Feature

Maulid Nabi di SD Muri: Upacara Bendera Jadi Ruang Belajar Interaktif

27
×

Maulid Nabi di SD Muri: Upacara Bendera Jadi Ruang Belajar Interaktif

Sebarkan artikel ini
Kepala SD Muri Riza Agustina Wahyu Setyawati sednag berinteraksi dengan para siswa, dalam upacara bendera Senin 15 September 2025. (Tagar.co/Aini)

Tanya jawab interaktif mewarnai upacara bendera di SD Muhammadiyah 1 Kebomas. Cara menyenangkan ini menanamkan kecintaan pada Rasulullah sejak dini.

Tagar.co — Di bawah sinar matahari Senin pagi, ratusan siswa SD Muhammadiyah 1 Giri (SD Muri) Kebomas, Gresik, Jawa Timur, berdiri berbaris rapi.

Namun suasana tidak sekadar khidmat—ada keceriaan dan interaksi hangat ketika peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dipadukan dengan upacara bendera di halaman sekolah, Senin (15/9/2025).

Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Riza Agustina Wahyu Setyawati, S.Pd., M.Pd.

Tanya Jawab yang Menghidupkan Lapangan

Sejak awal sambutan, Ustazah Riza, panggilan akrabnya, memilih cara unik untuk mengajak siswa memahami makna hari besar Islam. Ia tidak memberi ceramah panjang, melainkan membuka sesi tanya jawab.

“Bulan ini kita memperingati hari besar Islam apa?” tanyanya lantang.

Spontan, dari berbagai barisan siswa terdengar jawaban serempak, “Maulid Nabi Muhammad Saw!”

Baca juga: IPM Kids SD Muri Dilantik, Belajar Kepemimpinan sejak Dini

Pertanyaan berikutnya semakin menggugah semangat. “Siapa cinta Nabi Muhammad?” serunya.

Baca Juga:  PKDA SD Muri: Belajar Makna Puasa dengan Cara Ceria

Seketika, ratusan tangan kecil terangkat tinggi sambil berteriak kompak, “Saya!” Suasana lapangan pun riuh penuh antusiasme.

Untuk menguji bukti kecintaan itu, beberapa siswa maju ke depan. Inesya Jasmine Al Farrichi dari kelas VI Din Syamsudin tampak berlari mantap menuju tengah lapangan, diikuti Ruqaiyyah Nafisa Mumtaza dari kelas V Syafi’i Ma’arif serta teman-teman lainnya.

Dengan semangat, mereka menjawab berbagai pertanyaan seputar Rasulullah: mulai dari nama ayah dan ibunya, hingga para sahabat dekat yang mendampingi perjuangan Nabi.

“Ayahnya Abdullah, ibunya Aminah!” sahut para siswa.

“Sahabat Nabi ada Umar bin Khattab, Abu Bakar Ash-Shiddiq!” tambah yang lain.

Kepala SD Muri Riza Agustina Wahyu Setyawati sednag berinteraksi dengan para siswa, dalam upacara bendera Senin 15 September 2025. (Tagar.co/Aini)

Menanamkan Teladan Rasulullah sejak Dini

Tidak berhenti di situ, Ustazah Riza juga menanyakan siapa saja orang pertama yang masuk Islam dari berbagai kalangan. Nama-nama seperti Khadijah binti Khuwailid, Abu Bakar Ash-Shiddiq, Ali bin Abi Thalib, hingga Zaid bin Haritsah terlontar dengan fasih dari mulut siswa.

Di penghujung upacara, Ustazah Riza memberikan pesan yang mengena. “Kalau kalian mengaku cinta kepada Nabi Muhammad, tunjukkan dengan perbuatan. Jangan sampai kalian lebih mengidolakan artis atau bintang Korea, sementara melupakan teladan agung Nabi kita,” ujarnya menegaskan.

Baca Juga:  Mabit SD Muri: Mengajak Siswa Memaknai Ibadah Lebih dari Sekadar Rutinitas

Peringatan Maulid Nabi di SD Muhammadiyah 1 Kebomas ini menjadi lebih dari sekadar ritual tahunan. Ia menjelma menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sarat nilai spiritual.

Sejak dini, siswa diarahkan untuk meneladani akhlak Rasulullah, bukan hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Jurnalis Qomariyah Penyunting Mohammad Nurfatoni