
Lima dusun di Desa Nglinggo, Gondang, Nganjuk, Jawa Timur, mendapatkan layanan kesehatan Mahasiswa KKN UM Surabaya. Acara ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah dan masyarakat desa.
Tagar.co – Mahasiswa Kelompok 27 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya menggelar program bertema “Peduli Kesehatan, Membangun Generasi Sehat”.
Mereka berkolaborasi bersama tenaga kesehatan Puskesmas Gondang dan kader posyandu setempat. Di sana dilakukan layanan cek kesehatan gratis dan posyandu balita bagi ratusan warga.
Kegiatan berlangsung pada Rabu (14/8/2025) mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Acara bertempat di Balai Desa Nglinggo dan beberapa titik posyandu di masing-masing dusun, yaitu Dusun Nglinggo, Dusun Besuki, Dusun Bringin, Dusun Gobang, dan Dusun Josuman.
Ketua KKN Kelompok 27 Deni Muriawan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjangkau langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti balita dan lansia.
“Posyandu bukan hanya sekadar penimbangan berat badan balita. Tapi juga sarana pemantauan tumbuh kembang, edukasi gizi, dan deteksi dini masalah kesehatan. Kami ingin menghadirkan manfaat nyata selama KKN di Desa Nglinggo,” ujarnya.
Berikan Layanan Secara Gratis
Pelayanan kesehatan yang diberikan mencakup pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita. Selain itu ada pemberian vitamin A dan vitamin penunjang gizi, imunisasi sesuai jadwal, serta konsultasi gizi dan kesehatan.
Seluruh layanan ini diberikan secara gratis, dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Gondang yang dibantu oleh mahasiswa dan kader kesehatan desa.
Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi hari. Lebih dari 150 warga dari lima dusun tersebut memadati lokasi kegiatan. Para ibu membawa anak-anak mereka untuk mengikuti posyandu. Sementara warga lanjut usia memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka.
Koordinator Tim PKK Nglinggo Ibu Dian, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN UM Surabaya ini.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih, karena kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ucapnya.
Menurutnya, banyak warga yang kadang mengabaikan pemeriksaan rutin karena jarak ke fasilitas kesehatan cukup jauh. Sehingga kehadiran mahasiswa KKN menjadi jembatan yang mendekatkan layanan itu ke tengah-tengah masyarakat.
Selain pemeriksaan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga pola makan seimbang, kebersihan lingkungan, dan pencegahan stunting. Edukasi ini disampaikan dengan metode interaktif, termasuk permainan edukatif untuk balita agar pembelajaran terasa menyenangkan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian program kerja KKN Kelompok 27 yang fokus pada pemberdayaan masyarakat Desa Nglinggo. Program tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.
Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan pemerintah desa, diharapkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan semakin meningkat. Sehingga bisa menciptakan generasi yang sehat dan produktif di masa depan. (#)
Jurnalis Aditya Fadel Penyunting Nely Izzatul












