
Seni lukin menjadi media untuk mengekspresikan diri dan emosi secara positif. Lukisan menjadi media aman untuk mengungkapkan perasaan tanpa kata-kata.
Tagar.co – SD Muhammadiyah 1 Dukun (SD Mutu Tops) Gresik melakukna gebrakan dengan progam baru dengan menghadirkan seni lukis sebagai salah satu ektrakurikulernya.
Kegiatan tersebut terealisasi, Senin, 28 Juli 2025 bertempat di ruang kelas II Umar bin Khattab. Pada kesempatan ini diikuti secara perdana oleh seluruh siswa, nantinya kegiatan ini akan diwajibkan bagi siswa kelas IV-VI.
Kepala SD Mutu Tops Dukun Zakiyatul Faikhah, S.Pd. membuka kegiatan tersebut secara perdana. Beliau menyebutkan tentang manfaat anak-anak dalam mengikuti ekstrakurikuler seni lukis, antara lain .elatih kreativitas dan imajinasi.
“Anak belajar menuangkan ide dan perasaan dalam bentuk visual,” katanya.
Kedua, mengembangkan motorik halus. Gerakan tangan saat menggambar atau mewarnai melatih koordinasi dan ketelitian. Ketiga, meningkatkan konsentrasi dan kesabaran. Proses melukis mengajarkan anak untuk fokus dan teliti dalam waktu yang cukup lama.
Keempat, mengekspresikan diri dan emosi secara positif. Lukisan menjadi media aman untuk mengungkapkan perasaan tanpa kata-kata.
“Kelima, meningkatkan rasa percaya diri. Hasil karya yang dihargai akan menumbuhkan kebanggaan dan kepercayaan diri anak,” jelasnya.
Keenam, mengenalkan warna, bentuk, dan estetika. Anak lebih peka terhadap keindahan dan detail visual di sekitarnya. Ketuju, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah
“Anak belajar memilih alat, warna, dan teknik yang sesuai untuk menyelesaikan karya,” ucapnya.

Antusias Siswa
Pembina Ektrakurikuler seni lukis Muhammad Kamilullah S.Pd., memperkenalkan dirinya pendidikan terakhir beliau di Universitas Adi Buana Surabaya Program Studi Pendidikan Seni Rupa.
Dia juga merupakan pengajar baru di SMA Muhammadiyah 5 Dukun, tahun kemarin sempat mengajar ekstra juga di MI Al-Islami Tiremenggal selain mengajar beliau juga sedikit aktif di kesenian karena memiliki kelompok/kolektif yang sudah berpameran 4 kali di Gresik, nantinya kolektif tersebut bisa menjadi wadah bagi anak-anak yang mempunyai minat dan bakat seni.

Ketika masuk dalam kelas untuk menyampaikan materi beliau sempat terkejut, karena biasanya ia membina 1-10 anak akan tetapi kali ini lebih dari itu, namun dengan melihat semangat anak-anak untuk belajar beliau juga turut bersemangat untuk berbagi ilmu bersama anak-anak.
Dengan penuh antusias anak-anak mengikuti materi yang disampaikan. Dia berharap ke depan dari instansi semoga terlahir para seniman hebat dari SD Mutu Tops Dukun.
“Selamat berkreasi anak-anak hebatku, tunjukkan bahwa kalian bisa dan mampu mengasilkan karya yang indah,” katanya. (#)
Jurnalis Mohammad Hasbi Amirudin. Penyunting Ichwan Arif.












