Feature

Terbang ke Makassar, SD Almadany Jemput Undangan Istimewa Kemendikdasmen

234
×

Terbang ke Makassar, SD Almadany Jemput Undangan Istimewa Kemendikdasmen

Sebarkan artikel ini
SD Alam Muhammadiyah Kedanyang menerima undangan istimewa Kemendikdasmen untuk mengikuti Bimtek Pengelolaan Ekstrakurikuler di Makassar sebagai kado milad ke-8 sekaligus penguatan karakter melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Lilik Isnawati (dua dari kanan) dan Nur Aini (paling kanan) akan menjadi duta sekolah menghadiri Bimtek Pengelolaan Ekstrakurikuler. (Tagar.co/Mahfudz Efendi)

SD Alam Muhammadiyah Kedanyang menerima undangan istimewa Kemendikdasmen untuk mengikuti Bimtek Pengelolaan Ekstrakurikuler di Makassar sebagai kado milad ke-8 sekaligus penguatan karakter melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Tagar.co — Senyum bahagia terpancar dari wajah Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd. Kepala SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik, ini baru saja menerima kabar yang menggetarkan hati tepat saat sekolahnya merayakan milad pada Selasa, 31 Maret 2026. Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen memanggil sekolah yang ia pimpin untuk menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Ekstrakurikuler Tahap I Tahun 2026.

“Saya benar-benar tidak menyangka SD Almadany mendapatkan undangan langsung dari Kemendikdasmen,” ujar Lilik dengan nada bangga. Baginya, surat tersebut bukan sekadar kertas formalitas, melainkan kado milad kedelapan yang sangat berharga bagi seluruh warga sekolah.

Undangan yang terdiri atas empat berkas itu membawa misi besar. Direktorat Sekolah Dasar, Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen menyelenggarakan agenda ini untuk mendukung penguatan pendidikan karakter.

Kata Lilik, fokus utamanya tertuju pada Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui bimtek ini, pemerintah ingin meningkatkan kapasitas satuan pendidikan dasar dalam mengelola kegiatan ekstrakurikuler yang terencana, terorganisasi, dan berkelanjutan.

Lilik segera melaporkan kabar baik ini kepada bagian Dikdasmen dan PNF Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kedanyang. Tanpa ragu, mereka langsung memberikan restu dan menyetujui keberangkatan duta sekolah untuk memenuhi panggilan pusat tersebut. Lilik Isnawati akan terbang ke Kota Daeng didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Penanggung Jawab Ekstrakurikuler, Nur Aini, S.Pd., M.Pd.

Baca Juga:  SD Almadany Sah Dinobatkan Sekolah Adiwiyata

Kedua srikandi pendidikan ini terjadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan intensif mulai Selasa hingga Jumat, 7–10 April 2026. Hotel Four Points by Sheraton Makassar terpilih menjadi lokasi pertemuan para pendidik dari berbagai penjuru tanah air. Dalam surat yang ditandatangani Direktur Sekolah Dasar, Moch. Salim Somad, menyebutkan, seluruh biaya kegiatan dibebankan sepenuhnya pada DIPA Direktorat Sekolah Dasar.

Satu-satunya Wakil Sekolah Alam

SD Almadany mencatatkan prestasi menarik dalam daftar lampiran surat tersebut. Sekolah ini menjadi satu-satunya sekolah alam sekaligus satu-satunya SD Muhammadiyah yang menerima undangan dalam Bimtek di Makassar kali ini. Dari total 50 sekolah dasar yang berasal dari Jakarta, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, hingga Papua, keterwakilan Jawa Timur tergolong sangat selektif.

Hanya ada lima kabupaten/kota di Jawa Timur yang mengirimkan delegasinya. Selain SD Almadany dari Gresik, terdapat SD Negeri Deketwetan Lamongan, SDIP Nurul Ulum Nganjuk, SD Negeri Burengan 1 Kota Kediri, dan SD Islam Al Azhar 11 Surabaya. Kehadiran SD Almadany di tengah jajaran sekolah terpilih ini membuktikan, manajemen ekstrakurikuler mereka telah mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Kesegaran Selasih di Tepi Kebun Almadany Usai PSAJ

Direktorat SD juga menyisipkan pesan penting terkait integritas. Mereka menegaskan sedang membangun Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK). Oleh karena itu, pihak direktorat meminta seluruh peserta hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hal ini menjadi tantangan sekaligus komitmen bagi tim SD Almadany untuk menunjukkan profesionalitas mereka di tingkat nasional.

Nur Aini, yang akrab dengan sapaan Aini, menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi mereka mengelola beragam bakat siswa. SD Almadany mewajibkan siswa mengikuti Hizbul Wathan (HW) dan Tapak Suci. Selain itu, sekolah menyediakan pilihan ekstrakurikuler yang sangat beragam, mulai dari qiraah, robotik, panahan, menari, gamelan, menggambar, hingga jurnalistik.

Investasi Karakter melalui Sarana Lengkap

Pihaknya juga senantiasa memastikan kelengkapan sarana pendukung di setiap bidang. Ia merinci bagaimana sekolah memfasilitasi kebutuhan siswa secara serius.

Misalnya, untuk cabang panahan, sekolah menyiapkan bantalan dan jagrak yang memadai. Begitu pula dengan catur yang dilengkapi papan serta pengatur waktu standar turnamen.

Keseriusan SD Almadany dalam mengelola bakat terlihat dari daftar inventaris ekstrakurikuler yang mereka kelola. Di bidang bela diri Tapak Suci, tim memastikan ketersediaan pelindung dada, matras, hingga pecing untuk keamanan siswa.

Bagi anggota Hizbul Wathan, peralatan kemah seperti tenda, tali, tongkat, hingga kompor sudah siap sedia. Bahkan, untuk cabang bulu tangkis, sekolah menjalin kerja sama khusus (MoU) dengan pemilik lapangan untuk memastikan siswa mendapat tempat latihan yang representatif.

Baca Juga:  Serius Hadapi TKA, Siswa SD Almadany Ikuti Tryout CBT FGM Jatim

Siswa yang memiliki minat di bidang seni juga tidak luput dari perhatian. Sekolah menyediakan satu set alat gamelan lengkap serta kostum tari yang didukung sistem suara mumpuni. Bagi para calon teknokrat muda di kelas robotik, sekolah menyiapkan perangkat robot beserta laptop sebagai media praktik. Tidak ketinggalan, bidang jurnalistik pun sekolah bekali dengan mikrofon dan rompi jurnalis agar siswa terbiasa dengan atmosfer profesi tersebut.

Aini menegaskan, kelengkapan ini bertujuan agar siswa dapat mengeksplorasi minat dan bakat mereka secara optimal. Bidang keagamaan seperti qiraah pun didukung dengan perangkat audio yang jernih agar proses belajar berlangsung efektif. Begitu pula dengan ekstrakurikuler bahasa Inggris yang menggunakan fasilitas LCD dan pengeras suara untuk metode pembelajaran yang interaktif.

Melalui Bimtek di Makassar nanti, SD Almadany bertekad menyelaraskan program-program unggulan mereka dengan kebijakan pusat. Langkah ini bagian dari upaya sekolah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat sesuai nafas Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Perjalanan ke Makassar ini menjadi tonggak sejarah baru bagi SD Almadany dalam menapaki usia sewindu dengan prestasi gemilang. (#)

Jurnalis Mahfudz Efendi Penyunting Sayyidah Nuriyah