Feature

Buka Puasa Bersama, PCA Candi Dorong Guru Aisyiyah Aktif Publikasikan Kegiatan

50
×

Buka Puasa Bersama, PCA Candi Dorong Guru Aisyiyah Aktif Publikasikan Kegiatan

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Cabang Aisyiyah Candi menggelar buka puasa bersama 100 guru dan praktisi pendidikan guna memperkuat sinergi serta mendorong publikasi kreatif amal usaha Muhammadiyah yang berkemajuan.
PCA Candi buka bersama. (Tagar.co/Nana Liesdiana)

Pimpinan Cabang Aisyiyah Candi menggelar buka puasa bersama 100 guru dan praktisi pendidikan guna memperkuat sinergi serta mendorong publikasi kreatif amal usaha Muhammadiyah yang berkemajuan.

Tagar.co — Selasa sore, 10 Maret 2026, langit di atas Desa Kali Pecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, tampak bersahabat. Padahal, prakiraan cuaca sempat meramalkan hujan deras akan mengguyur kawasan tersebut. Namun, semesta seolah mengizinkan agenda mulia ini berjalan tanpa kendala. Udara sejuk mengiringi langkah sekitar 100 praktisi Aisyiyah menuju Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah 7 Candi.

Momen ini menandai hari ke-21 Ramadan 1447 H. Di halaman sekolah yang asri, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Candi berkumpul bersama 16 perwakilan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Cabang Candi serta 58 guru TK Aisyiyah. Pertemuan ini menjadi wadah penguat ikatan emosional antarpejuang pendidikan.

Ketua Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (Pauddasmen) PCA Candi, Sri Utami, M.Pd., membuka acara dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, perempuan yang akrab disapa Utami ini menekankan pentingnya aktualisasi motto “berkemajuan” dalam pengelolaan institusi pendidikan. Beliau menuntut adanya sinergi yang lebih erat antara pimpinan ranting dan amal usaha pendidikan.

Baca Juga:  Puasa Seru Siswa Sdamada di Pesantren Darul Hijrah Prigen

“Kita membutuhkan kerja sama yang baik antara pimpinan ranting dan amal usaha pendidikannya. Setiap kegiatan perlu Anda dokumentasikan dan publikasikan melalui media sosial. Ini adalah cara kita mengenalkan Aisyiyah Bustanul Athfal ini kepada masyarakat luas,” tegas Sri Utami di hadapan para hadirin yang menyimak dengan saksama.

Apresiasi bagi Para Pendidik Karakter

Sinergi memang menjadi kunci utama dalam menggerakkan roda organisasi. Senada dengan Sri Utami, Koordinator Majelis Pauddasmen PCA, Kholifatur Rosyidah, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kepala sekolah dan guru yang telah mendedikasikan waktu mereka. Baginya, kehadiran para guru di tengah kesibukan mengajar dan mengelola rumah tangga adalah bukti loyalitas yang tinggi terhadap organisasi.

“Sebagai tanda terima kasih kami, pada sesi penutupan nanti ada sedikit bingkisan untuk Ibu-Ibu yang hadir pada kesempatan ini,” ujar Kholifah, sapaan akrabnya.

Kalimat sederhana itu seketika memicu senyum merekah di wajah para guru. Ruangan pun riuh sejenak oleh ucapan hamdalah yang tulus dari bibir para hadirin. Motivasi ini menjadi penawar lelah bagi para pendidik yang setiap hari bergelut dengan dunia anak-anak.

Baca Juga:  Dari Candi ke Umsida, Sehari Mengikuti Dua Pengajian Muhammadiyah

Memasuki sesi tausiah, suasana berubah menjadi lebih khidmat saat Ketua PCA Candi, Aisyatur Rosyidah, naik ke mimbar. Ia mengingatkan kembali tentang kemuliaan profesi guru dalam pandangan Islam. Ia menyebut guru adalah pewaris para nabi yang memikul tanggung jawab besar dalam membentuk peradaban melalui ruang kelas.

“Guru mempunyai tugas mulia, yaitu membentuk karakter muridnya. Pahala guru akan terus mengalir seiring dengan ilmu yang anak didik amalkan,” tutur Aisyatur lembut namun penuh penekanan. Pesan ini menjadi pengingat, lelahnya mengajar adalah investasi ukhrawi yang tidak akan sia-sia.

Menjemput Pahala Sebesar Biji Zarrah

Aisyatur Rosyidah kemudian mengutip ayat suci untuk memperkuat mentalitas para pendidik. Ia mengajak hadirin merenungkan janji Tuhan mengenai balasan atas setiap kebaikan, sekecil apa pun bentuknya. Hal ini penting agar para guru tetap ikhlas meskipun tantangan di lapangan sering kali menguras energi dan kesabaran.

“Dalam Al-Qur’an surat Az-Zalzalah ayat 7, Allah menjanjikan, barang siapa yang beramal walaupun sebesar biji zarrah, maka Allah akan memberikan balasan pahala kepadanya,” tandasnya.

Baca Juga:  Halalbihalal PCA Candi Mengupas Surah Al-Ma’arij

Pesan tersebut menutup sesi tersebut dengan kesan mendalam, mempertebal keyakinan, setiap peluh dalam mendidik anak bangsa tercatat sebagai amal saleh. Menjelang pukul 17.30 WIB, acara memasuki puncaknya. Panitia membagikan bingkisan kepada seluruh guru dan pimpinan cabang sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka selama ini.

Suasana kekeluargaan kian kental saat azan Magrib berkumandang. Para peserta segera membatalkan puasa dengan takjil sederhana, lalu bergegas merapatkan barisan untuk melaksanakan salat Magrib berjemaah.

Pertemuan di TK Aisyiyah 7 Candi ini membuktikan, kekuatan Aisyiyah terletak pada kebersamaan dan rasa syukur. Dengan semangat berkemajuan dan pemanfaatan teknologi digital untuk publikasi, mereka optimistis pendidikan anak usia dini di bawah naungan Aisyiyah akan semakin dikenal dan dicintai masyarakat. (#)

Jurnalis Nana Liesdiana Penyunting Sayyidah Nuriyah