Feature

Nasyiatul Aisyiyah Barito Timur Terlahir Kembali

106
×

Nasyiatul Aisyiyah Barito Timur Terlahir Kembali

Sebarkan artikel ini
Langkah baru PD Nasyiatul Aisyiyah Barito Timur melalui Musda di Masjid Attaqwa Tamiang Layang membawa semangat perubahan bagi pemberdayaan perempuan muda untuk mewujudkan masyarakat Islam yang berkemajuan.
Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Barito Timur Musda di Masjid Attaqwa Tamiang Layang. (Tagar.co/Muhammad Fitriani)

Langkah baru PD Nasyiatul Aisyiyah Barito Timur melalui Musda di Masjid Attaqwa Tamiang Layang membawa semangat perubahan bagi pemberdayaan perempuan muda untuk mewujudkan masyarakat Islam yang berkemajuan.

Tagar.co – Di bawah naungan atap Masjid Attaqwa Tamiang Layang, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (NA) Barito Timur resmi “terlahir kembali”. Membawa napas segar yang telah lama para kader dan simpatisan nantikan,  Ahad, 18 Januari 2026.

Kehadiran kepengurusan baru ini bukan sekadar pelantikan formalitas. Bagi mereka yang hadir, momen ini terasa emosional, layaknya menyambut kehadiran putri kesayangan yang siap merawat masa depan. Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Kalimantan Tengah memandu langsung jalannya Musyawarah Daerah (Musda) ini, memastikan api semangat perempuan muda di Barito Timur menyala kembali dengan tertib dan sukses.

Sinergi yang apik antara PWNA Kalteng dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Barito Timur menjadi kunci kelancaran acara. Semua pihak, mulai dari kader Aisyiyah hingga Pemuda Muhammadiyah, berkumpul dengan satu tujuan: memastikan wadah perjuangan bagi perempuan muda ini berdiri tegak dan siap berlari kencang.

Baca Juga:  Cilik-Cilik Peduli Lingkungan, Gerakan Hijau Bocah TK Aisyiyah Bebekan

Sinergi Tanpa Batas untuk Kebermanfaatan

Ketua PDM Barito Timur, Hajar Gunawan, memberikan pesan mendalam saat memberikan amanat. Ia menegaskan bahwa Nasyiatul Aisyiyah tidak boleh berjalan sendirian di menara gading. Ia menginstruksikan agar kader baru segera membangun jejaring yang kuat, baik di internal persyarikatan maupun bersentuhan langsung dengan organisasi-organisasi di luar Muhammadiyah.

“Kehadiran Nasyiatul Aisyiyah harus memberi banyak kebermanfaatan kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan muda,” tegas Hajar Gunawan dengan nada bicara yang mantap.

Ia juga menitipkan harapan besar agar NA Barito Timur mampu melahirkan program-program yang tidak kaku. Hajar menekankan pentingnya inovasi dalam setiap tarikan napas gerakan organisasi.

“Berbagai kegiatan, baik keagamaan, sosial kemasyarakatan, serta pendidikan harus tampil kreatif dan inovatif, khususnya di Kabupaten Barito Timur ini,” tambahnya menutup sambutan yang disambut antusias oleh para peserta.

Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah Tandatangani Deklarasi Damai Huma Betang

Pemimpin Baru dan Spirit Berkemajuan

Wakil Sekretaris PWNA Kalimantan Tengah, Anisa Meutia, turut mempertajam visi organisasi. Ia menjelaskan, NA merupakan wadah bagi perempuan muda berusia 17 hingga 40 tahun yang ingin bergerak di bidang keperempuanan dan keagamaan. Mengambil inspirasi dari sosok Aisyah RA, organisasi ini berkomitmen mencerahkan kader putri Islam menuju masyarakat yang berkemajuan.

Baca Juga:  Rakerda sebagai Ruang Kejujuran: Lazismu Gresik Teguhkan Amanah lewat Akuntabilitas Kinerja 2025

“Nasyiatul Aisyiyah merupakan kader muda yang berkemajuan, bermanfaat bagi keluarga, agama, bangsa, dan persyarikatan. Kami mengedepankan keputusan yang lahir dari mufakat,” ujar Anisa.

Ia menambahkan, kekuatan NA terletak pada cara mereka bergerak yang selalu menggembirakan namun tetap mampu bersinergi dengan pemerintah serta angkatan muda lainnya.

Momen haru sekaligus membanggakan pecah saat forum secara mufakat memilih Annida Yusfa, S.H. sebagai Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Barito Timur yang baru. Amanah yang kini berada di pundak Annida menjadi simbol dimulainya babak baru perjuangan perempuan muda di tanah Barito Timur. (#)

Jurnalis Muhammad Fitriani Penyunting Sayyidah Nuriyah