Feature

Anak Istimewa Brian Ananta Brylian Juara Melukis Goresan Penuh Semangat

47
×

Anak Istimewa Brian Ananta Brylian Juara Melukis Goresan Penuh Semangat

Sebarkan artikel ini
Brian Ananta Brylian, siswa istimewa SMP Muhammadiyah 7 Cerme, raih prestasi membanggakan: Juara Painting “Goresan Penuh Semangat” di PG Inspiration Day 2025. (Tagar.co/Musaropah)

Brian Ananta Brylian, siswa berkebutuhan khusus SMP Muhammadiyah 7 Cerme, raih juara melukis “Goresan Penuh Semangat” di PG Inspiration Day 2025. Capaiannya sukses menginspirasi banyak orang.

Tagar.co – Tak semua pahlawan memakai jubah. Beberapa membawa kuas. Salah satunya, Brian Ananta Brylian, siswa berkebutuhan khusus yang kini mengenyam pendidikan kelas VII di SMP Muhammadiyah 7 Cerme.

Dalam ajang PG Inspiration Day 2025 Se-Kabupaten Gresik, Brian melukis dengan mengesankan, Sabtu (24/5/2025). Alhasil, ia sukses meraih penghargaan juara melukis “Goresan Penuh Semangat”. Anak istimewa ini berhasil mengalahkan puluhan peserta lainnya.

Petrokimia Gresik (PG) Inspiration Day 2025 merupakan perayaan kreativitas dan keberagaman. Kali ini mengusung tema “Merayakan Cinta & Semangat melalui Seni Painting Anak Berkebutuhan Khusus.” Acara ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga ruang untuk menampilkan keunikan, ekspresi, dan semangat luar biasa dari anak-anak istimewa di Kabupaten Gresik.

Di tengah suasana penuh warna itu, karya Brian mencuri perhatian. Dengan tenang namun percaya diri, ia menggoreskan cat di atas kanvas. Siapa sangka, ia menghasilkan lukisan yang bukan hanya indah, tapi juga penuh makna. Setiap garis dan warna seakan berbicara tentang semangat, ketekunan, dan ketulusan hatinya.

Baca Juga:  Spemdalas Smartlish Olympiad 2026 Sukses Digelar, Inilah Para Pemenangnya

Keteguhan Hati Brian

Menurut guru seni SMP Muhammadiyah 7 Cerme, Syamsul Arifin, S.Pd., sebagai anak berkebutuhan khusus yang belajar di SMP Muhammadiyah 7 Cerme, yang membuat Brian istimewa ialah keteguhan hati dan semangatnya yang luar biasa. Ia terkenal sebagai anak yang ceria, pekerja keras, dan sangat mencintai seni.

Dalam keseharian, anak kelahiran 6 Juli 2010 itu  tidak pernah menyerah untuk belajar, mencoba hal baru, dan menantang dirinya. Seni lukis menjadi salah satu caranya mengekspresikan diri. Di atas kanvas, Brian seorang pejuang sejati.

Kata Syamsul Arifin, Brian selalu menunjukkan antusiasme tinggi saat pelajaran seni. Ia tidak pernah ragu untuk bereksplorasi, berani memadukan warna-warna yang tak biasa, dan menghadirkan cerita dalam tiap lukisannya.

“Brian bukan hanya berbakat, tapi ia juga berani. Itu membuat karyanya hidup,” imbuh Syamsul Arifin.

Brian Ananta Brylian, siswa berkebutuhan khusus SMP Muhammadiyah 7 Cerme, raih Juara Painting “Goresan Penuh Semangat” di PG Inspiration Day 2025. Capaiannya sukses menginspirasi banyak orang.
Brian melukis tas kanvas dengan semangat pada lomba melukis di PG Inspiration Day 2025. (Tagar.co/Musaropah)

Tiap Anak Punya Potensi

Keberhasilan remaja laki-laki kelahiran Kota Pudak Gresik ini menjadi bukti nyata, setiap anak memiliki potensi besar untuk bersinar. Terlebih ketika mendapat ruang dan dukungan yang tepat. Di SMP Muhammadiyah 7 Cerme, semua siswa—tanpa terkecuali—mendapat kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan menunjukkan jati dirinya.

Baca Juga:  Guru Spemdalas Belajar Menulis Opini Berasa Sastra

Mengetahui prestasi siswanya di momentum tersebut, Kepala Sekolah Yuli Kusminarsih, S.Pd menyampaikan rasa bangga yang mendalam. “Prestasi Brian bukan sekadar menang lomba, tapi telah menginspirasi kita semua. Ia adalah teladan bahwa semangat dan ketulusan selalu menemukan jalannya untuk bersinar,” ujarnya.

Dengan tas hadiah di tangan dan senyum malu-malu, Brian berdiri di atas panggung. “Ini simbol harapan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan bermakna,” imbuhnya.

Akhirnya, sang kepala sekolah juga berpesan, “Teruslah melukis dan menyemai semangat, Brian! Langit kreativitasmu masih luas, dan kami yakin—ini baru permulaan. SMP Muhammadiyah 7 Cerme – Sekolah Para Juara, Tempat Anak Berkembang dengan Cinta dan Prestasi.” (#)

Jurnalis Reza Ainur Rahma Penyunting Sayyidah Nuriyah