Feature

Milad Ke-108 Aisyiyah, 1000 Siswa TK Aisyiyah Se-Situbondo Merahkan Alun-alun

44
×

Milad Ke-108 Aisyiyah, 1000 Siswa TK Aisyiyah Se-Situbondo Merahkan Alun-alun

Sebarkan artikel ini
Milad Ke-108 Aisyiyah, 1000 siswa TK Aisyiyah se-Situbondo merahkan Alun-alun Situbondo. Perhatian Aisyiyah terhadap pendidikan merupakan bentuk nyata komitmen Aisyiyah terhadap perlindungan dan pengembangan anak sejak usia dini
1000 siswa PAUD dan TK Aisyiyah se-Situbondo merahkan Alun-alun Situbondo dengan seragam Tapak Suci memeriahkan Milad Ke-108 Aisyiyah dan Hari Anak Nasional (Tagar.co/Sugiran)

Milad Ke-108 Aisyiyah, 1000 siswa TK Aisyiyah se-Situbondo merahkan Alun-alun Situbondo. Perhatian Aisyiyah terhadap pendidikan merupakan bentuk nyata komitmen Aisyiyah terhadap perlindungan dan pengembangan anak sejak usia dini

Tagar.co – Matahari bersinar cerah di atas langit Situbondo, Rabu (30/7/2025). Sejak pukul 06.30 WIB kawasan Alun-alun Situbondo mulai didatangi rombongan anak-anak kecil berseragam merah. Mereka adalah siswa-siswi PAUD dan TK Aisyiyah se-Kabupaten Situbondo yang hendak ikut memeriahkan Milad Ke-108 Aisyiyah.

Ada yang datang dari wilayah Kecamatan Besuki dengan puluhan mobil. Begitu juga ratusan siswa dari wilayah Kecamatan Asembagus ikut berpartisipasi. Kemudian dari wilayah Kecamatan Panji, Situbondo, dan Panarukan. Dengan seragam Tapak Suci, sekitar 1000 siswa ini akhirnya memerahkan kawasan Alun-alun Situbondo.

Tampak hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Situbondo Husna Laili, S.E., CFP., yang akrab dipanggil Mbak Una, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Situbondo Muhammadiyah Syamsuri, jajaran PDA, PCA, perwakilan GOW dan FKPA. Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Situbondo Sumijati S.Pd. menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Situbondo.

Baca Juga:  Galaulah jika Masjid Sepi

“Terima kasih kepada Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo S.Sos atau Mas Rio dan jajarannya yang telah banyak membantu kami demi terlaksananya kegiatan Milad Ke-108 Aisyiyah dan Hari Anak Nasional ke-4 di Alun-alun Situbondo. Terima kasih juga kepada IGABA yang telah bekerja keras sebagai panitia pelaksana sehingga kegiatan ini bisa sukses,” ujar Sumijati.

Ketahanan Pangan

Menurutnya, Milad Aisyiyah yang ke-108 ini bukan sekadar peringatan angka usia, tetapi menjadi momentum refleksi dan apresiasi atas kiprah panjang Aisyiyah dalam membangun umat. Khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dakwah perempuan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Sebuah perjuangan yang tidak ringan, namun terus berakar kuat dan berkembang di berbagai penjuru negeri, bahkan hingga kancah internasional,” ungkapnya.

Tahun ini, lanjutnya, tema Milad Aisyiyah adalah Memperkokoh Ketahanan Pangan berbasis Qoryah Thoyyibah. Tema ini mengingatkan bahwa perempuan, khususnya melalui organisasi Aisyiyah, memiliki peran penting dalam menciptakan ketahanan pangan.

“Dengan kecekatan dan keterampilan para ibu mengolah hasil pangan. Tentu untuk menjaga dan berupaya agar tumbuh kembang anak cukup asupan gizi dan nutrisi,” jelasnya.

Baca Juga:  Cuaca Jawa Timur 28 Januari 2026, Waspada Hujan Disertai Petir

Dan bertepatan dengan Hari Anak Nasional ke-41 yang mengusung semangat Gerakan Cinta tanpa Bulliying. Kita juga diingatkan akan tanggung jawab besar terhadap generasi masa depan. Anak-anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan.

“Anak-anak juga subjek yang harus dilibatkan, dihormati hak-haknya, dan dibekali dengan nilai-nilai keimanan, kecintaan terhadap ilmu, serta kepedulian terhadap sesama.
Fenomena saat ini banyak kasus anak menjadi korban perundungan, pelecehan seksual, kekerasan fisik,” paparnya.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Situbondo Sumijati, S.Pd. saat sambutan pada Gebyar Seni Bela Diri Tapak Suci di Alun-alun Situbondo (Tagar.co/Ida Nurhayati)

Perhatian Pendidikan Anak

Dia menjelaskan, Aisyiyah sejak awal telah menaruh perhatian besar pada pendidikan anak. Terutama melalui PAUD Aisyiyah yaitu Kelompok Bermain Aisyiyah (KBA) dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen Aisyiyah terhadap perlindungan dan pengembangan anak sejak usia dini.

“Semoga melalui peringatan hari ini, kita semakin menguatkan komitmen untuk terus mendidik, melindungi, dan membina anak-anak dengan penuh kasih. Serta menggerakkan perempuan untuk menjadi agen perubahan dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa,” harapnya.

Milad kali ini dimeriahkan dengan Gebyar Seni Bela Diri Tapak Suci. Bertepatan juga organisasi otonom Tapak Suci Putra Muhammadiyah milad yang ke-62. “Gebyar Seni Tapak Suci diikuti 1000 siswa KB dan TK Aisyiyah se-Situbondo. Kami juga didukung siswa SD Muhammadiyah 1 Panji dan SLB Muhammadiyah Asembagus Kabupaten Situbondo. Mari kita jadikan milad ini sebagai momen bersyukur, memperkuat silaturahmi, serta meneguhkan semangat untuk terus berkarya,” ajak Sumijati.

Baca Juga:  TBIG Perluas Bantuan Banjir di 25 Titik di Sumatra dengan 10.000 Penerima Manfaat

Sumijati menutup sambutannya dengan dua pantun yang di jawab cakep dan tepuk tangan meriah oleh peserta.

Burung lepas si burung beo
Lalu hinggap terbang lagi
Situbondo naik kelas program mas Rio
Kami Aisyiyah mendukung sepenuh hati

Lari kencang si kuda pacu
Walau sang matahari panas
Selamat hari anak nasional penerusku
Semangat menuju Indonesia emas. (#)

Jurnalis Sugiran.