chicken katsu dengan bahan-bahan yang telah disiapkan.
Suasana semakin semarak ketika para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat poster bertema budaya Jepang. Berbagai gambar pun tercipta, mulai dari ikan koi yang diidentikkan oleh Athat Asad Abdillah Balapradana (Kelas 5 Al-Zahrawi) sebagai simbol Jepang, hingga Gunung Fuji dan kastil Jepang yang digambar oleh kelompok Zahrana Almira Putri Janettra (Kelas 5 Al-Nafis). Sembari menggambar, mereka pun ikut bernyanyi lagu “Blue Bird” yang dipopulerkan melalui anime Naruto, menambah keceriaan suasana.
Kegiatan ini semakin meriah dengan pembagian hadiah bagi siswa yang aktif berpartisipasi. Retno Sensei, guru bahasa Jepang di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, berharap kegiatan ini dapat memperkaya pengetahuan siswa tentang budaya Jepang dan menegaskan bahwa program Guest Teacher Nihongo Partner Japan Foundation akan diadakan setiap tahun sebagai pendalaman materi bahasa Jepang yang telah dipelajari siswa kelas 5. (#)
Jurnalis Ahmad Mahmudi Penyunting Mohammad Nurfatoni












