Feature

Jawa Tengah Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah

62
×

Jawa Tengah Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Sidang Windarti (Tagara.co/Istimewa)

Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar Ke-15 Nasyiatul ‘Aisyiyah pada 2026 mendatang. Keputusan ini diumumkan di Tanwir II Serang, Banten, Sabtu (6/9/25)

Tagar.co – Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah yang digelar di Kota Serang, Banten, 4–6 September 2025, menghasilkan keputusan penting: Jawa Tengah ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tahun 2026.

Pengumuman itu dibacakan dengan penuh khidmat oleh Pimpinan Sidang, Windarti, Sabtu (6/9/25) setelah rangkaian sidang pleno yang diwarnai diskusi panjang, penyampaian amanat pimpinan perserikatan, hingga berbagai pidato kebangsaan.

Baca juga: Sempat ‘Turbulensi’, Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah Tetap Dilanjutkan

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Tanwir II memutuskan Jawa Tengah sebagai tuan rumah Muktamar Ke-15,” ucap Windarti disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Rangkaian Tanwir

Tanwir II kali ini dihadiri ratusan utusan dari Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) se-Indonesia. Selama tiga hari, mereka menyimak dan menanggapi laporan pertanggungjawaban Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2022–2026, sekaligus membahas arah kebijakan program organisasi ke depan.

Baca Juga:  Program Unggulan Nasyiah Gresik Menggema di Gedoeng Moehammadijah

Berbagai tokoh juga turut memberi amanat dan gagasan. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, membuka acara dengan pesan agar Nasyiatul Aisyiyah terus menjadi garda depan pembinaan perempuan muda. Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menutup sidang dengan menekankan pentingnya penguatan keluarga dan masyarakat di tengah perubahan zaman.

Pesan kebangsaan juga datang dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti. Ia menegaskan bahwa Nasyiatul Aisyiyah—yang juga dikenal dengan sebutan Nasyiah atau NA—akan terus menjadi mitra strategis dalam membangun generasi bangsa yang berkarakter dan berkesadaran sosial.

Baca juga: Tekankan Soft Skill, Abdul Mu’ti Ajak Nasyiah Bangun Pendidikan Bermutu sejak Dini

“Bagaimana kita mendidik generasi yang mempunyai kesadaran sosial itu harus dimulai dari tingkat dasar, dan inilah peran dari NA untuk bersinergi menyukseskan pendidikan bermutu untuk semua dan untuk masa depan bangsa,” ujarnya.

Pidato kebangsaan lain turut memperkaya forum, di antaranya Yusril Ihza Mahendra yang membahas tema hukum, gender, dan moralitas; serta paparan tentang kedaulatan pangan, pendidikan bermutu, hingga keamanan politik perempuan. Semua rangkaian itu menunjukkan bagaimana Tanwir menjadi ruang strategis

Baca Juga:  Safari Dakwah NA Brondong: Berburu “Flash Sale” Pahala dengan Strategi Cerdas

Keputusan Penting

Selain menetapkan Jawa Tengah sebagai tuan rumah Muktamar, Tanwir juga mengesahkan sejumlah keputusan lain: tata tertib sidang, laporan pertanggungjawaban PPNA, usulan perubahan AD/ART, hingga rekomendasi strategis bertajuk Perempuan Muda Islam Tangguh Nasyiatul Aisyiyah.

Keputusan-keputusan ini ditegaskan berlaku sejak ditetapkan di Kota Serang, menandai langkah baru perjalanan organisasi perempuan muda Muhammadiyah tersebut.

Dengan ditunjuknya Jawa Tengah, atmosfer persiapan menuju Muktamar Ke-15 mulai terasa sejak sekarang. Para kader dan pimpinan wilayah menyambutnya dengan semangat, mengingat muktamar bukan sekadar forum musyawarah, tetapi juga momentum konsolidasi ide, energi, dan jejaring gerakan perempuan muda Islam.

Jawa Tengah akan menjadi saksi sejarah berikutnya, tempat berkumpulnya kader-kader Nasyiatul ‘Aisyiyah dari seluruh pelosok negeri, yang akan merumuskan arah perjuangan organisasi untuk periode selanjutnya. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni