Feature

Mabit SD Muri: Mengajak Siswa Memaknai Ibadah Lebih dari Sekadar Rutinitas

143
×

Mabit SD Muri: Mengajak Siswa Memaknai Ibadah Lebih dari Sekadar Rutinitas

Sebarkan artikel ini
Panji Akbar Alam menjelaskan materi tentang “Ibadah Bukan Sekadar Rutinitas” dalam kegiatan Mabit Ramadan di SD Muri. (Tagar.co/Nurul Ainia Rachmayuni)

Sesi motivasi Ramadan dalam kegiatan Mabit mengajak siswa memahami ibadah dengan niat, pemahaman, dan hati yang khusyuk, bukan sekadar kebiasaan yang diulang setiap hari.

Tagar.co — Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa) edisi Ramadan yang diselenggarakan SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri), Gresik, Jawa Timur, pada Jumat malam (6/3/2026). Setelah rangkaian ibadah salat Isya dan Tarawih berjemaah, para siswa mengikuti sesi Motivasi Ramadan yang berlangsung di aula sekolah.

Baca juga: Bukan Sekadar Teori, Siswa SD Muri Ikuti Praktik Mandi Wajib Sungguhan

Kegiatan ini menghadirkan Panji Akbar Alam, siswa kelas XII MA YKUI Maskumambang, Dukun, Gresik, sebagai pemateri. Dalam sesi bertema Ibadah Bukan Sekadar Rutinitas, Panji mengajak para siswa memahami bahwa ibadah tidak hanya dilakukan sebagai kegiatan yang diulang setiap hari, tetapi harus dijalankan dengan kesadaran dan pemahaman yang benar.

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum penting bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri. Melalui bulan penuh berkah ini, siswa dapat belajar menjadi pribadi yang lebih baik, lebih dekat dengan Allah, serta meningkatkan kualitas ibadah.

Baca Juga:  Open School SD Muri: Kolaborasi Prestasi, Seni, dan Aksi Sosial

“Ibadah tidak boleh hanya menjadi kebiasaan yang dilakukan tanpa makna. Kalau hanya sekadar rutinitas, kita tidak akan merasakan keindahan dan hikmahnya,” jelas Panji di hadapan para peserta Mabit.

Panji Akbar Alam bersama para siswa di akhir sesi permainan berhadiah dalam kegiatan Mabit Ramadan SD Muri. (Tagar.co/Nurul Ainia Rachmayuni)

Tiga Tip

Agar ibadah tidak berhenti pada rutinitas, Panji membagikan beberapa tip sederhana kepada para siswa. Pertama, meluruskan niat semata-mata karena Allah. Kedua, memahami arti dan tujuan dari ibadah yang dilakukan. Ketiga, menjalankan ibadah dengan khusyuk. Terakhir, melaksanakan ibadah dengan hati yang senang.

Materi tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Cara penyampaian yang komunikatif membuat para peserta terlihat antusias mengikuti setiap penjelasan.

Suasana semakin meriah ketika di akhir sesi diadakan permainan interaktif berhadiah bagi siswa kelas IV hingga kelas VI. Para siswa yang berani maju ke depan diberikan pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan oleh Kak Panji. Bagi yang mampu menjawab dengan benar, panitia menyiapkan hadiah menarik.

Salah satu siswa kelas IV, Zulmi Elghifary Faroby, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia bahkan berhasil membawa pulang hadiah setelah menjawab pertanyaan dengan tepat.

Baca Juga:  Ramadan Seru di SD Muri: Siswa Jadi “Detektif Ilmu Pengetahuan”

“Awalnya saya ragu ketika maju ke depan, tetapi ternyata pertanyaannya mudah karena sudah dijelaskan oleh Kak Panji,” ujar Zulmi dengan penuh semangat.

Melalui penyampaian materi yang inspiratif dan dikemas dengan permainan yang menyenangkan, kegiatan motivasi ini tidak hanya memberikan pengetahuan keagamaan, tetapi juga pengalaman yang berkesan bagi para siswa.

Diharapkan, kegiatan Mabit Ramadan ini dapat membantu siswa memahami makna ibadah secara lebih mendalam serta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik. (#)

Jurnalis Nurul Ainia Rachmayuni | Penyunting Mohammad Nurfatoni