FeatureUtama

Masjid ‘Ramah Musafir’ Ar-Royyan Muhammadiyah Diresmikan Haedar Nashir

122
×

Masjid ‘Ramah Musafir’ Ar-Royyan Muhammadiyah Diresmikan Haedar Nashir

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam peresmian Masjid Ar Royyan Muhammadiyah, Buduran, Sidoarjo, Sabtu (31/1/26) (Tagar.co/Syahen)

Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran resmi diresmikan oleh Haedar Nashir. Mengusung konsep masjid ramah musafir, masjid ini diharapkan menjadi ruang ibadah yang terbuka, menenangkan, serta memperkuat silaturahmi dan pelayanan keumatan.

Tagar.co — Ahad pagi, 31 Januari 2026, menjadi momen bersejarah bagi warga Buduran. Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah resmi diperkenalkan kepada publik sebagai pusat ibadah, dakwah, dan kegiatan sosial masyarakat. Peresmian yang dirangkai dengan pengajian umum ini mengusung tema “Masjid, Pilar Peradaban Umat Berkemajuan.”

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dan Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Mendikdasmen Biyanto.

Baca juga: Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran Jadi Wadah Belajar Monetisasi Medsos

Hadir pula jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan daerah Aisyiyah Sidoarjo, MUI Buduran, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Buduran, Pimpinan Aisyiyah Cabang Buduran, hingga unsur PCNU Buduran.

Kegiatan peresmian diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh anak-anak TK AIsyiyah Buduran. Suasana khidmat langsung terasa, mengawali rangkaian acara yang sarat makna kebersamaan dan harapan.

Baca Juga:  Takmir Masjid Ar-Royyan Buduran Menggelar Upgrading dan Rihlah Bersama Keluarga
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menandatangan prasasti peresmian Masjid Ar Royyan Muhammadiyah, Buduran, Sidoarjo, Sabtu (31/1/26) (Tagar.co/Syahen)

Ketua Takmir Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah, Ridwan Manan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Ar-Royyan merupakan masjid milik perserikatan Muhammadiyah yang dikelola oleh PCM Buduran. Masjid ini berdiri di atas tanah wakaf seluas 662 meter persegi dari H. Sutrisno. Lahan yang sebelumnya berupa sawah sejak 2002 itu mulai dibangun pada 5 November 2021.

Ustaz Ridwan, sapaannya, memaparkan, pembangunan Masjid Ar Royan didukung oleh sejumlah donatur. Dana terbesar berasal dari Lazismu Pusat ke Daerah pada tahun 2023 sebesar Rp1,4 miliar. Selain itu, kontribusi signifikan juga diberikan oleh H. Suparto dan Hj. Machmudah, pemilik Bumbu Mahmudah, dengan donasi lebih dari Rp2 miliar. Dukungan lainnya datang dari DPRD PAN sebesar Rp450 juta. Dengan demikian, total dana yang berhasil dihimpun mencapai kurang lebih Rp3 miliar.

“Meski tergolong baru, Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah telah menunjukkan capaian yang membanggakan,” ujarnya.

Masjid ini meraih prestasi di bidang dakwah digital, termasuk penghargaan pada kategori digital dan TikTok, serta aktif mendampingi enam masjid dan lembaga lain dalam pengelolaan dakwah digital dan manajemen kemasjidan.

Baca Juga:  Haedar Nashir Ingatkan Bahaya Ego dan Polarisasi, Dorong Persatuan Substantif Berbasis Gagasan dan Amal

Lebih dari sekadar tempat ibadah, Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah dirancang sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial yang inklusif dan menebar nilai rahmatanlilalamin.

Program kajian Subuh yang dilanjutkan makan pagi bersama menjadi salah satu ikhtiar mempererat silaturahmi jemaah. “Masjid ini juga disiapkan sebagai masjid ramah musafir, terbuka bagi siapa pun yang membutuhkan tempat singgah dan ketenangan,” ujarnya.

Penyerahan sertifikat Pilot Project Dakwah Digital yang diserahkan oleh Wakil Ketua PWM Muhammadiyah Jawa Timur Dr. Moch. Sulthon Amien, M.M. (kiri) kepada kedua Takmir Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Ridwan, M.Pd. (Tagar.co/Syahen)

Memberi Manfaat

Dalam tausiahnya, Haedar Nashir menyampaikan harapan agar masjid ini menjadi masjid yang makmur, mampu menyambung silaturahmi antara jemaah dan warga sekitar, serta benar-benar memberi manfaat luas bagi umat dan masyarakat.

Tepat pukul 11.10 WIB, Haedar Nashir secara resmi meresmikan Masjid Ar Royan Muhammadiyah Buduran yang berlokasi di Lingkar Timur, Desa Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo. Peresmian ini menandai dimulainya fungsi masjid secara resmi sebagai pusat ibadah, syiar Islam, dan pembinaan umat—meski aktivitas kemasjidan sejatinya telah berjalan selama setahun terakhir.

Dengan diresmikannya Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah, masyarakat Buduran diharapkan kian solid dalam menghidupkan kegiatan keagamaan dan sosial, sekaligus menghadirkan teladan dalam membangun kehidupan yang harmonis dan berkemajuan. (#)

Baca Juga:  Haedar Nashir: Ekoteologi, Membangun tanpa Merusak Bumi
Jurnalis Nur Djamilah Penyunting Mohammad Nurfatoni