
Dalam perayaan HUT Ke-75 IGTKI-PGRI di Gresik, Muji Dwi Sriwilujeng menyinggung getirnya gaji guru TK yang “lima juta tapi nol menggelinding”. Namun, senyum dan ketulusan para guru tetap jadi cahaya pendidikan anak bangsa.
Tagar.co – Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik sejak pagi sudah dipadati ribuan guru taman kanak-kanak. Mereka datang dari berbagai penjuru Kabupaten Gresik untuk mengikuti perhelatan akbar HUT Ke-75 IGTKI-PGRI, Rabu (20/8/2025).
Di antara lautan guru itu hadir pula Ketua IGTKI Provinsi Jawa Timur, Dra. Muji Dwi Sriwilujeng, M.Pd., yang datang dengan penuh rasa bangga. Ia tampil anggun dengan balutan busana formal bernuansa krem yang dipadukan dengan jilbab hitam, memberi kesan sederhana namun berwibawa.
Baca juga: Ketua IGTKI Kabupaten Gresik Dukung Wajib Belajar 13 Tahun Dimulai dari TK
Mengangkat tema “Guru Taman Kanak-kanak Bermartabat, Anak Indonesia Hebat, Mendukung Wajib Belajar 13 Tahun Dimulai dari Taman Kanak-kanak”, perayaan ulang tahun ini menjadi momentum istimewa.
Bagi Muji, HUT ke-75 bukan sekadar perayaan, tetapi juga refleksi usia yang matang bagi organisasi profesi ini.
“Usia 75 tahun adalah usia yang mantap. Sama seperti cahaya dari Allah Swt yang harus kita manfaatkan dengan sebaik mungkin,” ujarnya di hadapan ribuan peserta.

Tiga Harapan Ketua IGTKI Jatim
Dalam sambutannya, Muji mengungkapkan tiga harapan besar. Pertama, ia ingin para guru TK senantiasa berakhlak mulia. “Jika sudah memiliki akhlak mulia, insya Allah akan mendapatkan rida dari Allah Swt,” tuturnya.
Kedua, para guru diharapkan selalu menanamkan niat yang tulus dalam mengabdi, sehingga dapat menjalankan misi organisasi profesi IGTKI dengan sepenuh hati.
Harapan ketiga, IGTKI bisa menjadi organisasi yang benar-benar mandiri, dengan segala sumber daya yang dimiliki, mampu mewujudkan gudang ilmu pengetahuan di tingkat taman kanak-kanak.
Muji juga menyinggung program Pembelajaran Mendalam (PM) yang sedang digencarkan Kemendikdasmen. “PM harus mampu kita laksanakan dengan baik,” pesannya.
Guru TK dan Senyum tanpa Batas
Di hadapan ribuan guru, Muji tak segan menyampaikan apresiasi khusus kepada Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani, yang menurutnya banyak memperhatikan guru TK. Dengan nada bercanda namun sarat makna, ia menyinggung soal gaji guru TK.
Baca juga: Bupati Gresik: Beban Guru TK Lebih Berat, Insentif Rp7 Miliar Jadi Apresiasi
“Walaupun dengan gajinya luar biasa, lima juta tapi nol menggelinding, guru TK tetap ikhlas. Apalagi diopeni Bapak Bupati Gresik. Coba lihat, adakah guru TK yang sakit gigi, tidak bisa tersenyum? Semua justru tersenyum ceria,” ujarnya, yang sontak disambut tepuk tangan meriah peserta.
Menurut Muji, guru TK memahami bahwa balasan terbesar bukan di dunia. “Gaji sesungguhnya akan diberikan Allah di akhirat, dan itu gaji yang luar biasa,” katanya menegaskan.
Di akhir sambutannya, Muji menyampaikan apresiasi kepada pengurus IGTKI-PGRI Kabupaten Gresik yang sukses menyelenggarakan perayaan besar ini.
“Dirgahayu Ke-75 IGTKI. Usia yang mantap dan matang. Semoga guru TK yang dipandu ketua IGTKI kecamatan mampu melaksanakan tugas dengan baik, menjadi insan berakhlak mulia, dan mendidik anak-anak agar tumbuh hebat dan luar biasa,” tuturnya. (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












