
Sehari penuh, pelajar Muhammadiyah Bawean menghadirkan edukasi, aksi berbagi, dan dakwah dalam satu rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat Kepuhteluk.
Tagar.co — Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Bawean menggelar kegiatan bertajuk “Ramadan Berdampak: Pelajar Bergerak, Kader Bertumbuh” di halaman Masjid Al-Huzaini, Desa Kepuhteluk, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Ahad (15/3).
Sejak pagi hingga malam usai salat tarawih, kegiatan ini berlangsung dinamis, menghadirkan perpaduan aksi edukatif, sosial, dan dakwah yang melibatkan pelajar sekaligus masyarakat setempat.
Ketua Panitia Pelaksana, M. Agil Ardiansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang aktualisasi pelajar Muhammadiyah agar tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga mampu memberi dampak nyata bagi lingkungan.
“Kegiatan ini kami kemas dalam satu hari penuh—mulai dari edukasi, berbagi, hingga dakwah pelajar,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PC IPM Bawean, peserta PKDTM yang tengah menjalankan rencana tindak lanjut (RTL), serta panitia lokal dari pelajar Muhammadiyah Kepuhteluk.
Pembukaan dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri unsur pimpinan Muhammadiyah Tambak beserta organisasi otonom, perwakilan Pemerintah Desa Kepuhteluk, pimpinan amal usaha pendidikan Aisyiyah, hingga Ketua PCM Sangkapura Hairuddin. Turut hadir pula Pembina PC IPM Bawean, Eklis Dinika.
Suasana pembukaan terasa semarak dengan penampilan pencak silat oleh Bidang ASBO, dipandu MC Frishella dan Putri Kaysatus Syafaqah, serta diramaikan penampilan dirigen dan GWI.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Kepuhteluk yang mewakili Kepala Desa Tamyis menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran IPM Bawean membawa energi baru bagi masyarakat desa.

Memasuki sesi fun educative, sebanyak 106 peserta terlibat, terdiri atas siswa TK Aisyiyah 29 Telukemur, TK di Kepuhteluk, serta siswa MDA Telukemur dan Kepuhteluk. Kegiatan ini juga didampingi IPM Kids dari MI Muhammadiyah Daun.
Anak-anak dibagi ke dalam dua aktivitas utama: lomba mewarnai untuk tingkat TK yang dilaksanakan di dalam masjid, serta pembuatan gantungan kunci dari kawat bulu untuk tingkat MDA di halaman masjid. Suasana semakin hidup saat sesi permainan tarik hadiah (mini gift), yang disambut antusias para peserta.
“Setiap peserta mendapat kesempatan menarik dua kali. Ini jadi momen yang paling ditunggu anak-anak,” ujar Sekretaris Panitia Pelaksana, Frishella Agustin.

Kegiatan edukatif ini ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang serta penghargaan untuk peserta teraktif. Kepala MDA Kepuhteluk, Sulhiyah, berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar karena dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Memasuki siang hari, kegiatan berlanjut dengan penyaluran 50 paket sembako bagi yatim dan duafa di Desa Kepuhteluk. Program ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Sangkapura.
Ketua Umum PC IPM Bawean, Ilham Novian Ramadani, menyebut program ini sebagai bentuk kepedulian sosial pelajar Muhammadiyah terhadap masyarakat sekitar. Penyaluran dilakukan secara langsung di halaman masjid dengan disaksikan pimpinan ranting Muhammadiyah Kepuhteluk serta jajaran PCM Tambak.

Ketua PCNA Sangkapura, Yunda Dewi, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan berharap sinergi serupa terus berlanjut. Hal senada disampaikan Ketua PRM Kepuhteluk, Sunaryo, yang menilai kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Menjelang sore, panitia membagikan takjil gratis kepada pengguna jalan. Antusiasme warga begitu tinggi hingga seluruh paket takjil habis dalam waktu kurang dari satu jam.
Menjelang berbuka, panitia bersama takmir masjid dan ibu-ibu Aisyiyah menyiapkan hidangan sederhana berupa soto ayam, aneka minuman, kurma, dan kue. Adzan Magrib dikumandangkan oleh Feri Zahrial Riza, dilanjutkan dengan salat Magrib berjemaah.
Rangkaian kegiatan berlanjut hingga malam dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjemaah yang dipimpin Saylul Asasi, kemudian ditutup dengan kultum oleh IPMawan Vian.

Dalam penutupan, Ketua PCM Tambak, Ubaidi Mahfuzh, menyampaikan harapannya agar kegiatan perdana di Kepuhteluk ini menjadi pemantik semangat bagi pelajar Muhammadiyah setempat.
“Semoga ini menjadi awal yang baik, dan IPM Bawean terus menghadirkan inovasi serta karya yang berdampak bagi umat,” ujarnya.
Kegiatan “Ramadan Berdampak” ini menegaskan bahwa gerakan pelajar tidak berhenti pada ruang organisasi, tetapi mampu hadir sebagai kekuatan sosial yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. (#)
Jurnalis Sony Elvianto Hermawan Penyunting Mohammad Nurfatoni












