Feature

Delapan Siswa Miosi Berangkat Mengikuti MYPO 3.0 di Malaysia dan Singapura

201
×

Delapan Siswa Miosi Berangkat Mengikuti MYPO 3.0 di Malaysia dan Singapura

Sebarkan artikel ini
Pemberangkatan delegasi SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) menuju ajang Moslem Youth Project Olympiad and Culture Exchange (MYPO) 3.0 di Malaysia dan Singapura melalui Bandara Juanda, Selasa (28/4/2026) pagi. Delapan siswa didampingi kepala sekolah Mahyuddin Syaifulloh (kanan) dan guru pembimbing mengikuti kompetisi sekaligus pertukaran budaya internasional. (Tagar.co/Frida Ayu Lestari)

Delegasi Miosi bertolak ke Malaysia dan Singapura untuk mengikuti kompetisi MYPO 3.0 sekaligus pertukaran budaya.

Tagar.co – Delapan siswa SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) tengah berjuang di ajang Moslem Youth Project Olympiad and Culture Exchange (MYPO) 3.0 yang digelar di Malaysia dan Singapura.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kolej Profesional Mara (KPM) Bandar Melaka bekerja sama dengan Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah pada Kamis, 30 April 2026.

Baca juga: Foskam Sidoarjo Kirim 96 Siswa dan 24 Guru ke Ajang Internasional MYPO 3.0 Malaysia–Singapura

Rombongan Miosi berangkat dari Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Selasa (28/4/2026) pukul 05.00 WIB dan tiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) pukul 08.40 waktu setempat.

Perjalanan udara tersebut diwarnai pemandangan matahari terbit yang menambah semangat para siswa dalam mengikuti agenda internasional ini.

Setibanya di Malaysia, para peserta langsung menjalani agenda awal berupa lawatan ke sejumlah destinasi, di antaranya Putrajaya, Batu Caves, serta menikmati suasana kota Kuala Lumpur. Rombongan dijadwalkan berada selama empat hari di Malaysia dan melanjutkan satu hari kegiatan di Singapura.

Baca Juga:  Ada Perumpamaan Helikopter di Parenting SD Muhammadiyah 4 Zamzam

Delapan siswa yang mewakili Miosi adalah Muhammad Ibnul Mubarrok (IX A), Haikal Ferdie Hantero Rubbed (VII A), Alena Devi Amarta (VIII C), Alya Kirani (VIII C), Zafira Oktafia Rachmat (VIII C), Masayu Gandasari Ramadhani (VIII C), Callysta Elysia Putri (VII C), dan Alya Azzahra Ardyasa (VII C). Mereka didampingi oleh guru pembimbing dalam setiap rangkaian kegiatan.

Sebagai kepala sekolah, saya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan bagian dari proses pembelajaran. Para siswa menyiapkan proyek ilmiahnya kurang lebih dua bulan, didampingi seorang guru pembimbing.

Saya berharap pengalaman ini mampu membuka wawasan global para siswa. Dengan demikian, mereka dapat memperoleh inspirasi baru serta meningkatkan semangat belajar di tengah arus globalisasi.

Selain mengikuti Project Olympiad dan Best Practice School, para peserta juga akan terlibat dalam pertukaran budaya di Pondok Moden Al Abaqirah MAIWP, Kuala Lumpur. Dalam kesempatan tersebut, siswa Miosi akan menampilkan lagu khas Jawa Timur, “Rek Ayo Rek”.

Motivasi para siswa pun kuat untuk tampil di panggung internasional. “Ingin menambah pengalaman ke luar negeri, belajar hal baru, dan memperkenalkan projek-projek yang kita buat,” terang Muhammad Ibnul Mubarrok dan Haikal Ferdie Hantero Rubbed.

Baca Juga:  Materi Jurnalistik Menjadi Sarapan Pagi PIP IPM SMP Miosi

Keikutsertaan ini menjadi langkah penting bagi Miosi dalam menegaskan eksistensi di tingkat global sekaligus membawa nama Sidoarjo ke kancah internasional. (#)

Jurnalis Mahyuddin Syaifulloh Penyunting Mohammad Nurfatoni