Feature

UMG Tegaskan Zona Sehat: Kantin Kini tanpa Asap Rokok

66
×

UMG Tegaskan Zona Sehat: Kantin Kini tanpa Asap Rokok

Sebarkan artikel ini
Suasana kantin di UMG kini bebas asap rokok (Tagar.co/Istimewa)

UMG memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kampus yang sehat dengan menerapkan kebijakan kantin tanpa rokok. Langkah ini diharapkan menciptakan suasana makan yang lebih bersih, nyaman, dan bebas dari paparan asap di area publik kampus.

Tagar.co — Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) terus memperkuat komitmennya dalam membangun lingkungan kampus yang sehat, nyaman, dan aman bagi seluruh sivitas akademika. Salah satu langkah penting yang kini mulai diterapkan adalah kebijakan Kantin tanpa Rokok yang diberlakukan secara menyeluruh di seluruh area kantin kampus.

Kini aktivitas merokok di area kantin tidak lagi diperbolehkan. Menurut Wakil Rektor Dr. Tumirin, S.E., M.S.i. larangan tersebut diterapkan untuk melindungi masyarakat kampus dari paparan asap rokok yang berbahaya, terutama bagi mereka yang tidak merokok.

“Lingkungan makan yang bersih, higienis, dan nyaman menjadi alasan utama kebijakan ini didorong untuk segera berjalan sepenuhnya,” ujarnya, Rabu (26/11/25)

Tumirin, mengungkapkan sebenarnya dari dulu sudah dilarang bagi pedagang di kantin untuk menjual rokok, tapi kenyataannya masih ada yang menjual. “Kali ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik langsung membuat ketetapan resmi agar tidak ada jual-beli rokok di area kampus,” ujar Tumirin.

Baca Juga:  Ramadan dan Krisis Etika Publik: Saat Ibadah Diuji di Ruang Sosial

Baca juga: Puluhan Profesional Ikuti Uji Kompetensi Staf HI dan SDM di UMG

Kebijakan ini, lanjutnya, ini menjadi bagian dari dukungan UMG terhadap program Kampus Sehat yang dicanangkan pemerintah sekaligus sejalan dengan visi universitas dalam menjaga kesehatan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan para pengunjung.

“Kantin dianggap sebagai titik pertemuan banyak orang, tempat makan, serta ruang interaksi sosial yang seharusnya bebas dari gangguan asap rokok,” tambahnya.

Suasana kantin di UMG kini bebas asap rokok (Tagar.co/Istimewa)

Tumirin berharap hadirnya kantin tanpa rokok dapat meningkatkan kesadaran kolektif untuk menerapkan gaya hidup sehat serta saling menghormati hak kenyamanan orang lain. Selain menciptakan ruang publik yang lebih ramah, kampus juga menargetkan penurunan perilaku merokok di kawasan kampus secara bertahap.

“Sebagai tindak lanjut, UMG akan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan agar kebijakan ini berjalan efektif dan konsisten. Universitas juga mengajak seluruh mahasiswa dan pengunjung untuk mematuhi aturan tersebut demi mewujudkan lingkungan belajar yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas,” ujarnya.

Kebijakan Kantin tanpa Rokok pun mendapat respons positif dari sivitas akademika. “Sekarang lebih nyaman saat makan, tidak terganggu asap rokok lagi,” ujar Diah Fauzia Zuhroh, S.Kep., Ns., M.Kes., dosen Fakultas Kesehatan UMG, Rabu (26/11/25).

Baca Juga:  Teknik Industri UMG Dorong Keberlanjutan Sarung Tenun lewat Rekayasa Cerdas

Menurutnya, perubahan kecil seperti ini dapat memberikan pengaruh besar terhadap kualitas lingkungan kampus dan kebiasaan hidup sehat mahasiswa. (#)

Jurnalis Muhammad Faishol Amin Penyunting Mohammad Nurfatoni