Feature

Pasar Raya Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya Diserbu Warga, Dagangan Ludes dalam Dua Jam

1031
×

Pasar Raya Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya Diserbu Warga, Dagangan Ludes dalam Dua Jam

Sebarkan artikel ini
Halaman sekolah yang biasanya menjadi ruang belajar siswa mendadak berubah menjadi pasar rakyat yang ramai pada Sabtu pagi (14/3/2026). (Tagar.co/Ahmad Mahmudi)

Bazar barang bekas berkualitas dan ratusan paket sembako murah dalam bakti sosial Ramadan SD Muhammadiyah 16 Surabaya disambut antusias warga hingga habis terjual dalam waktu singkat.

Tagar.co – Halaman SD Muhammadiyah 16 Surabaya yang dikenal sebagai Sekolah Kreatif Baratajaya tampak berbeda pada Sabtu pagi (14/3/2026). Area yang biasanya dipakai siswa untuk belajar dan bermain berubah menjadi pasar dadakan yang dipadati warga.

Pasar murah dan bazar barang bekas berkualitas yang digelar dalam rangka bakti sosial Ramadan itu disambut antusias masyarakat. Bahkan dalam waktu kurang dari dua jam, seluruh barang dagangan dan paket sembako yang disediakan panitia habis terjual.

Baca juga: Dua Ton Beras ZIS Sekolah Kreatif Baratajaya Mengalir ke 400 Warga

Sejak pukul 08.00 WIB, panitia yang terdiri dari guru, siswa, dan wali murid sudah bersiap menata berbagai barang di stan-stan yang tersedia. Beragam barang bekas berkualitas dipajang rapi, mulai dari pakaian layak pakai, perlengkapan rumah tangga, hingga berbagai kebutuhan lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial bertajuk “Ramadan Khidmad Bermanfaat” yang diselenggarakan Sekolah Kreatif Baratajaya sepanjang bulan Ramadan.

Baca Juga:  Ngabuburit Sekolah Kreatif Baratajaya, Teguhkan Peran Guru Membangun Peradaban

Humas Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya Agus Mulyadi, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa Pasar Raya Kreatif merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan sosial yang telah dimulai sehari sebelumnya.

“Jumat kemarin kami telah menyalurkan zakat fitrah, infak, dan sedekah kepada warga di lingkungan sekitar sekolah. Hari ini kami melanjutkan rangkaian bakti sosial melalui kegiatan Pasar Raya Kreatif,” ujar Agus.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan sekolah.

Barang-barang yang dijual dalam bazar tersebut berasal dari donasi keluarga besar Sekolah Kreatif Baratajaya. Seluruh barang telah melalui proses seleksi sehingga masih dalam kondisi baik dan layak pakai.

“Barang-barang ini merupakan sumbangan dari siswa, guru, dan wali murid. Meski barang bekas, kualitasnya masih sangat baik sehingga tetap bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Selain bazar barang bekas, panitia juga menyediakan paket sembako murah yang menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan tersebut.

Pembelian sembako murah oleh warga sekitar dalam acara Pasar Raya Kreatif di Halaman Sekolah Kreatif Baratajaya, Sabtu (14/3/2026) (Tagar.co/Ahmad Mahmudi)

Salah satu panitia dari unsur wali murid, RR. Nancy Mustika Agitya OS, S.IP, yang juga orang tua dari Gio Zukhruf Laksono, siswa kelas 4 Fatmawati, menjelaskan bahwa panitia menyediakan dua jenis paket sembako dengan harga terjangkau.

Baca Juga:  Seminar Parenting TK Aisyiyah 39 Surabaya: Kedekatan Emosional Jadi Fondasi Karakter Anak

“Untuk paket A kami menyediakan 200 paket dengan harga Rp130 ribu per paket,” ujarnya.

Paket A tersebut berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kilogram, sarden kaleng besar 425 gram, mi instan goreng 5 bungkus, kecap botol kecil, serta satu kotak teh celup.

Selain itu, panitia juga menyediakan paket B sebanyak 100 paket dengan harga Rp80 ribu per paket.

“Paket B berisi beras 3 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, sarden kaleng kecil, mi instan goreng 5 bungkus, serta teh celup kotak kecil,” tambah Nancy.

Penyediaan sembako murah tersebut menjadi bentuk kepedulian sekolah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, khususnya selama Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.

Semangat kepedulian sosial ini juga ditegaskan Heru Tjahyono dari Tim Inovasi Pengembangan Sekolah (TIPS). Menurutnya, bakti sosial Ramadan merupakan agenda tahunan yang selalu dinanti masyarakat.

“Bakti sosial Ramadan ini merupakan wujud kepedulian sekolah terhadap warga di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan ini setiap tahun selalu ditunggu masyarakat karena sarat dengan nilai solidaritas dan kebersamaan,” ujar Heru yang akrab disapa Babe Heru.

Baca Juga:  Spirit Leader in Me Menggema di Sekolah Kreatif Baratajaya, Noura Malia Pimpin IPM Kids 2026–2027

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Bahkan sebelum bazar dibuka, sejumlah warga sudah mengantre di depan gerbang sekolah untuk mendapatkan kesempatan membeli sembako murah maupun barang-barang bazar.

Suasana semakin meriah saat acara resmi dibuka oleh pembawa acara Iswara Pranidana, S.Pd. dan Mina Aprelia, S.Pd. Keduanya memandu jalannya kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB.

Begitu stan dibuka, warga langsung memadati area bazar. Transaksi berlangsung cepat karena banyaknya pengunjung yang datang.

Tak sampai dua jam, seluruh barang dagangan ludes terjual. Sekitar pukul 09.30 WIB, panitia mengumumkan bahwa semua paket sembako dan barang bazar telah habis.

Keberhasilan kegiatan ini bukan hanya terlihat dari habisnya seluruh barang dagangan, tetapi juga dari suasana kebersamaan yang terbangun antara warga dan keluarga besar Sekolah Kreatif Baratajaya.

Melalui Pasar Raya Kreatif Ramadan ini, sekolah tidak hanya berbagi manfaat secara ekonomi, tetapi juga menumbuhkan nilai kepedulian sosial, solidaritas, dan kebersamaan—nilai-nilai yang menjadi bagian penting dari pendidikan karakter bagi para siswa. (#)

Jurnalis Ahmad Mahmudi | Penyunting Mohammad Nurfatoni