
Wayahe dina Selasa nang Suroboyo
teko Gundih tuku jamu lan kripik
Supaya dadi menungsa sing mulyo
jogoen budi pekertimu sing apik
Oleh Ustaz Soedjono, M.Pd; Dai Segudang Parikan
Tagar.co – Di tengah derasnya arus zaman, kadang kita lupa bahwa ukuran terbaik dalam Islam bukanlah pangkat, harta, atau rupa. Melainkan akhlak.
Budi pekerti yang luhur menjadi cermin keimanan sejati. Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa kualitas utama seorang muslim terletak pada keluhuran sikap dan kelembutan hati dalam bermuamalah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ خِيَارَكُمْ أَحَاسِنُكُمْ أَخْلَاقًا
“Sesungguhnya sebaik-baik orang di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya.” (H.R. Bukhari No. 6035)
Hadis ini mengingatkan kita bahwa kemuliaan akhlak bukan pelengkap ibadah, melainkan bagian penting dari kesempurnaan iman. Akhlak yang indah akan membawa manfaat bagi sesama, mempererat ukhuwah, dan mengundang rida Allah Swt.
Maka mari kita panjatkan doa, agar diberi kemampuan untuk memelihara akhlak yang baik, dalam setiap kata dan laku:
“Ya Allah ya Latif, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang halus dalam bertutur, tawaduk dalam bertindak tanduk, bermakna dalam berkata, bermanfaat dalam berbuat, serta istikamah dalam beribadah. Amin.”
Jangan lupa, malam ini mari kita hidupkan dengan salat tahajud, sebagai upaya mendekatkan diri dan menata hati. Dan semoga hari Ahad ini menjadi hari yang penuh kesehatan, semangat, kegigihan, dan kebermanfaatan bagi sesama. (#)
Penyunting Mohammad Nurfatoni












