Feature

Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah: Perkuat Peran Kebangsaan Perempuan Muda

39
×

Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah: Perkuat Peran Kebangsaan Perempuan Muda

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspita sari (Tagar.co/Istimewa)
Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspita sari (Tagar.co/Istimewa)

Tanwir II digelar Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah di Kota Serang, Banten. Tidak sekadar forum internal, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran perempuan muda dalam tatanan kebangsaan.

Tagar.co – Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah (PPNA) menyelenggarakan Tanwir II mulai hari ini, Kamis (4/9/2025) hingga besok Sabtu, (6/9/2025). Kegiatan berlangsung di Kota Serang, Banten.

Forum permusyawaratan tertinggi setelah Muktamar ini akan menjadi momentum penting untuk merumuskan arah strategis organisasi. Berbagai isu kontemporer tentang perempuan, anak, dan kebangsaan akan mewarnai agenda musyawarah.

Baca juga: Sempat ‘Turbulensi’, Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah Tetap Dilanjutkan

Ketua Umum PPNA, Ariati Dina Puspitasari, menegaskan, Tanwir II ini tidak sekadar forum internal. Melainkan juga ruang strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam tatanan kebangsaan.

“Tanwir II adalah momentum untuk menegaskan bahwa perempuan muda bukan sekadar objek pembangunan. Tetapi mereka adalah subjek penting yang membawa perubahan. Kehadiran mereka dalam ruang-ruang strategis akan berdampak besar bagi masa depan peradaban yang adil, setara, dan berkemajuan,” ujar Ariati.

Baca Juga:  DANA dan Pertaruhan Ideologi Kader Nasyiatul Aisyiyah

Tanwir II ini mengusung tema “Memajukan Perempuan, Mengokohkan Peradaban”. Harapannya, forum ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus transformasi gerakan perempuan muda agar lebih berdaya, inklusif, dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Berbagai Tokoh Dijadwalkan Hadir

Deretan tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam acara ini. Mereka akan memberikan pandangan dan arahan terkait isu-isu strategis bangsa. Kehadiran tersebut mencerminkan pengakuan atas peran penting Nasyiatul ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan muda yang konsisten mengusung agenda kemajuan umat dan bangsa.

Baca Juga: Nasyiatul Aisyiyah Bukan Organisasi Gegeden Empyak Kurang Cagak

Selain menetapkan arah kebijakan organisasi, Tanwir II juga akan menghasilkan rekomendasi untuk menjawab tantangan zaman. Hal tersebut terkait pendidikan keluarga, perlindungan anak, penguatan kepemimpinan perempuan, hingga peran aktif dalam isu kebangsaan dan sosial kemasyarakatan.

Berikut daftar tokoh yang dijadwalkan hadir dalam agenda Tanwir II Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah:

  1. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.
  2. Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah
  3. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
  4. Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan
  5. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia, Yandri Susanto
  6. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi
  7. Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo
  8. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia, Yusril Ihza Mahendra
  9. Gubernur Banten, Andra Soni.
Baca Juga:  PCNA Sibar Gelar Kolaborasi Ramadan, Perkuat Ukhuah lewat Takjil dan Kajian

Penyunting Nely Izzatul