
Ratusan warga Aisyiyah, wali murid, dan siswa KB-TK Aisyiyah Balen tumplek blek di halaman Kensvil Kenep. Meriahkan Milad Ke-108 Aisyiyah dengan pawai, karawitan, santunan, dan ratusan doorprize untuk meneguhkan semangat kebersamaan.
Tagar.co – Pagi itu, halaman Kensvil, Balen, Bojonegoro, dipenuhi keceriaan dan tawa anak-anak hingga ibu-ibu‘Aisyiyah. Ahad (15/6/2025), ratusan warga Aisyiyah, wali murid, dan siswa Kelompok Bermain (KB) dan TK Aisyiyah tumpah ruah merayakan Milad Ke-108 ‘Aisyiyah dengan penuh semangat.
Suasana meriah sudah terasa sejak pukul 07.00 WIB. Pawai siswa KB dan TK Aisyiyah dari Bulu, Kenep, dan Penganten— sebanyak 154 anak—berbaris rapi diiringi drumband MIM 7 Kenep. Rute pawai memang dibuat singkat, hanya mengelilingi area Kensvil, agar anak-anak tidak kelelahan tetapi tetap menebarkan suasana gembira ke warga sekitar.
Baca juga: Bazaar Murah Aisyiyah Kranji: Belanja Sembako, Tebar Ukhuwah dan Harapan
Usai pawai, panitia membagikan doorprize kepada seluruh siswa tanpa diundi. Hadiah tersebut disiapkan berkat dukungan panitia dan para dermawan. Tidak hanya itu, Klinik Pratama PCM Balen juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para peserta.
Sejak pukul 08.00 WIB, tamu undangan dari 11 PRA se-Cabang Balen—Bulu, Kenep, Pohbogo, Penganten, Kemamang, Balen, Margomulyo, Ngadiluhur, Sidobandung, Mayangkawis, dan Sarirejo—mulai berdatangan.
Hadir pula tamu undangan dari dua PCA tetangga: Sukosewu (Pacing) dan Kedungadem (Ngrandu). Sambil menanti acara puncak, 341 peserta milad dihibur dengan alunan karawitan Kensvil dan tari remo persembahan Sri Hartatik, S.Pd., guru MIM 7 Kenep.

Serangkaian Acara Penuh Makna
Tepat pukul 09.30 WIB, acara puncak dimulai dengan pembukaan bacaan basmalah bersama, disusul pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswi SMPM 4 Balen.
Suasana semakin khidmat berkat kepiawaian Ika Ristiana, S.Pd., guru MIM 8 Bulu, yang memandu acara dengan suara khasnya. Para peserta pun khusyuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Aisyiyah yang dibawakan paduan suara ibu-ibu guru TK dan MI Kenep.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Milad, Supinah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Kepala Desa Kenep yang telah mengizinkan Kensvil menjadi lokasi utama. Ia menekankan pentingnya tema milad tahun ini, “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qaryah Thayyibah Menuju Ketahanan Nasional”.
Ketua PCA Balen, Jam’iatul Maftuhah, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud jihad fi sabilillah dan syukur kepada Allah Swt. atas eksistensi Aisyiyah yang terus bermanfaat bagi umat. Salah satu wujudnya adalah santunan rutin untuk 13 penerima setiap pertemuan Ahad Pon.

Ajak Ibu-Ibu Jadi Pelopor Ketahanan Pangan
Sebelum pidato milad, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dan doa agar Aisyiyah terus eksis ke depan. Hiburan karawitan dan pembagian doorprize semakin menambah semarak suasana.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Bojonegoro, Yuliatin Liliyah, S.Pd., dalam pidatonya mengingatkan pentingnya makna milad dengan merangkai benang merah antara ketahanan pangan, konsep Qaryah Thayyibah, dan Ketahanan Nasional. Ia mengutip Surah Al-A’raf ayat 96 dan Ali Imran ayat 104 sebagai landasan.
Dengan penuh semangat, ia mengajak ibu-ibu ‘Aisyiyah menjadi pelopor pemanfaatan pekarangan untuk tanaman sayur dan buah, memilah sampah organik dan anorganik untuk dijadikan kompos, serta semakin cerdas menyikapi kondisi lingkungan.

Di akhir acara, puluhan doorprize kembali dibagikan, membuat suasana makin riuh meski hujan rintik mulai turun. Usai berfoto bersama dan ramah tamah, peserta diajak berkunjung ke kebun anggur Kensvil di belakang panggung—meski hanya bisa melihat karena belum musim panen. Milad Ke-108 ‘Aisyiyah Balen pun ditutup dengan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
Kensvil adalah singkatan dari Kenep Smart Village, sebuah program desa wisata dan agrowisata di Desa Kenep, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.
Dirancang dengan konsep experiential tourism, Kensvil menggabungkan Wisata edukatif, Pengembangan UMKM, dan Kegiatan komunitas. Inisiatif ini dijalankan oleh Drone Emprit bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kenep dan pendamping dari Planet Adventure Yogyakarta. (#)
Jurnalis Khoerul Isnaini Penyunitng Mohammad Nurfatoni












