
Siti Rasyada Syamsiatika tak hanya bersinar di kelas. Gadis manis ini sukses menaklukkan gelanggang silat nasional, aktif di organisasi pelajar, dan bercita-cita jadi pesilat hebat sejak muda. Siapa sangka mimpinya begitu ‘berbeda’?
Tagar.co – Senyum manis dan prestasi gemilang seolah melekat pada sosok Siti Rasyada Syamsiatika. Gadis kelas IX-B SMP Muhammadiyah 7 (Spemaju) Cerme Gresik ini menjadi salah satu bintang dalam ajang Spemaju Art Fest dan Apresiasi Siswa Kelas IX yang digelar di halaman sekolah, Sabtu (14/6/25).
Rasya—begitu sapaan akrabnya—bukan hanya berprestasi di bidang akademik. Putri kedua pasangan Mohamad Surya Baskara dan Zena Kartika Sari ini juga menunjukkan bakat luar biasa di bidang seni bela diri, khususnya Tapak Suci.
Baca juga: Spemaju Apresiasi para Juara Kelas di Momen Istimewa
Deretan kejuaraan tingkat nasional telah berhasil Rasya taklukkan. Pada UM Surabaya National Silat Championship 2023, ia meraih juara 2 tanding kategori Praremaja Putri Kelas B. Setahun kemudian, di Pasuruan Martial Art Championship 2024, ia kembali naik podium dengan menyabet juara 2 seni tunggal tangan kosong Praremaja Putri.
Pencapaian terbarunya pun membanggakan: juara 1 seni tunggal tangan kosong Praremaja Putri di Multi Sport Event Pencak Silat Bela Negara Cup 2025.
“Rasya ini easy going, super percaya diri, sampai kami dibuat bingung karena semua kegiatan ekstra ingin diikuti,” tutur Zena Kartika Sari, ibunda Rasya. Zena menuturkan, untuk saat ini, anak bungsunya itu sedang menikmati kecintaannya pada seni bela diri.

Berkat kepandaiannya dalam bergaul, karakter yang unggul, dan kemampuan sosialisasi yang bagus, Rasya mendapatkan kepercayaan dari Spemaju untuk menjadi Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2023–2024.
Gadis kelahiran Surabaya, 24 Maret 2010 ini juga memiliki cita-cita yang out of the box, berbeda dari kebanyakan teman sebayanya.
“Yang lain ingin jadi tentara, polisi, dokter, guru, tapi Rasya punya cita-cita yang lain: jadi pesilat hebat yang bisa juara di mana-mana, sukses di umur muda, dan banyak uangnya,” kata Zena sambil tertawa.
Tapi apa pun itu, Zena selalu mendoakan yang terbaik untuk Rasya, putrinya. Ia berharap, semoga Rasya bisa menjadi teladan bagi orang-orang di sekelilingnya, menginspirasi banyak orang, menjadi manusia yang beramal saleh dan rendah hati. (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












