
Festival Faqih Usman Ke-9 di Universitas Muhammadiyah Gresik dibuka dengan pesan hangat dari Ketua PDM Gresik, Muhammad Thoha Mahsun. Ia mengingatkan para peserta agar menjadikan kejujuran, semangat, dan tanggung jawab sebagai napas perjuangan dalam berkompetisi, bukan sekadar mengejar piala.
Tagar.co – Pagi yang cerah di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Sabtu (1/11/25) menjadi saksi antusiasme ratusan pelajar, guru, kepala sekolah, dan pendamping yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Gresik.
Riuh suara peserta dan tepuk tangan penuh semangat menyambut pembukaan Festival Faqih Usman (FFU) Ke-9—ajang tahunan yang mempertemukan bakat dan semangat generasi muda Muhammadiyah.
Baca juga: Rektor UMG: Hall Sang Pencerah Saksi Perjuangan dan Juara FFU 2025
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Muhammad Thoha Mahsun, hadir membuka kegiatan dengan pesan yang menekankan nilai-nilai utama dalam berkompetisi: kejujuran, semangat dan percaya diri, serta tanggung jawab.
“Dalam berkompetisi, tanamkan kejujuran, semangat dan percaya diri, serta rasa tanggung jawab,” tuturnya di hadapan peserta dan pendamping lomba.
Ia menegaskan, kejujuran adalah fondasi dari setiap keberhasilan yang bermakna. Piala, kata Thoha, hanyalah simbol pencapaian; yang lebih penting adalah karakter dan integritas yang terbentuk selama proses berjuang.
Thoha juga mengingatkan agar para peserta menjaga semangat dan rasa percaya diri. “Semangat memberi tenaga, dan percaya diri menuntun kita untuk menunjukkan kemampuan terbaik tanpa ragu,” ujarnya.
Sementara itu, tanggung jawab menurutnya adalah sikap yang harus terwujud dalam disiplin, menaati aturan, serta menjaga nama baik sekolah dan perserikatan.

Apresiasi pada UMG
Tahun ini, FFU Ke-9 diikuti oleh 588 peserta dari sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Gresik. Dukungan penuh Universitas Muhammadiyah Gresik membuat perhelatan ini berlangsung meriah dan tertata.
Dalam sambutannya, Thoha menyampaikan apresiasi khusus kepada Rektor UMG, Prof. Dr. Khoirul Anwar, beserta seluruh jajaran kampus.
“Kami berterima kasih atas dukungan luar biasa dari UMG. Tanpa kerja sama erat dengan perguruan tinggi Muhammadiyah ini, kegiatan sebesar FFU tak mungkin berjalan sebaik ini,” katanya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada kepala sekolah, guru pembina, dan orang tua yang telah menyiapkan peserta dengan sepenuh hati. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin di antara mereka adalah kunci untuk melahirkan generasi pelajar Muhammadiyah yang unggul dan berkarakter.
Pembukaan FFU Ke-9 berlangsung hangat dan penuh energi positif. Wajah-wajah muda tampak memancarkan antusiasme dan rasa percaya diri. Mereka bukan sekadar datang untuk berlomba, tetapi juga belajar menanamkan nilai-nilai yang akan menuntun langkah mereka di masa depan: jujur, bersemangat, dan bertanggung jawab. (#)
Jurnalis Nurkhan PFFuenyunting Mohammad Nurfatoni












